Kilas Balik Kiprah Indonesia di Piala AFF
Editor Bolanet | 18 November 2014 13:13
- Meski dikenal sebagai salah satu kekuatan utama sepakbola Asia Tenggara, namun kenyataannya hingga kini belum mampu menorehkan prestasi apik di ajang Piala AFF.
Hingga gelaran kesembilan, Tim Garuda belum pernah sekalipun menyabet gelar juara di ajang ini. Prestasi terbaik Tim Merah Putih 'hanyalah' empat kali runner-up, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, serta 2010 silam.
Di edisi terakhir, yakni 2012 lalu, Timnas Indonesia yang bermaterikan pemain-pemain non-reguler bahkan tak mampu lolos dari fase grup.
Jelang tampil di pentas Piala AFF 2014, Bola.net mencoba menyegarkan ingatan dengan menampilkan kilas balik perjalanan Indonesia di ajang Piala AFF berikut. (bola/pra)
Hingga gelaran kesembilan, Tim Garuda belum pernah sekalipun menyabet gelar juara di ajang ini. Prestasi terbaik Tim Merah Putih 'hanyalah' empat kali runner-up, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, serta 2010 silam.
Di edisi terakhir, yakni 2012 lalu, Timnas Indonesia yang bermaterikan pemain-pemain non-reguler bahkan tak mampu lolos dari fase grup.
Jelang tampil di pentas Piala AFF 2014, Bola.net mencoba menyegarkan ingatan dengan menampilkan kilas balik perjalanan Indonesia di ajang Piala AFF berikut. (bola/pra)
1 dari 10 halaman
1996

Vietnam sempat unggul 2-0 di babak pertama lewat gol dari Huyn Quoc Cuong dan gol bunuh diri Yeyen Tumena. Kurniawan sempat memperkecil ketinggalan namun Vietnam kembali menjauh lewat penalti Vo Hoang Buu. Indonesia hanya menambah satu gol lewat Aples Tecuari lima menit menjelang laga berakhir. Indonesia pun harus puas dengan predikat peringkat keempat turnamen.
2 dari 10 halaman
1998

Uniknya, Indonesia justru tetap kalah di semifinal kala berhadapan dengan Singapura, dan tuan rumah Vietnam yang ditakuti para lawan malah kandas di partai final. Indonesia sendiri merebut posisi ketiga usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti di partai perebutan tempat ketiga.
3 dari 10 halaman
2000

Bintang Indonesia di turnamen edisi kali ini adalah bomber Gendut Doni Christawan yang di akhir gelaran menyabet gelar top skor dengan mencetak lima gol.
4 dari 10 halaman
2002

Namun performa Indonesia meningkat di partai semifinal dengan mengalahkan Malaysia 1-0 lewat gol Bambang Pamungkas. Sayang, di partai final yang dihelat di Gelora Bung Karno, Tim Merah Putih harus menyerah secara tragis dari Thailand lewat adu penalti. Gelar hiburan Indonesia hanyalah Bambang Pamungkas yang keluar sebagai top skor dengan delapan gol.
5 dari 10 halaman
2004

Di semifinal, Indonesia harus bertemu Malaysia. Usai kalah 1-2 di leg pertama yang digelar di Gelora Bung Karno, Tim Merah Putih mengamuk di babak kedua pertemuan kedua di Bukit Jalil dengan memberondong gawang Malaysia empat gol.
Sayang, di partai final Indonesia harus menyerah dari Singapura yang mulai diperkuat banyak pemain naturalisasi. Pemain-pemain 'impor' seperti Daniel Bennet dan Agu Casmir benar-benar menjadi momok bagi Indonesia.
6 dari 10 halaman
2007

Indonesia 'hanya' mampu menang 3-1 atas Laos, namun Singapura dan Vietnam menjadikan Laos lumbung gol, dengan masing-masing menang telak 11-0 dan 9-0.
7 dari 10 halaman
2008

Di semifinal, Indonesia berjumpa dengan Thailand. Pada leg pertama, Indonesia takluk 0-1 dari Thailand di Gelora Bung Karno lewat gol tunggal Teerasil Dangda. Pada leg kedua, Thailand kembali menekuk Indonesia dengan skor 2-1.
8 dari 10 halaman
2010

Bomber naturalisasi, Cristian Gonzales mencetak dua gol di partai semifinal kontra Filipina. Indonesia pun kembali menantang Malaysia di final. Sayang, mereka kalah agregat gol 2-4. Impian meraih juara pun lagi-lagi kandas.
9 dari 10 halaman
2012

Sempat memiliki harapan usai mengalahkan Singapura lewat gol tendangan bebas Andik Vermansah, Tim Garuda harus tersisih setelah kalah 0-2 di partai terakhir kontra Malaysia.
10 dari 10 halaman
2014

Bagaimana kiprah Indonesia di edisi 2014 ini? Kita nantikan bersama.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51









