Kisah Justin Hubner Pilih Jadi 'Tukang Jagal': Idolakan Duo Ganas Real Madrid
Asad Arifin | 17 September 2024 12:14
Bola.net - Sebagai salah seorang pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner, dikenal memiliki gaya permainan lugas dan meledak-ledak. Ia juga dikenal kerap beradu fisik dengan pemain lawan kala mengamankan wilayahnya.
Selain itu, Justin dikenal sebagai sosok pemain belakang yang tangguh. Bukan pekerjaan enteng bagi pemain lawan untuk bisa melewati pemain berusia 21 tahun tersebut.
Justin sendiri, berkat permainan keras dan kelugasannya mengawal daerah pertahanan Skuad Garuda, dijuluki sebagai 'Preman Timnas Indonesia'. Reputasinya ini kian mencorong karena Justin juga kerap menjadi pemain pertama untuk membela rekannya yang diintimidasi atau dilanggar pemain lawan.
Kerasnya permainan Justin ini membuatnya memilih bermain di posisi bek tengah. Menurut pemain keturunan Bandung dan Makassar ini, bermain di posisi bek tengah bisa membuatnya menunjukkan permainan agresif.
"Saya bermain di posisi bek tengah karena saya suka menjegal," ucap Justin, dalam siniar di kanal Sport77Official.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Idolakan Pepe dan Sergio Ramos

Soal bermain keras di jantung pertahanan, Justin juga punya sosok panutan. Tak tanggung-tanggung, pemain Wolverhampton Wanderers U-23 ini menjadikan eks bek-bek ganas Real Madrid sebagai panutannya.
"Saya seorang bek tengah, jadi, idola saya adalah Sergio Ramos dan Pepe karena mereka luar biasa. Mereka adalah sosok juara. Saya suka menonton permainan mereka," ucap Justin.
"Bahkan, ketika saya masih menjadi seorang pencinta Barcelona, saya suka menonton Madrid, saat Sergio Ramos dan Pepe bermain. Saya sangat menikmati permainan mereka," sambungnya.
Risiko Pemain Belakang

Lebih lanjut, Justin pun sadar bahwa permainan keras bakal berbuah kartu. Namun, ia menilai bahwa hal ini merupakan risiko yng harus diambil oleh seorang pemain belakang.
"Kadang saya terlalu sering mendapat kartu kuning. Namun, ini bagian dari tugas saya," tegas Justin.
"Saya seorang pemain belakang. Saya harus mematikan para penyerang. Jadi, terkadang, kita harus dapat kartu kuning atau merah. Ini bagian dari tugas saya," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
Liga Inggris 31 Juli 2026, 23:13
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:34
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Tampines Rovers
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 19:46
-
Mitchell Baker Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:31
-
Man of the Match Timor Leste vs Indonesia: Shayne Pattynama
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16













