Ada Apa dengan Selebrasi Menangis Vinicius Junior di Depan Suporter Manchester City?

Ada Apa dengan Selebrasi Menangis Vinicius Junior di Depan Suporter Manchester City?
Momen selebrasi Vinicius Junior dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City vs Real Madrid di Etihad Stadium, 18 Maret 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, tertangkap kamera melakukan selebrasi menangis usai menjebol gawang Manchester City di Etihad Stadium, Rabu (18/3/2026) dini hari tadi. Aksi provokatif tersebut merupakan balasan telak atas spanduk ejekan fans Man City kepadanya musim lalu.

Vinicius tampil menggila dengan memborong dua gol kemenangan dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions tersebut. Hasil ini memastikan langkah Los Blancos ke perempat final Liga Champions dengan keunggulan agregat telak 5-1.

Pemain asal Brasil ini seolah ingin menuntaskan rasa penasarannya setelah sempat gagal mengeksekusi penalti pada leg pertama. Kali ini, ia tampil dingin saat menaklukkan Gianluigi Donnarumma dari titik putih pada menit ke-22.

Dendam pribadi Vinicius bermula saat fans Man City memamerkan spanduk Rodri memegang Ballon d'Or pada Februari 2025 lalu. Momen tersebut menjadi bahan bakar bagi sang winger untuk membuktikan kualitasnya di atas lapangan hijau.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Balasan untuk Ejekan Fans Man City

Balasan untuk Ejekan Fans Man City

Selebrasi Vinicius Junior dalam laga Manchester City vs Real Madrid di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Usai mencetak gol, Vinicius melakukan gestur mengusap air mata dengan kedua tangannya ke arah tribun penonton. Ia ingin mengingatkan fans City soal spanduk "berhenti menangis" yang pernah ditujukan kepadanya.

Tak cukup sampai di situ, kamera TV juga menangkap momen Vinicius menunjukkan gestur angka "4-0". Hal ini merujuk pada skor agregat yang saat itu sedang dikuasai oleh Real Madrid.

"Sepak bola memang bagus seperti itu, selalu ada kesempatan lain untuk membalas," ujar Vinicius Junior.

Ia merasa sangat puas bisa membawa timnya menang di markas lawan sekaligus menyegel tiket perempat final. Baginya, kemenangan ini adalah bentuk jawaban paling tepat atas segala keraguan dan ejekan fans lawan.

"Kami menang di sini dan kami lolos ke perempat final," tegasnya penuh percaya diri.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 23 Maret 2026
Real Madrid Real Madrid
03:00 WIB
Atletico Madrid Atletico Madrid
Premier League Premier League | 12 April 2026
Chelsea Chelsea
22:30 WIB
Man City Man City

Drama Penalti dan Peran Krusial Kapten Valverde

Ada cerita menarik di balik eksekusi penalti yang diambil oleh Vinicius Junior pada pertandingan dini hari tadi. Vinicius sebenarnya sempat ragu dan meminta Federico Valverde untuk mengambil tanggung jawab sebagai algojo.

Trauma kegagalan penalti di Bernabeu pekan lalu masih membekas di benak pemain lincah bernomor punggung 7 itu. Namun, Valverde yang menjabat sebagai kapten justru memberikan dukungan penuh agar Vinicius kembali maju.

"Saya ingin Fede mengambilnya pekan lalu, tapi dia tidak mau, dan akhirnya saya gagal," ungkap Vinicius.

Beruntung, kepercayaan yang diberikan sang kapten berbuah manis bagi keunggulan tim tamu sejak babak pertama. Vinicius akhirnya sukses menyarangkan bola ke sudut gawang sekaligus mengembalikan kepercayaan dirinya.

"Hari ini saya katakan lagi padanya, tapi dia memberi saya kepercayaan diri sebagai kapten, dan saya bisa mencetak gol," imbuhnya.

Kondisi Thibaut Courtois Jelang Derby Madrid

Kemenangan Real Madrid sedikit diwarnai kekhawatiran setelah Thibaut Courtois ditarik keluar pada jeda pertandingan. Kiper utama Madrid itu digantikan oleh Andriy Lunin setelah merasakan adanya gangguan fisik yang tidak nyaman.

Beruntung, pelatih Alvaro Arbeloa segera memberikan klarifikasi untuk menenangkan hati para suporter El Real. Arbeloa menegaskan bahwa keputusan menarik Courtois hanyalah langkah pencegahan agar tidak terjadi cedera parah.

"Itu adalah tindakan pencegahan saja. Dia merasakan sedikit ketidaknyamanan dan kami tidak ingin mengambil risiko," jelas Alvaro Arbeloa.

Arbeloa berharap kiper jangkung asal Belgia tersebut sudah bisa pulih tepat waktu untuk laga akhir pekan nanti. Madrid sudah dinanti laga panas bertajuk Derby Madrid melawan Atletico Madrid di kancah LaLiga.

"Saya harap dia akan bersama kami lagi pada hari Minggu," pungkas Arbeloa.