Lapangan SUGBK dalam Kondisi Buruk Gara-gara Sering Dipakai di Luar Sepak Bola, Apa Solusinya?
Ari Prayoga | 27 Januari 2024 04:17
Bola.net - Laga uji coba antara Timnas Indonesia U-20 vs Thailand U-20 pada Jumat (26/1/2024) malam WIB membuat kondisi lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam sorotan.
Rumput SUGBK dalam laga ini terlihat berada dalam kondisi buruk. Pengamat sepak bola nasional, Kesit B Handoyo, mempertanyakan pengaturan pengelola stadion untuk penyewaan lapangan.
"Seharusnya pengelola kompleks Gelora bung Karno, khususnya yang bertanggung jawab terhadap stadion utama ini lebih ketat dalam pengaturan pemakaian atau sewa lapangan yang bisa disewa siapa saja," ujar Kesit, Jumat (26/1/2024).
"Artinya, tidak bisa digunakan sembarang waktu atau dipakai ketika hujan. Bahkan perlu jeda waktu panjang jika habis digunakan di luar kegiatan sepak bola," lanjutnya.
Perlu Menegakkan Aturan meski Butuh Pemasukan

Kesit mengakui dan memaklumi pihak pengelola Kompleks GBK, termasuk stadion utama, memerlukan pemasukan untuk biaya perawatan.
Namun, menurutnya perlu penegakan aturan dan syarat yang ketat tentang siapa saja dan waktu yang tepat untuk menggunakan lapangan di SUGBK.
"Kita tidak menutup mata bahwa pengelola GBK butuh biaya perawatan stadion. Apalagi stadion ini tidak hanya digunakan untuk olahraga, tetapi juga kegiatan lain seperti konser musik," ujar Kesit.
"Namun, tetap harus ada aturan yang ketat soal waktu kapan lapangan bisa dipakai, siapa saja, sehingga ketika akan digunakan Timnas Indonesia untuk pertandingan, kondisinya tidak buruk seperti saat ini," lanjutnya.
Harus Dijaga

Buruknya kondisi rumput di stadion kebanggaan bangsa itu terlihat sangat nyata saat International Friendly Match antara Timnas Indonesia U-20 melawan Thailand yang digelar di SUGBK, Jumat (26/1/2024) malam WIB.
Ada beberapa titik, baik di bagian tengah dan juga belakang yang dekat kedua sisi gawang, tampak jelas rumput yang gundul.
Salah seorang penontonmenilai kondisi rumput SUGBK jauh lebih buruk ketimbang saat dirinya menonton laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia versus Brunei Darussalam yang berlangsung Oktober 2023.
"Saya doyan nonton timnas. Terakhir saat Timnas Indonesia menang 6-0 lawan Brunei, seingat saya rumputnya masih jauh lebih baik. Enggak seperti sekarang, banyak botaknya," ujar penonton bernama Bagus.
"Seharusnya karena ini stadion utama dan sakral, dijaga rumputnya. Untung yang bermain tim U-20 dari negara Asia Tenggara. Coba dari negara yang sepak bolanya lebih maju, lihat botak begini kan malu," ucapnya.
Disadur dari: Bola.com (Benediktus Gerendo Pradigdo) 26 Januari 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









