Mari Memuji Performa Calvin Verdonk di FIFA Series 2026
Afdholud Dzikry | 31 Maret 2026 08:35
Bola.net - Penampilan Calvin Verdonk di final FIFA Series 2026 tetap mencuri perhatian meski Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria. Pelatih John Herdman secara khusus menyoroti kontribusi sang pemain yang tampil dalam peran berbeda sepanjang laga.
Kekalahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) malam WIB, tidak menutup fakta bahwa Verdonk menunjukkan fleksibilitas dan kualitas di atas rata-rata. Ia dimainkan lebih ke depan, jauh dari peran alaminya sebagai pemain bertahan.
Perubahan posisi itu menjadi bagian dari eksperimen taktik di era baru timnas Indonesia bersama John Herdman Hasilnya, Verdonk mampu beradaptasi dan memberi warna baru dalam permainan Indonesia.
Sorotan terhadap performanya pun menjadi salah satu poin penting dalam evaluasi pertandingan, terutama dalam konteks pembangunan tim ke depan.
Peran Ganda Verdonk di Lapangan

Dalam laga final tersebut, Calvin Verdonk tidak hanya menjalankan satu tugas. Ia tampil dalam dua peran sekaligus, yakni sebagai gelandang bertahan dan juga gelandang serang.
Peran kedua bahkan menempatkannya sebagai pemain “nomor 10”, posisi yang menuntut kreativitas dan visi bermain tinggi. Ini menjadi bukti fleksibilitas yang jarang dimiliki pemain bertahan.
Perubahan peran ini bukan sepenuhnya hal baru. Sejak era Patrick Kluivert, Verdonk mulai dicoba lebih ke tengah.
Sebelumnya, pada masa Shin Tae-yong, ia lebih sering dimainkan sebagai bek sayap kiri atau bek tengah.
Pujian Herdman: Pemain Komplet dengan Kualitas Lengkap

John Herdman melihat Verdonk sebagai pemain dengan atribut lengkap, baik dari sisi teknis maupun fisik.
"Penampilannya malam ini luar biasa. Dia pemain yang komplet. Ia punya kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, akselerasi, dan visi umpan yang baik," puji Herdman.
Penilaian tersebut tidak lepas dari kemampuannya menjalankan berbagai peran dalam satu pertandingan tanpa kehilangan kualitas permainan.
Herdman bahkan memberi sinyal bahwa Verdonk akan menjadi bagian penting dalam skema tim, terutama di lini tengah.
"Dan saya pikir Calvin akan menjadi bagian besar dari masa depan tim ini dalam mengontrol tempo di lini tengah," lanjutnya memuji.
Siap Bermain di Posisi Mana Pun
Dari sisi pemain, Calvin Verdonk menunjukkan sikap terbuka terhadap segala keputusan pelatih. Ia menegaskan tidak memiliki masalah ditempatkan di posisi mana pun.
"Saya bermain di posisi mana pun pelatih menempatkan saya. Entah itu, gelandang, atau bek sayap, bek tengah. Hari ini juga nomor 10. Saya akan bermain di posisi mana pun yang pelatih mau dan itu tidak masalah," ujar Verdonk.
Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah bagi tim, terutama dalam fase transisi taktik yang sedang dijalani Indonesia.
Verdonk sendiri bukan pemain sembarangan. Musim ini, ia sudah mencatatkan 21 penampilan bersama klubnya, Lille, termasuk di kompetisi domestik dan Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tekanan Besar di Pundak Timnas Italia: Jangan Sampai Gagal ke Piala Dunia!
Piala Dunia 31 Maret 2026, 11:16
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56












