Mathew Baker Dipromosikan ke Timnas Senior, Pelatih Asal Malaysia Salut dengan Langkah Berani John Herdman

Asad Arifin | 1 Juni 2026 17:48
Mathew Baker Dipromosikan ke Timnas Senior, Pelatih Asal Malaysia Salut dengan Langkah Berani John Herdman
Timothy Baker dan Mathew Baker berpose setelah mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-20 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (15/1/2025). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Keputusan John Herdman memasukkan Mathew Baker ke skuad Timnas Indonesia senior menjadi salah satu sorotan utama jelang FIFA Matchday Juni 2026. Bek muda milik Melbourne City itu mendapatkan kesempatan berharga untuk merasakan atmosfer sepak bola level tertinggi bersama skuad Garuda.

Pemanggilan Baker cukup menarik perhatian karena dilakukan di tengah agenda padat yang sedang dijalaninya. Pada saat yang sama, pemain berusia 17 tahun tersebut juga masuk dalam rencana Timnas Indonesia U-19 untuk tampil di Piala AFF U-19 2026.

Advertisement

Situasi itu memunculkan berbagai pertanyaan mengenai peran Baker dalam dua tim nasional berbeda. Namun, sejumlah pihak justru melihat kondisi tersebut sebagai bukti perkembangan pesat yang sedang dialami sang pemain.

Salah satu apresiasi datang dari pelatih asal Malaysia, Raja Isa. Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepada Baker merupakan langkah positif dalam proses pembentukan pemain muda berpotensi besar.

1 dari 2 halaman

Raja Isa Apresiasi Kolaborasi Nova Arianto dan John Herdman

Raja Isa Apresiasi Kolaborasi Nova Arianto dan John Herdman

Aksi John Herdman pada laga Timnas Indonesia lawan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) (c) M. Iqbal Ichsan

Raja Isa menilai status Baker saat ini menjadi sesuatu yang istimewa. Tidak banyak pemain muda yang mampu mendapatkan kepercayaan dari tim kelompok usia dan tim senior secara bersamaan.

"Status Mathew Baker sangat menarik. Karena pada waktu bersamaan dia dibutuhkan dua Timnas Indonesia berbeda. Ini pencapaian luar biasa bagi seorang pemain muda," kata Raja Isa.

Mantan pelatih yang memiliki darah keturunan Bugis itu juga memberikan apresiasi terhadap komunikasi yang terjalin antara Nova Arianto dan John Herdman. Menurutnya, kedua pelatih menunjukkan visi yang sama dalam mendukung perkembangan pemain muda.

"Soal Mathew Baker ini, saya salut dan apresiasi kolaborasi Nova Arianto dan John Herdman. Nova Arianto rela melepas pemainnya agar berkembang. Sedangkan John Herdman memberi pengalaman pemain muda merasakan atmosfer pertandingan Timnas Indonesia senior," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Bukan Soal Menit Bermain, Tetapi Pengalaman Berharga

Raja Isa tidak terlalu mempermasalahkan apakah Baker nantinya mendapatkan menit bermain saat menghadapi Oman dan Mozambik. Baginya, pengalaman berada di lingkungan tim senior sudah memberikan manfaat besar bagi perkembangan pemain muda.

"Banyak cara untuk menempa pemain muda. Terutama bagi pemain debutan seperti Mathew Baker. Saya kira John Herdman ingin agar si pemain melihat dan merasakan atmosfer pertandingan level tinggi. Jika situasi Timnas Indonesia unggul, John Herdman pasti memberi waktu bermain. Meski hanya lima menit," ucapnya.

Raja Isa juga menilai langkah yang diambil Herdman bukan sesuatu yang sepenuhnya baru dalam sepak bola Indonesia. Sebelumnya, Shin Tae-yong juga pernah memberikan kesempatan serupa kepada pemain muda yang dinilai memiliki kualitas istimewa.

"Mathew Baker bukan pemain muda pertama bisa masuk level senior. Dulu Marselino Ferdinan juga diorbitkan Shin Tae-yong ke kelompok senior," ujarnya.

Disadur dari: Bola.com/Gatot Sumitro

LATEST UPDATE