Media Arab Saudi 'Kuliti' Revolusi Taktik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia!
Editor Bolanet | 8 Oktober 2025 12:10
Bola.net - Jelang duel krusial di R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, gaya main Timnas Indonesia era Patrick Kluivert ternyata menjadi sorotan utama media Arab Saudi. Mereka menganalisis adanya sebuah revolusi taktik yang signifikan di tubuh Skuad Garuda.
Menurut pantauan Arriyadiyah, Kluivert akhirnya mulai menanamkan filosofi permainannya sendiri. Ia disebut telah meninggalkan skema warisan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong.
Perubahan dari formasi 3-5-2 ke 4-3-3 ini mulai diterapkan secara konsisten dalam dua laga uji coba terakhir. Sebelumnya, Kluivert sempat mempertahankan pakem lama di empat laga resmi pertamanya.
Media Arab Saudi pun menyimpulkan satu hal penting. Laga penentuan di Jeddah pada Rabu malam ini akan menjadi ujian resmi pertama dan sesungguhnya bagi gaya main baru Timnas Indonesia.
Awalnya Melanjutkan Warisan Shin Tae-yong

Menurut analisis media Arab Saudi, Patrick Kluivert tidak langsung melakukan perombakan drastis. Ia mengambil langkah adaptif saat pertama kali mengambil alih tim pada bulan Januari lalu.
Dalam empat laga resmi pertamanya di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia, Kluivert terlihat masih mempertahankan formasi 3-5-2. Skema ini merupakan warisan kental dari era kepelatihan Shin Tae-yong.
Mereka juga mencatat bahwa formasi tiga bek tersebut telah menjadi andalan Indonesia selama tiga tahun terakhir. Meskipun, beberapa analis lokal sempat mengkritiknya karena dianggap tidak sesuai dengan karakteristik pemain.
Langkah Kluivert di awal kepemimpinannya ini dinilai sejalan dengan pernyataan pertamanya. Kala itu, ia menegaskan bahwa kenyamanan pemain adalah prioritas utamanya.
Filosofi Pribadi Sang Pelatih

Media di Arab Saudi juga mengungkit kembali pernyataan Kluivert saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Momen itu menjadi dasar analisis mereka terhadap visi sang pelatih.
Kala itu, legenda Timnas Belanda ini secara terbuka menyatakan preferensinya pada gaya main ofensif. Ia ingin timnya lebih banyak menguasai bola dan mendominasi permainan.
Meskipun formasi favoritnya adalah 4-3-3, Kluivert menegaskan bahwa ia tidak akan memaksakannya. Baginya, para pemain harus merasa nyaman terlebih dahulu dengan sistem yang ada.
"Saya lebih suka skema 4-3-3, tetapi semua pemain harus merasa nyaman. Para pemain datang lebih dulu, baru kemudian gaya bermain," kata Kluivert saat itu.
Momen Revolusi Taktik di Laga Uji Coba

Titik balik dari evolusi taktik ini, menurut pengamatan media lawan, terjadi pada jeda internasional September lalu. Momen itu menjadi kesempatan emas bagi Kluivert untuk bereksperimen.
Tanpa adanya laga resmi, Kluivert akhirnya memiliki waktu untuk menerapkan ide-ide segarnya. Ia mulai meninggalkan pakem tiga bek yang selama ini menjadi andalan tim.
Dalam dua laga uji coba melawan China Taipei dan Lebanon, Kluivert secara konsisten menerapkan formasi 4-3-3. Indonesia berhasil menang 6-0 atas China Taipei dan bermain imbang 0-0 melawan Lebanon.
Langkah ini dilihat sebagai sebuah gebrakan dan penanda dimulainya era baru. Sebuah momen di mana Kluivert secara tegas berpisah dari filosofi pelatih sebelumnya.
Ujian Sesungguhnya di Jeddah
Dari seluruh analisis tersebut, media Arab Saudi mengerucut pada satu kesimpulan besar. Laga melawan timnas mereka akan menjadi panggung pembuktian yang sesungguhnya.
Pertandingan di R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini akan menjadi tes resmi pertama bagi formasi 4-3-3 ala Kluivert. Sebuah ujian yang datang di level tertinggi dan paling krusial.
Semua mata akan tertuju untuk melihat apakah gaya bermain yang lebih ofensif ini bisa berjalan efektif di bawah tekanan hebat. Apalagi, Indonesia akan bermain di kandang lawan.
Jawaban atas pertaruhan besar Patrick Kluivert ini akan tersaji dalam beberapa jam ke depan. Panggung megah di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, akan menjadi saksinya.
Semua Tentang Timnas Indonesia
Duel Panas di Jeddah: Siapa Pemain yang akan Jadi Penentu Nasib Timnas Indonesia?
3 Pemain Arab Saudi yang Wajib Diwaspadai apabila Timnas Indonesia Ingin Menang
Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Kluivert Harus Merangkai Komposisi Pertahanan yang Paling Solid
Jangan Dibiarkan Lepas! Timnas Indonesia Harus Matikan 3 Pemain Arab Saudi Ini
Timnas Indonesia vs Timnas Arab Saudi: Siapa Saja yang Bakal Absen?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 20 Agustus 2026, 13:59
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
-
Benarkah Rizky Ridho Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:12
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Bilbao: Blaugrana Menang 2-0 dan Kuasai Puncak Klasemen
Liga Spanyol 28 Agustus 2026, 04:03
-
Hasil Chelsea vs Luton: Welbeck Buka Keran Gol, Chelsea Melenggang ke Putaran Ketiga
Liga Inggris 28 Agustus 2026, 03:31
-
Hasil Lengkap Drawing Liga Champions 2026/2027: Siapa Lawan Siapa?
Liga Champions 28 Agustus 2026, 00:33
-
Link Nonton Streaming Barcelona vs Athletic Bilbao, 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 23:55
-
Link Nonton Siaran Langsung Chelsea vs Luton Town, 28 Agustus 2026
Liga Inggris 27 Agustus 2026, 23:31
-
Jamie Carragher Terancam Bangkrut gegara Utang Pajak
Bolatainment 27 Agustus 2026, 22:12
-
Uilliam Barros Absen Bela Persib Bandung Lawan Manila Digger
Bola Indonesia 27 Agustus 2026, 21:15
-
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 27 Agustus 2026, 19:42 -
Atletico Madrid Tegaskan Sikap: Julian Alvarez Tak Akan Dijual ke Barcelona!
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 18:44
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51








