Melawan Vietnam Menjadi Simulasi Strategi Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia U-17 2026 walau Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17
Ari Prayoga | 20 April 2026 11:53
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 gagal lolos ke babak semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Vietnam. Partai terakhir Grup A itu digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (19/4).
Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-17 harus mengakhiri perjalanan di penyisihan grup. Vietnam lolos ke babak semifinal setelah memimpin klasemen akhir Grup A.
Usai pertandingan, pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto menjelaskan pendekatan yang dipakai timnya saat menghadapi Vietnam. Ia menyebut laga itu juga dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17.
"Sebenarnya apa yang kita lakukan malam ini salah satu persiapan kita ketika akan menghadapi Piala Asia U-17," ujar Kurniawan kepada wartawan.
Kata-Kata Kurniawan Dwi Yulianto

Menurut Kurniawan, kualitas peserta di Piala Asia U-17 nanti berada pada level yang tinggi. Karena itu, pihaknya mencoba menyiapkan berbagai skenario sejak sekarang.
"Karena kita tahu kualitas peserta Piala Asia U-17 tentunya sangat baik," kata Kurniawan.
Ia menambahkan, Vietnam dipilih sebagai lawan uji taktik karena memiliki level kompetitif dan sama-sama lolos ke putaran final Piala Asia U-17. Timnas Indonesia U-17 kemudian mencoba menerapkan rencana permainan yang telah disusun.
"Sehingga ketika melawan Vietnam, cara main Vietnam dan kita tahu Vietnam juga lolos ke Piala Asia U-17, kita coba untuk menerapkan taktikal kita," tegas Kurniawan.
Bermain 5 Bek

Kurniawan juga menilai lini belakang Garuda Muda tampil cukup disiplin sepanjang pertandingan. Timnas Indonesia U-17 mampu menahan serangan Vietnam dan menjaga gawang tetap aman hingga akhir laga.
"Dan untuk lini belakang alhamdulillah cukup solid. Tapi menjadi seperti yang saya katakan, PR kita adalah ketika kita mendapat bola," tutur Kurniawan.
"Karena memang ketika kita bermain lima bek, tentunya support ke depan akan lebih sedikit. Jadi yang harus kita lakukan ya kita harus memaksimalkan counter attack kita," imbuhnya.
Jangan Lewatkan!
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026, Evaluasi untuk Piala Asia U-17
Masa Depan Suram Fadly Alberto, Mantan Pemain Timnas Indonesia U-17 yang Dikecam Usai Tendangan Kungfu di EPA U-20
Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Semifinal Piala Asia U-17 2026: Terima Kasih Sudah Berjuang, Garuda Muda!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












