Mengapa John Herdman Sosok yang Ideal Menangani Timnas Indonesia? Ini Alasannya
Dimas Ardi Prasetya | 4 Januari 2026 12:37
Bola.net - PSSI resmi mengangkat John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia di hari pertama tahun baru 2026. Pemilihan pelatih asal Inggris ini terasa menarik mengingat ia memiliki reputasi membangun timnas dari nol hingga mampu bersaing di level internasional.
Kini dia diberi target yang tak mudah. Herdman harus bisa membawa Timnas Indonesia kembali tampil kompetitif dan disegani khususnya di kawasan Asia.
Isu yang mengaitkan John Herdman dengan kursi pelatih Timnas Indonesia sebenarnya telah berembus sejak beberapa waktu lalu. Sorotan kian menguat setelah muncul laporan bahwa Herdman menepis sejumlah tawaran dari negara lain demi proyek jangka panjang bersama Indonesia.
Keputusan itu dipandang sebagai sinyal kuat ketertarikan Herdman terhadap potensi dan visi sepak bola Indonesia. Ia disebut melihat fondasi yang sedang dibangun sebagai peluang besar untuk menciptakan perubahan nyata.
Menurut analisis Football Tribe Asia pada 19 Desember 2025, pendekatan dan profil Herdman dinilai sangat sejalan dengan arah pengembangan Timnas Indonesia. Mulai dari pembinaan mental, pembentukan struktur permainan, hingga pembangunan identitas tim dalam kompetisi internasional.
Prestasi Herdman Bersama Timnas Kanada

Nama John Herdman melambung berkat kiprahnya bersama Timnas Kanada senior pada periode 2018 hingga 2023. Dalam rentang waktu tersebut, ia memimpin Kanada dalam 58 pertandingan dengan rata-rata raihan 1,98 poin per laga.
Puncak pencapaiannya adalah membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Keberhasilan itu mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun dan menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Kanada di level dunia.
Di bawah arahan Herdman, Kanada berkembang menjadi tim dengan identitas kuat. Mereka tampil agresif, berani menekan, dan sulit ditaklukkan, bahkan saat menghadapi kekuatan mapan di zona CONCACAF.
Bersinar di Level Internasional

Catatan Herdman memang tidak seimpresif itu ketika menangani Toronto FC di Major League Soccer. Dari 46 pertandingan, ia hanya mencatatkan rata-rata 1,20 poin per laga.
Namun, perbedaan tersebut justru mempertegas keunggulan Herdman sebagai pelatih tim nasional. Ia dinilai lebih efektif dalam format turnamen dan proyek jangka menengah, di mana pembangunan mental dan identitas tim menjadi faktor utama.
Pengalaman inilah yang membuat PSSI yakin Herdman merupakan sosok ideal untuk memimpin Timnas Indonesia, terutama menghadapi agenda internasional yang menuntut konsistensi dan ketahanan mental.
Nilai Plus John Herdman

Salah satu kelebihan utama John Herdman adalah fleksibilitas taktik. Ia tidak terpaku pada satu skema baku, melainkan menyesuaikan pendekatan permainan dengan karakter pemain dan kekuatan lawan.
Saat menangani Kanada, Herdman kerap menggunakan formasi 3-4-3 atau 3-4-2-1. Skema tersebut dirancang untuk memaksimalkan peran pemain sayap serta menciptakan tekanan tinggi dengan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Dalam situasi tertentu, ia juga tak ragu beralih ke formasi yang lebih defensif seperti 4-4-2 atau 4-2-3-1. Pendekatan ini membuat timnya tetap solid saat bertahan, namun tetap berbahaya ketika melancarkan serangan balik.
Kombinasi disiplin, tempo tinggi, dan serangan vertikal menjadi ciri khas Herdman. Filosofi tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini, terutama dalam membangun tim yang kompetitif, berani, dan memiliki identitas jelas di kancah Asia.
Disadur dari: Bola.com/Gregah Nurikhsani
Published: 03/01/2026
Baca Juga:
- Totalitas! Resmi Gantikan Kluivert, John Herdman Siap Terjun Pelajari Budaya Indonesia
- Terungkap, Alasan Menarik John Herdman Terima Pinangan Melatih Timnas Indonesia
- Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
- 4 Gaya Bermain John Herdman, Bakal Cocok dengan Timnas Indonesia?
- John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini Catatan Statistiknya
- John Herdman Double Job Melatih Timnas Indonesia dan U-23, Dikontrak 2 Tahun dengan Opsi Perpanjangan Sampai 2029
- 4 Fakta John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia: Alumni Piala Dunia yang jadi Otak Generasi Emas Kanada
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58








