
Bola.net - PSSI baru saja membuat pengumuman yang mengejutkan. Induk Sepak Bola Indonesia itu resmi menunjuk John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia yang baru.
Seperti yang sudah diketahui, Timnas Indonesia sudah beberapa bulan terakhir tidak memiliki pelatih kepala. Penyebabnya karena PSSI memecat Patrick Kluivert seusai gagal membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Setelah menunggu sekitar tiga bulan lamanya, PSSI akhirnya menemukan pengganti Kluivert. Hari ini, Sabtu (3/1/2025), PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia yang baru.
Herdman sendiri punya reputasi yang oke, di mana ia berhasil meloloskan Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 yang lalu. Lantas gaya bermain seperti apa yang dimiliki oleh Herdman? Apakah gaya bermain itu cocok untuk Timnas Indonesia?
Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Pemilihan Formasi Herdman
Dari sejumlah data yang Bola.net pelajari, Herdman punya penggunaan formasi yang cukup fleksibel.
Ia biasanya menggunakan taktik awal yaitu 3-4-3. Namun di pertengahan pertandingan, formasi ini bisa berubah bentuk menyesuaikan tim lawan.
Dari 3-4-3, formasi yang diterapkan Herdman bisa bertransformasi menjadi 4-4-2 atau 4-2-3-1. Sehingga gaya bermainnya bakal lebih luwes di atas lapangan.
Gunakan Build Up dari Belakang
Herdman juga merupakan tipikal pelatih modern yang suka melakukan build up dari belakang.
Penjaga gawang diminta tidak langsung menendang bola ke depan saat melakukan tendangan gawang. Sang kiper akan mengalirkan bola ke para bek.
Nantinya bek ini akan membawa bola hingga tengah lalu mendistribusikannya ke para gelandang yang akan membantu maju untuk membantu serangan.
Lakukan Pressing Ketat
Salah satu gaya bermain yang paling jelas terlihat dari tim yang dibesut Herdman adalah pressing yang ketat.
Ia menginstruksikan para pemainnya untuk memasang garis pertahanan yang tinggi. Lalu setiap pemain mulai dari penyerang hingga bek untuk melakukan pressing saat lawan membawa bola.
Dengan gaya bermain seperti ini, para pemain Timnas Indonesia nantinya dituntut untuk memiliki stamina yang besar, karena mereka dituntut untuk terus melakukan pressing ke lawan.
Maksimalkan Serangan Balik
Di Timnas Kanada, John Herdman memiliki gaya bermain yang cukup khas.
Ia selalu ingin timnya menguasai bola. Namun ketika timnya tidak bisa menguasai bola, ia akan fokus membuat timnya untuk cepat merebut bola dan melakukan serangan balik cepat.
Herdman biasanya memanfaatkan kecepatan dari kedua sisi sayap untuk melaukan serangan balik. Gaya bermain ini cukup cocok dengan Timnas Indonesia karena skuad Garuda memiliki banyak winger yang cepat.
Baca Juga:
- John Herdman Double Job Melatih Timnas Indonesia dan U-23, Dikontrak 2 Tahun dengan Opsi Perpanjangan Sampai 2029
- 4 Fakta John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia: Alumni Piala Dunia yang jadi Otak Generasi Emas Kanada
- John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
- Bedah Taktik John Herdman yang Bisa Bikin Timnas Indonesia Bangkit: Gegenpressing dalam Formasi 3-4-2-1
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Februari 2026 20:26Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
-
Liga Inggris 21 Februari 2026 15:26Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 21 Februari 2026 22:25 -
Bola Indonesia 21 Februari 2026 22:06 -
Liga Spanyol 21 Februari 2026 21:49 -
Liga Spanyol 21 Februari 2026 20:58 -
Otomotif 21 Februari 2026 20:26 -
Liga Spanyol 21 Februari 2026 20:24
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 21 Februari 2026 14:08 -
tim nasional 21 Februari 2026 10:54 -
tim nasional 21 Februari 2026 05:59 -
tim nasional 21 Februari 2026 05:50 -
tim nasional 21 Februari 2026 05:44 -
tim nasional 20 Februari 2026 03:55
MOST VIEWED
- Terjun ke FIFA Series 2026, Ini 4 Amunisi Baru yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia
- Sendirian di Panggung Elite Asia: Sandy Walsh jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
- Jelang FIFA Series, Cerita Pelatih Bulgaria Pernah 3 Tahun di Indonesia: Sepak Bola Adalah Agama, 5 Ribu Orang Bisa Datang ke Latihan
- Kilas Balik Drama Penutup Era Sumardji Sebagai Manajer Timnas Indonesia: Dari Emas SEA Games hingga Sanksi Berat FIFA
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509363/original/099003000_1771684664-Persijap_vs_Persebaya.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509367/original/040015400_1771685044-pedro.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509361/original/095023400_1771684613-Persis_vs_PSBS_Biak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509316/original/096657500_1771679235-CIO_Danatara_Pandu_Sjahrir_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5421511/original/001257000_1763921881-Arsenal_Eberechi_Eze.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509305/original/020864400_1771676764-Ibu_tiri_berinisial_TR.jpg)

