Mengunci Evan Dimas, Resep Myanmar Imbangi Indonesia
Editor Bolanet | 6 Mei 2014 10:32
- Mengunci pergerakan Evan Dimas rupanya menjadi resep yang dipaparkan pelatih Myanmar U-19, Gerd Friedrich Horst. Hasilnya, The White Angels mampu menahan imbang 1-1 Timnas Indonesia U-19 di Gelora Bung Karno, Senin (5/5) malam.
Kapten Timnas U-19 tersebut mendapat kawalan ketat dari Yan Lin Aung di sepanjang laga. Hasilnya, skuat Garuda Jaya gagal mengembangkan permainan kaki ke kaki yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Kami bermain lebih menyerang dari Indonesia. Kami juga berhasil mematikan pergerakan Evan Dimas yang menjadi motor permainan Indonesia. Pada babak pertama, Myanmar bermain lebih baik dari Indonesia. Di babak kedua, kami juga memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Pertandingan ini mempunyai prospek yang cerah untuk kedua kesebelasan, kata sosok asal Jerman tersebut.
Gerd Friedrich melanjutkan jika tidak benar bahwa anak asuhnya kerap berpura-pura kesakitan di sepanjang pertandingan.
Pemain kami, bernomor punggung 16 (Mg Mg Lwin) memang dikasari dan akibatnya cedera. Postur tubuh pemain saya, juga kalah dari pemain Indonesia. Karena itu, cepat lelah. Itu yang menyebabkan kami mudah terjatuh, tuturnya.
Namun, Saya meminta maaf atas kericuhan yang terjadi di pertandingan tadi, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Kapten Timnas U-19 tersebut mendapat kawalan ketat dari Yan Lin Aung di sepanjang laga. Hasilnya, skuat Garuda Jaya gagal mengembangkan permainan kaki ke kaki yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Kami bermain lebih menyerang dari Indonesia. Kami juga berhasil mematikan pergerakan Evan Dimas yang menjadi motor permainan Indonesia. Pada babak pertama, Myanmar bermain lebih baik dari Indonesia. Di babak kedua, kami juga memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Pertandingan ini mempunyai prospek yang cerah untuk kedua kesebelasan, kata sosok asal Jerman tersebut.
Gerd Friedrich melanjutkan jika tidak benar bahwa anak asuhnya kerap berpura-pura kesakitan di sepanjang pertandingan.
Pemain kami, bernomor punggung 16 (Mg Mg Lwin) memang dikasari dan akibatnya cedera. Postur tubuh pemain saya, juga kalah dari pemain Indonesia. Karena itu, cepat lelah. Itu yang menyebabkan kami mudah terjatuh, tuturnya.
Namun, Saya meminta maaf atas kericuhan yang terjadi di pertandingan tadi, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















