Menpora Ungkap Penyebab Jebloknya Timnas
Editor Bolanet | 28 November 2014 11:51
- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengungkap biang jebloknya penampilan Timnas di ajang Piala AFF 2014. Menurutnya, penggawa tim Garuda kurang motivasi untuk memenangi turnamen tersebut.
Hal itu dikatakan Imam saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) ke IV/2014, di Jakarta, Jumat (28/11) pagi.
Tahu apa penyebab utamanya (jebloknya Timnas)? tanya Imam kepada para peserta.
Jawabannya, karena rupanya kurang ada semangat ataupun spirit. Di hati para pemain, tidak ada keyakinan untuk menang dan menciptakan sejarah. Semakin hari, hal tersebut semakin menurun. Padahal seharusnya, olahraga apapun, harus menjadi pride (kebanggaan), jelasnya.
Lebih lanjut, Imam juga memberikan saran kepada Timnas Indonesia yang akan menjalani laga pamungkas Grup A kontra Laos, Jumat (28/11) malam nanti.
Jangan dilihat bolanya saja, tapi bayangkan hal tersebut seperti kolonialisme (penjajah). Sehingga, kita termotivasi untuk menendang jauh, mengembalikan lawan ke negaranya. Tapi jangan lupa, jangan tendang ke awang sendiri. Nanti menjadi sepakbola gajah, tukasnya dengan nada bercanda. [initial]
(esa/pra)
Hal itu dikatakan Imam saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) ke IV/2014, di Jakarta, Jumat (28/11) pagi.
Tahu apa penyebab utamanya (jebloknya Timnas)? tanya Imam kepada para peserta.
Jawabannya, karena rupanya kurang ada semangat ataupun spirit. Di hati para pemain, tidak ada keyakinan untuk menang dan menciptakan sejarah. Semakin hari, hal tersebut semakin menurun. Padahal seharusnya, olahraga apapun, harus menjadi pride (kebanggaan), jelasnya.
Lebih lanjut, Imam juga memberikan saran kepada Timnas Indonesia yang akan menjalani laga pamungkas Grup A kontra Laos, Jumat (28/11) malam nanti.
Jangan dilihat bolanya saja, tapi bayangkan hal tersebut seperti kolonialisme (penjajah). Sehingga, kita termotivasi untuk menendang jauh, mengembalikan lawan ke negaranya. Tapi jangan lupa, jangan tendang ke awang sendiri. Nanti menjadi sepakbola gajah, tukasnya dengan nada bercanda. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







