Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang

Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Pemain Jepang Junya Ito (14) merayakan gol ketiga timnya ke gawang Tunisia dalam laga Grup F Piala Dunia 2026 Tunisia vs Jepang di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Sabtu, 20 Juni 2026 (c) AP Photo/Matias Delacroix

Bola.net - Pada Piala Dunia 2026, sejarah kembali tercipta ketika Jepang dan Tunisia tampil dalam pertandingan ke-1.000 sepanjang perjalanan turnamen sejak edisi perdana pada 1930. Momen bersejarah itu berlangsung di Estadio Monterrey dan menjadi panggung sempurna bagi Samurai Blue untuk menunjukkan perkembangan mereka.

Sebelum pertandingan tersebut, sebanyak 999 laga telah dimainkan dalam sejarah Piala Dunia. Jepang lalu memanfaatkan kesempatan istimewa itu dengan meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Tunisia di Grup F.

Hasil tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Jepang. Kemenangan itu menjadi margin kemenangan terbesar yang pernah mereka catatkan sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia.

Lebih dari sekadar skor akhir, cara Jepang meraih kemenangan memberikan kesan kuat. Mereka tampil dominan sejak awal dan mampu mengendalikan pertandingan sebagai tim unggulan.

Awal Sempurna Jepang di Monterrey

Awal Sempurna Jepang di Monterrey

Gelandang Timnas Jepang, Daichi Kamada merayakan golnya ke gawang TImnas Tunisia di Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) (c) AP Photo/Matias Delacroix

Jepang langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan empat menit. Daichi Kamada mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Keito Nakamura.

Keunggulan cepat itu membuka jalan bagi dominasi Jepang. Bahkan sebelum menit ke-10, mereka memiliki peluang untuk memperbesar skor menjadi 3-0.

Kamada hampir mencetak gol kedua andai tidak digagalkan intersepsi penting Dylan Bronn. Tak lama kemudian, sundulan Takehiro Tomiyasu juga hampir berbuah gol sebelum diselamatkan secara gemilang oleh Aymen Dahmen.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 26 Juni 2026
Jepang Jepang
06:00 WIB
Sweden Sweden

Ueda Jadi Motor Serangan Samurai Blue

Ueda Jadi Motor Serangan Samurai Blue

Selebrasi penyerang Timnas Jepang, Ayasse Ueda usai membobol gawang Timnas Tunisia Minggu (21/6/2026) (c) AP Photo/Addisons Simmons

Sebagian besar serangan berbahaya Jepang lahir melalui pergerakan Ayase Ueda. Penyerang tersebut tampil kuat dalam duel, aktif membangun serangan, dan agresif saat melakukan tekanan.

Pada menit ke-31, Ueda menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak utama. Ia membawa bola dari area dalam sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang untuk menggandakan keunggulan Jepang.

Performa impresif Ueda berlanjut sepanjang pertandingan. Ia juga berperan besar dalam terciptanya gol ketiga lewat umpan terobosan yang memudahkan Junya Ito mencetak gol pada menit ke-69.

Kontribusi Ueda belum berakhir di situ. Tujuh menit menjelang waktu normal berakhir, ia mencetak gol keduanya melalui sundulan terukur yang mengunci kemenangan 4-0 Jepang.

Peluang Besar Jepang Menuju Fase Gugur

Peluang Besar Jepang Menuju Fase Gugur

Ekspresi Junya Ito usai mencetak gol ke gawang Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) (c) AP Photo/Matias Delacroix

Kemenangan besar ini menempatkan Jepang dalam posisi sangat menguntungkan di Grup F. Hasil imbang melawan Swedia pada laga terakhir sudah cukup untuk mengantarkan mereka ke babak gugur.

Meski demikian, ambisi Jepang jelas lebih besar daripada sekadar lolos dari fase grup. Mereka telah lama menyatakan keinginan untuk suatu hari bergabung dalam daftar negara juara dunia.

Piala Dunia 2026 mungkin belum menjadi akhir perjalanan menuju gelar tersebut. Namun, penampilan dominan Jepang dalam laga bersejarah ke-1.000 ini memperlihatkan bahwa mereka sedang bergerak ke arah yang tepat untuk mewujudkan mimpi besar itu.

Sumber: ESPN

Klasemen Piala Dunia 2026

Klasemen Piala Dunia 2026

Pemain Tunisia Anis Slimane (25) dan kiper Aymen Dahmen (16) bereaksi setelah Jepang mencetak gol keempat mereka dalam laga Grup F Piala Dunia 2026 antara Tunisia vs Jepang di Guadalupe, Meksiko, 20 Juni 2026 (c) AP Photo/Dolores Ochoa