Meski Ditekuk Iran, Indonesia Persulit Iran di AYG 2013
Editor Bolanet | 14 Agustus 2013 04:15
- Awal perjuangan cabang olahraga (cabor) sepak bola Grup C diajang Asian Youth Games (AYG), Nanjing, Tiongkok, pada 16-24 Agustus 2013, mendapatkan rintangan serius.
Skuad arahan Zaenal Abidin itu kalah dari dengan skor 0-4, Selasa (13/8) malam. Pada laga selanjutnya, Muhammad Raihan dan kawan-kawan akan meladeni Arab Saudi, Kamis (15/8).
Harus kita akui kemampuan lawan yang bermain bagus. Meski begitu, kemenangan yang mereka raih, tidak mudah. Sebab, anak-anak tampil sangat apik sekali baik saat menyerang ataupun bertahan, kata Zapello.
Disayangkannya, hal tersebut tidak bisa bertahan sampai babak pertama habis. Pada menit ke-26, terjadi kesalahan di lini tengah Indonesia. Umpan , berhasil dipotong pemain lawan yang langsung mengirimkan bola ke barisan depan.
Striker lawan yang tinggal berhadapan dengan , maka terjadi duel menarik. Namun, lawan cukup cerdik saat penjaga gawang Rafly maju, langsung dicongkel yang akhirnya membuat gol terjadi, sambungnya.
Sedangkan gol lainnya, dilanjutkan Zapello, akibat kelengahan pemain belakang yang tidak melakukan penjagaan ketat. Alhasil, lawan pun seolah leluasa menambah pundi-pundi golnya.
Kita pun memiliki beberapa peluang bagus. Sayangnya, tidak berhasil menjadi gol. Apalagi, dua pemain kita cidera, yaitu dan . Hal tersebut, semakin membuat pertahanan kita melemah, imbuhnya.
Selain itu, kita kekurangan waktu adaptasi suhu udara yang mencapai 45 derajat. Ini sungguh hal yang luar biasa. Anak-anak sudah berusaha maksimal, namun memang Iran lebih tenang, memiliki waktu adaptasi yang cukup, serta lebih baik penampilannya dari kita, pungkasnya. (esa/rdt)
Skuad arahan Zaenal Abidin itu kalah dari dengan skor 0-4, Selasa (13/8) malam. Pada laga selanjutnya, Muhammad Raihan dan kawan-kawan akan meladeni Arab Saudi, Kamis (15/8).
Harus kita akui kemampuan lawan yang bermain bagus. Meski begitu, kemenangan yang mereka raih, tidak mudah. Sebab, anak-anak tampil sangat apik sekali baik saat menyerang ataupun bertahan, kata Zapello.
Disayangkannya, hal tersebut tidak bisa bertahan sampai babak pertama habis. Pada menit ke-26, terjadi kesalahan di lini tengah Indonesia. Umpan , berhasil dipotong pemain lawan yang langsung mengirimkan bola ke barisan depan.
Striker lawan yang tinggal berhadapan dengan , maka terjadi duel menarik. Namun, lawan cukup cerdik saat penjaga gawang Rafly maju, langsung dicongkel yang akhirnya membuat gol terjadi, sambungnya.
Sedangkan gol lainnya, dilanjutkan Zapello, akibat kelengahan pemain belakang yang tidak melakukan penjagaan ketat. Alhasil, lawan pun seolah leluasa menambah pundi-pundi golnya.
Kita pun memiliki beberapa peluang bagus. Sayangnya, tidak berhasil menjadi gol. Apalagi, dua pemain kita cidera, yaitu dan . Hal tersebut, semakin membuat pertahanan kita melemah, imbuhnya.
Selain itu, kita kekurangan waktu adaptasi suhu udara yang mencapai 45 derajat. Ini sungguh hal yang luar biasa. Anak-anak sudah berusaha maksimal, namun memang Iran lebih tenang, memiliki waktu adaptasi yang cukup, serta lebih baik penampilannya dari kita, pungkasnya. (esa/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Prediksi Serbia vs Arab Saudi 31 Maret 2026
Piala Dunia 30 Maret 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel dan Kutukan Pelatih Inggris yang Tak Kunjung Berakhir
Piala Dunia 8 Juni 2026, 18:45
-
Messi, Ronaldo, dan Generasi Emas yang Masih Bermain Piala Dunia 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:45
-
Prediksi Argentina vs Islandia 10 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














