Myanmar Bisa Jadi Ancaman di ASEAN
Editor Bolanet | 13 September 2013 06:30
- Perlawanan sengit yang ditunjukkan Myanmar semalam dinilai Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri sebagai kekuatan baru di ASEAN. Menurutnya, Myanmar kini akan menjadi ancaman serius bagi negara-negara di Asia Tenggara.
Indra menilai, polesan pelatih asal Jerman, Gerd Ziere sudah banyak mengubah kekuatan Myanmar dibandingkan dengan saat kualifikasi Piala AFC U-16 di Bangkok dua tahun silam. Saat itu, Evan Dimas dkk menang telak 4-1 atas Myanmar.
Kita semua bisa lihat mereka main bagus dari segi organisasi. Ada perbedaan yang cukup jauh dengan tim yang dulu pernah kita kalahkan, ujarnya usai konferensi pers semalam (12/9).
Spirit pantang lelah khas negara yang sering dilanda perang saudara itu dinilai Indra menjadi kekuatan Myanmar. Apalagi jika dipoles pelatih Jerman. Saya sudah peringatkan anak-anak agar tak lengah. Myanmar itu militan. Dulu itu mereka sudah kita hajar 4-0 masih semangat mengejar hingga akhirnya 4-1, terang pelatih asal Padang ini.
Keberhasilan Myanmar menahan imbang tim kuat Malaysia 1-1 pada laga pertama juga dijadikan patokan bagi Indra. Mereka ini bisa jadi ancaman serius bagi Asia Tenggara ke depannya. Myanmar tidak bisa diremehkan, tandasnya. [initial]
Baca Juga:
Indra menilai, polesan pelatih asal Jerman, Gerd Ziere sudah banyak mengubah kekuatan Myanmar dibandingkan dengan saat kualifikasi Piala AFC U-16 di Bangkok dua tahun silam. Saat itu, Evan Dimas dkk menang telak 4-1 atas Myanmar.
Kita semua bisa lihat mereka main bagus dari segi organisasi. Ada perbedaan yang cukup jauh dengan tim yang dulu pernah kita kalahkan, ujarnya usai konferensi pers semalam (12/9).
Spirit pantang lelah khas negara yang sering dilanda perang saudara itu dinilai Indra menjadi kekuatan Myanmar. Apalagi jika dipoles pelatih Jerman. Saya sudah peringatkan anak-anak agar tak lengah. Myanmar itu militan. Dulu itu mereka sudah kita hajar 4-0 masih semangat mengejar hingga akhirnya 4-1, terang pelatih asal Padang ini.
Keberhasilan Myanmar menahan imbang tim kuat Malaysia 1-1 pada laga pertama juga dijadikan patokan bagi Indra. Mereka ini bisa jadi ancaman serius bagi Asia Tenggara ke depannya. Myanmar tidak bisa diremehkan, tandasnya. [initial]
Baca Juga:
(fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Leipzig vs Man City di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Slavia Praha vs Arsenal di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 01:30
-
Link Streaming Leipzig vs Man City, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 01:00
-
Link Streaming Slavia Praha vs Arsenal, 5 November 2026
Liga Champions 5 November 2026, 00:30
-
Tempat Menonton AEK Athens vs Real Madrid di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:59
-
Manchester United Siapkan Langkah Hukum jika Real Madrid Rekrut JJ Gabriel
Liga Inggris 4 November 2026, 23:57
-
Tempat Menonton Fenerbahce vs Liverpool di Liga Champions, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:30
-
Link Streaming AEK Athens vs Real Madrid, 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 23:00
-
Barcelona Konfirmasi Rodri Cedera Hamstring, Absen Lawan Atletico Madrid
Liga Spanyol 4 November 2026, 22:53
-
Link Streaming Fenerbahce vs Liverpool 5 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 22:30
-
Tampil Menggila Bersama Barcelona, Raphinha Dapat Dukungan Raih Ballon d'Or
Liga Champions 4 November 2026, 22:13
-
Legenda Tenis Rafael Nadal Bakal Gabung Dewan Direksi Real Madrid
Liga Spanyol 4 November 2026, 21:33
-
PSG Samai Rekor Threepeat UCL Real Madrid? Kenapa Tidak?
Liga Champions 4 November 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






