Myanmar: Kami Menang Karena Sukses Pelajari Taktik Indonesia
Editor Bolanet | 7 Mei 2014 23:27
- Pelatih Timnas Myanmar U-19, Gerd Friedrich Horst mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan timnya mengalahkan Indonesia U-19 adalah pemahaman taktik yang diusung Indra Sjafri.
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, perubahan taktik yang dia lakukan adalah mengubah formasi 4-3-3 di laga sebelumnya menjadi 4-4-1-1 untuk meredam strategi Indonesia.
Saya mengubah lima pemain dari laga pertama. Saya juga mengubah formasi menjadi 4-4-1-1. Kami telah mempelajari taktik mereka. Jadi kami perketat pertahanan pada laga ini, ungkapnya.
Selain itu, Gerd Horst juga mengungkapkan bahwa timnya sukses meredam Indonesia karena menempatkan dua pemain untuk mengunci pergerakan Evan Dimas yang dinilai merupakan motor serangan Indonesia.
Kami juga menjaga pemain Indonesia nomor 6 (Evan Dimas) dengan dua orang pemain, tandasnya.
Seperti diketahui, bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7/5/2014) malam, Evan Dimas dkk harus rela malu setelah kalah 1-2. Sempat unggul di babak pertama melalui sundulan Putu Gede, Garuda Jaya justru tumbang lewat dua gol Myanmar yang dicetak Aung Thu pada menit ke-88 dan penalti Nanda Kyaw pada injury time. (bola/dzi)
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, perubahan taktik yang dia lakukan adalah mengubah formasi 4-3-3 di laga sebelumnya menjadi 4-4-1-1 untuk meredam strategi Indonesia.
Saya mengubah lima pemain dari laga pertama. Saya juga mengubah formasi menjadi 4-4-1-1. Kami telah mempelajari taktik mereka. Jadi kami perketat pertahanan pada laga ini, ungkapnya.
Selain itu, Gerd Horst juga mengungkapkan bahwa timnya sukses meredam Indonesia karena menempatkan dua pemain untuk mengunci pergerakan Evan Dimas yang dinilai merupakan motor serangan Indonesia.
Kami juga menjaga pemain Indonesia nomor 6 (Evan Dimas) dengan dua orang pemain, tandasnya.
Seperti diketahui, bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7/5/2014) malam, Evan Dimas dkk harus rela malu setelah kalah 1-2. Sempat unggul di babak pertama melalui sundulan Putu Gede, Garuda Jaya justru tumbang lewat dua gol Myanmar yang dicetak Aung Thu pada menit ke-88 dan penalti Nanda Kyaw pada injury time. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel Punya Resep Unik untuk Inggris: Jangan Ganggu Musiknya
Piala Dunia 23 Juni 2026, 14:29
-
Declan Rice Bongkar Sosok Harry Kane yang Sebenarnya
Piala Dunia 23 Juni 2026, 13:30
-
Jadwal Siaran Langsung Inggris vs Ghana: Live Skor Nonton di TVRI
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:42
-
Lionel Messi dan Misteri Penalti
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:38
-
Man of the Match Yordania vs Aljazair: Ibrahim Maza
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















