Patrick Kluivert Tanggung Jawab atas Kegagalan ke Piala Dunia 2026, Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Bangun Fondasi
Richard Andreas | 14 Oktober 2025 12:17
Bola.net - Impian Timnas Indonesia untuk bisa tampil dalam ajang Piala Dunia 2026 telah sirna. Penyebabnya adalah kekalahan tipis 0-1 saat menghadapi Irak dalam lanjutan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bertanding di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan lawan. Gol tunggal Zidane Iqbal pada menit ke-76 menjadi pembeda hasil pertandingan tersebut.
Kekalahan itu memastikan langkah tim Merah-Putih terhenti untuk menuju putaran final Piala Dunia tahun depan. Timnas Indonesia dipastikan finis sebagai juru kunci Grup B ronde keempat Kualifikasi.
Sebelumnya, skuad Garuda juga dipaksa menyerah 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi. Dua kekalahan tersebut membuat anak asuh Patrick Kluivert mengakhiri Grup B tanpa poin, sehingga harus melupakan tiket ke Piala Dunia Amerika Utara 2026.
Sisi Positif
Melalui pemberitaan media Belanda, Voetbal Primeur, Patrick Kluivert menyampaikan pesan khusus untuk para penggemar Timnas Indonesia. Pelatih berusia 49 tahun tersebut mengaku bertanggung jawab atas kegagalan ini.
Di sisi lain, Kluivert menyebut bahwa Timnas Indonesia terus mengalami perkembangan berkat fondasi yang sudah dibangun. Namun demikian, memang dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuktikan kemampuan skuad Garuda dalam bersaing.
"Kami memang tidak lolos ke Piala Dunia 2026, tetapi kami telah meletakkan fondasi baru yang bisa kami bangun dengan penuh percaya diri," ujar Kluivert, dikutip dari Voetbal Primeur. Ia menambahkan bahwa ini adalah bagian dari perjalanan yang lebih panjang bagi tim, negara, dan semua yang percaya pada sepak bola Indonesia.
Pelatih itu melanjutkan, "Kemajuan yang nyata dan substansial memerlukan waktu. Apa yang sudah kita bangun bersama ini akan terus berkembang ke depannya."
Pikul Tanggung Jawab

Setelah dipastikan tersingkir dari persaingan menuju Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert menyatakan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab penuh atas kegagalan tersebut. Ia mengakui bahwa kekalahan dari Arab Saudi dan Irak dalam laga krusial ini menjadi pelajaran yang pahit.
"Sebagai pelatih kepala, saya bertanggung jawab sepenuhnya atas hasil ini. Kami telah memberikan segalanya, dengan sepenuh hati, disiplin, dan persatuan yang kuat," beber Kluivert.
Ia juga menegaskan bahwa tim bekerja keras setiap hari untuk berkembang, belajar, dan mewakili Indonesia dengan rasa bangga. "Benih-benih telah tertanam dalam mentalitas, budaya, dan keyakinan bahwa Timnas Indonesia layak berada di panggung tertinggi," tegasnya.
Rapor Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Mantan striker Ajax, AC Milan, dan Barcelona ini mulai menukangi Timnas Indonesia pada Januari 2025, menggantikan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong. Patrick Kluivert tercatat memimpin enam pertandingan Timnas Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Jika digabungkan dengan laga uji coba kontra Lebanon dan Chinese Taipei pada FIFA Matchday September, ia sudah memimpin Timnas Indonesia dalam total delapan pertandingan resmi selama 10 bulan terakhir.
Dari delapan laga tersebut, Timnas Indonesia mencatatkan tiga kemenangan (atas Bahrain, China, dan China Taipei). Skuad Garuda juga meraih satu hasil imbang melawan Lebanon, dan menelan empat kekalahan (dari Australia, Jepang, Arab Saudi, dan Irak).
Sumber: Voetbal Primeur
Disadur dari: Bola.com (Vincentius Atmaja/Benediktus Gerendo Pradigdo), 14 Oktober 2025
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Waketum PSSI Tanggapi Patrick Kluivert Dkk Balik ke Belanda Bukan Kembali ke Indonesia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026: Tanya Dia
- Waketum PSSI Tunggu Laporan Manajer Timnas Indonesia soal Kabar Patrick Kluivert Tak Temui Suporter Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
- Reaksi Waketum PSSI Usai Netizen Desak Patrick Kluivert Out dari Timnas Indonesia
- Marselino Ferdinand Akhirnya Diperkenalkan Sebagai Pemain AS Trencin Usai Pulih Dari Cedera
- Waketum PSSI: Rapat Exco Bahas Timnas Indonesia dan Nasib Patrick Kluivert Menunggu Erick Thohir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Arsenal di Vidio - Semifinal Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 14 Januari 2026, 21:01
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Live Streaming Chelsea vs Arsenal - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 14 Januari 2026, 20:00
-
Catat! Jadwal Drawing Piala AFF 2026 dan Ketahui Siapa Lawan Timnas Indonesia
Tim Nasional 14 Januari 2026, 19:52
-
Live Streaming Inter vs Lecce - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Januari 2026, 19:45
-
Cara Nonton First Fight Volume 2 Eksklusif Melalui Pay Per View di Vidio
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 18:01
-
Saksikan Pay Per View First Fight Volume 2 di Vidio, 25 Januari 2026
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 17:55
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17




