Penilaian Media Vietnam Terhadap Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Sukanya Marah-Marah Melulu
Ari Prayoga | 14 Mei 2024 09:55
Bola.net - Shin Tae-yong dinilai terlalu sering marah-marah ketika menangani Timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok umur. Penilaian tersebut dilontarkan oleh salah satu media asal Vietnam.
Shin Tae-yong baru saja menyelesaikan tugas menangani Timnas Indonesia U-23 di pentas Piala Asia U-23 2024. Tim Garuda Muda tampil apik di turnamen ini.
Timnas Indonesia U-23 berhasil menumbangkan tim-tim kuat macam Austalia (1-0), Yordania (4-1), Korea Selatan lewat adu penalti (11-10). Kemudian menelan kekalahan melawan Qatar dan Uzbeskistan dengan skor identik 0-2 serta keok 1-2 kontra Irak.
Timnas Indonesia U-23 finis di peringkat empat turnamen ini dan berhak tampil di play-off Olimpiade 2024. Sayang, pasukan Shin Tae-yong harus menyerah 0-1 dari Guinea.
Kiprah Garuda Muda di sepanjang Piala Asia U-23 2024 mendapat sorotan dari banyak pihak, termasuk media asing. Tidak hanya membahas kesuksesan Tim Merah-Putih, pelatih Shin Tae-yong juga tak luput dari perhatian.
Shin Tae-yong Terlalu Pemarah

Bukan karena keberhasilan sang arsitek membawa Timnas Indonesia U-23 melaju jauh di turnamen tersebut, namun salah satu media Vietnam, Znews.vn menyoroti sikap Shin Tae-yong yang kerap marah-marah dan berujung diusir wasit saat pertandingan.
"Pelatih Shin Tae-yong terlalu pemarah. Kepribadiannya yang pemarah berkali-kali menyebabkan Shin Tae-yong dilarang memimpin tim Indonesia," tulis media tersebut dikutip pada Senin (13/5/2024).
"Pada 9 Mei, Shin Tae-yong menerima dua kartu kuning dalam pertandingan play-off Olimpiade melawan Guinea U-23. Meski diusir dari bench pemain, Shin tetap menunjukkan sikap tidak profesional dan memanggil pemain dari pinggir lapangan untuk mengulur waktu," sambungnya.
Bukan Kali Pertama

Dalam beberapa kesempatan, Shin Tae-yong memang kerap meledak-ledak saat memimpin skuad Garuda di pinggir lapangan. Dia sering kali mengekspresikan emosinya ketika memprotes keputusan wasit yang kurang adil.
Znews.vn kemudian mengungkit sejumlah kejadian yang melibatkan Shin Tae-yong dengan pengadil. Mulai dari babak Kualifikasi Piala Dunia hingga Piala AFF.
"Ini bukan pertama kalinya Shin meninggalkan kesan kurang baik sejak memimpin tim Indonesia. Pertengahan 2021 di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Shin dilarang mendampingi tim saat melawan UEA karena akumulasi kartu,"
"Di Piala AFF 2020, Shin menarik perhatian karena bereaksi keras kepada wasit. Ia mendapat kartu kuning di final leg kedua melawan Thailand," lanjut Znews.vn.
Masih Banyak Lagi

"Pada 2023 saat memimpin Indonesia di U-23 Asia Tenggara, Shin Tae-yong juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap wasit. Dia menerima kartu kuning pada laga final melawan Vietnam U-23," ulas Znews.vn.
"Belum lagi banyaknya hukuman kartu lain yang diterima Shin di Kualifikasi Piala Asia 2023, Piala Asia U-20 2023 atau SEA Games 31. Di turnamen tanpa VAR, Shin mengkritik wasit karena keputusan yang buruk terhadap timnya," imbuhnya.
Menurut Znews.vn, Shin Tae-yong merupakan sosok yang tangguh ketika masih aktif bermain. Nah, karakter itulah yang memengaruhi gaya bermain setiap tim yang dibesutnya, tak terkecuali Timnas Indonesia.
"Sejak menjadi pemain, Shin Tae-yong adalah sosok yang memiliki gaya bermain kuat dan tidak takut benturan. Kepribadian itu turut memengaruhi gaya bermain tim yang dipimpinnya. Buktinya, di setiap turnamen yang diikuti Indonesia, para pemainnya kerap mendapat hukuman kartu," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com (Ana Dewi, Hendry Wibowo) 14 Mei 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






