Perbandingan Performa 5 Kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026, Siapa Terdepan?

Gia Yuda Pradana | 18 Maret 2026 19:01
Perbandingan Performa 5 Kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026, Siapa Terdepan?
Maarten Paes saat bermain di laga Timnas Indonesia vs Bahrain di SUGBK, Selasa (25/03/2025). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Timnas Indonesia mempersiapkan diri menghadapi FIFA Series 2026 dengan memanggil lima penjaga gawang ke skuad. Pelatih John Herdman memiliki banyak opsi di bawah mistar menjelang laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Timnas Indonesia dijadwalkan tampil pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Kompetisi internal di posisi kiper menjadi salah satu perhatian karena kualitas yang relatif merata.

Advertisement

Lima nama yang dipanggil adalah Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Ernando Ari, dan Cahya Supriadi. Masing-masing membawa statistik berbeda dari klubnya sepanjang musim ini.

1 dari 2 halaman

Persaingan Ketat dari Eropa hingga Liga Lokal

Persaingan Ketat dari Eropa hingga Liga Lokal

Kiper Cremonese Emil Audero melakukan penyelamatan saat pertandingan Serie A melawan Hellas Verona, Selasa (20/1/2026). (c) Alberto Mariani/LaPresse via AP

Emil Audero menjadi nama dengan pengalaman paling tinggi di level Eropa. Kiper Cremonese itu mencatatkan 28 penampilan dengan 37 kebobolan dan delapan clean sheet musim ini.

Di Serie A, Audero mencatatkan 103 penyelamatan dengan rating 6,91 per laga menurut Fotmob. Angka tersebut menunjukkan konsistensinya menghadapi tekanan di liga top Eropa.

Maarten Paes menjadi opsi lain yang menarik setelah bergabung dengan Ajax pada awal tahun ini. Dari empat laga, ia mencatat dua clean sheet dengan total 13 penyelamatan dan rating 7,18.

Namun, jumlah pertandingan Paes masih terbatas dibandingkan kandidat lain. Hal ini bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan utama.

2 dari 2 halaman

Kiper Lokal Tak Kalah Menonjol

Kiper Lokal Tak Kalah Menonjol

Risto Mitrevski (kiri) dan Ernando Ari ketika Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025) (c) Bola.com/Abdul Aziz

Nadeo Argawinata tampil solid bersama Borneo FC di BRI Super League. Ia bermain dalam 25 laga dengan 25 kebobolan dan delapan clean sheet.

Nadeo juga mencatatkan 92 penyelamatan, menjadikannya salah satu kiper dengan saves terbanyak di liga musim ini. Catatan tersebut menunjukkan peran pentingnya di bawah mistar.

Ernando Ari juga menunjukkan performa konsisten bersama Persebaya Surabaya. Dalam 23 pertandingan, ia mencatatkan 27 kebobolan dan tujuh clean sheet.

Ernando mengoleksi 82 penyelamatan dan berada tepat di bawah Nadeo dalam daftar kiper dengan saves terbanyak. Statistik ini memperlihatkan kualitasnya sebagai penjaga gawang utama di klub.

Cahya Supriadi melengkapi daftar dengan kontribusi bersama PSIM Yogyakarta. Ia tampil 23 kali dengan 30 kebobolan dan delapan clean sheet.

Cahya juga mencatatkan 75 penyelamatan sepanjang musim ini. Angka tersebut menegaskan bahwa ia tetap kompetitif di tengah persaingan.

Persaingan lima kiper ini memberikan banyak pilihan bagi Timnas Indonesia. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan John Herdman untuk menentukan siapa yang paling siap menjadi pilihan utama.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adiyaksa/Yus Mei Sawitri, 18 Maret 2026

LATEST UPDATE