
Bola.net - Timnas Prancis mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-1 atas Senegal. Namun, hasil akhir tersebut tidak menggambarkan sepenuhnya jalannya pertandingan yang sempat berjalan sulit bagi Les Bleus.
Pada babak pertama, Senegal mampu memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mengancam pertahanan Prancis. Di sisi lain, Kylian Mbappe justru menjadi sasaran kritik karena kesulitan menunjukkan performa terbaiknya.
Sejumlah sentuhan yang tidak akurat dan peluang yang gagal dimanfaatkan membuat penampilan sang kapten menjadi bahan pembicaraan. Namun, situasi berubah drastis setelah jeda pertandingan.
Babak Pertama yang Sulit untuk Mbappe

Mbappe tidak tampil dominan sepanjang 45 menit pertama. Beberapa serangan Prancis terhenti ketika bola berada di kakinya dan ia gagal memberikan dampak besar di area pertahanan Senegal.
Meski demikian, mantan kapten Inggris Wayne Rooney menilai kritik yang mengarah kepada Mbappe terlalu berlebihan. Menurutnya, seorang penyerang selalu memiliki kesempatan untuk mengubah jalannya pertandingan.
"Saya pikir Mbappe bukan masalahnya," ujar Rooney. "Saya tahu dia tidak menjalani babak pertama yang bagus, tetapi sebagai seorang penyerang tengah Anda selalu memiliki kesempatan untuk menebusnya."
Ucapan Rooney terbukti tepat. Setelah turun minum, Mbappe tampil sebagai sosok yang berbeda dan menjadi pusat kebangkitan Prancis.
Peran Besar Michael Olise dalam Kebangkitan Prancis
Perubahan permainan Prancis tidak lepas dari kontribusi Michael Olise. Gelandang serang itu menjadi motor kreativitas tim dan membantu membuka ruang yang sebelumnya sulit ditembus Senegal.
Laporan pertandingan menyebut pelatih Didier Deschamps melakukan penyesuaian taktik dengan memberikan peran yang lebih sentral kepada Olise. Langkah tersebut membuat serangan Prancis jauh lebih hidup pada babak kedua.
Olise kemudian menjadi penyedia assist untuk gol pembuka Mbappe. Kerja samanya dengan lini depan Prancis membuat pertahanan Senegal yang tampil disiplin pada babak pertama mulai kesulitan mengimbangi ritme permainan Les Bleus.
Sebelum mencetak gol, Mbappe juga sempat dibuat frustrasi oleh kiper Senegal Edouard Mendy. Ia bahkan merasa seharusnya mendapatkan penalti dalam sebuah insiden yang kemudian menjadi kontroversi karena wasit tetap pada keputusan awal setelah meninjau VAR.
Dua Gol yang Mengubah Segalanya
Terobosan yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-66. Mbappe menyambut umpan Olise dengan penyelesaian satu sentuhan yang menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang elite.
Gol tersebut bukan hanya membuka keunggulan Prancis, tetapi juga menyamai rekor gol Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis.
Setelah Bradley Barcola menambah keunggulan Prancis dan Senegal sempat memperkecil ketertinggalan melalui Ibrahim Mbaye, Mbappe menutup pertandingan dengan cara yang luar biasa. Ia melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 30 meter yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Gol kedua tersebut memastikan kemenangan 3-1 bagi Prancis sekaligus mengantarkan Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Les Bleus dengan 58 gol. Ia melampaui catatan 57 gol milik Giroud.
Jangan Lewatkan!
- Debut Magis Erling Haaland di Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Hancurkan Irak, dan Pecahkan Rekor 28 Tahun
- Ini Alasan Inggris Masih Bisa Ganti Tino Livramento dengan Trevoh Chalobah Meski Piala Dunia 2026 Sudah Berjalan
- Kylian Mbappe Hanya Butuh Tiga Gol Lagi untuk Pecahkan Rekor Top Skor Piala Dunia
- Terungkap! Inilah Arti di Balik Selebrasi Tiup Seruling Kylian Mbappe di Laga Prancis vs Senegal
- Tempat Menonton Argentina vs Aljazair: Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dan Link Streaming
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 10:08Man of the Match Argentina vs Aljazair: Lionel Messi
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 17 Juni 2026 10:08Man of the Match Argentina vs Aljazair: Lionel Messi
SOROT
-
Liputan6 17 Juni 2026 10:34Menakar Bahaya Gempa Dangkal di Jalur Sesar Aktif Sulteng
-
Liputan6 17 Juni 2026 08:21Piala Dunia 2026: Senegal Kalah dari Prancis karena Bermain Sporadis!
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260359/original/038934600_1781588341-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260718/original/041123000_1781644635-000_B7BY7FB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260724/original/073509600_1781647690-PRANCIS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)

