Vozinha Mendadak Viral Usai Tahan Gempuran Spanyol, Followers Instagram Meroket hingga 10 Juta dalam Sehari!

Bola.net - Piala Dunia selalu melahirkan kisah-kisah tak terduga. Kali ini, sorotan tertuju kepada kiper veteran Tanjung Verde, Vozinha, yang mendadak menjadi sensasi dunia setelah tampil luar biasa saat menghadapi Spanyol.
Penjaga gawang berusia 40 tahun itu menjadi pahlawan negaranya dalam laga yang berakhir imbang tanpa gol. Berkat sederet penyelamatan gemilang, Vozinha sukses menggagalkan berbagai peluang emas yang diciptakan para pemain Spanyol seperti Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal.
Tak hanya membantu Tanjung Verde mencuri satu poin berharga dari juara Eropa tersebut, penampilan heroiknya juga membuat namanya meledak di media sosial.
Dari 45 Ribu Menjadi 10 Juta Pengikut

Popularitas Vozinha melonjak drastis hanya dalam hitungan jam setelah pertandingan.
Sebelum laga dimulai, akun Instagram sang kiper tercatat memiliki sekitar 45 ribu pengikut. Namun setelah aksi heroiknya viral di berbagai platform, jumlah tersebut melonjak hingga lebih dari 10 juta.
Fenomena ini mengingatkan publik pada kisah bek kanan Selandia Baru, Tim Payne, yang sebelumnya juga mendadak terkenal selama turnamen berlangsung. Namun berbeda dengan Payne yang viral karena kampanye penggemar di internet, lonjakan popularitas Vozinha datang secara alami berkat performanya di atas lapangan.
Perjuangan Panjang yang Berbuah Manis

Usai dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, Vozinha tak mampu menyembunyikan emosinya.
Kiper yang baru memulai karier profesionalnya pada usia 25 tahun itu mengaku telah menunggu momen seperti ini sepanjang hidupnya.
"Saya bekerja seumur hidup untuk momen ini. Saya sekarang berusia 40 tahun. Saya mulai bermain sepak bola profesional ketika berusia 25 tahun. Pernah terpikir untuk berhenti, tetapi saya terus melanjutkan karena mimpi ini," ujar Vozinha.
Meski mendapatkan penghargaan individu, ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja seluruh tim.
"Saya memang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, tetapi penghargaan ini untuk semua rekan setim saya. Tanpa mereka, tidak ada yang mungkin terjadi."
Air Mata untuk Keluarga yang Tak Bisa Menemani

Di balik kebahagiaan tersebut, tersimpan kisah haru yang membuat Vozinha menitikkan air mata setelah pertandingan.
Ia mengaku teringat kedua kakek-neneknya yang telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Mereka adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam hidupnya.
"Saya menangis karena saya dibesarkan oleh kakek dan nenek saya. Sayangnya mereka tidak ada di sini karena telah meninggal beberapa tahun lalu. Mereka adalah segalanya bagi saya."
Kesedihan itu bertambah karena ibunya juga tidak dapat hadir langsung untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Menurut Vozinha, kendala visa menjadi penyebab utama. Kebijakan baru yang mewajibkan sejumlah negara, termasuk Tanjung Verde, membayar jaminan visa bernilai ribuan dolar membuat proses keberangkatan ibunya terhambat.
"Saya juga menangis karena ibu saya tidak bisa berada di sini. Karena biaya visa yang harus dibayar, kami tidak bisa menyelesaikannya tepat waktu. Saya ingin sekali beliau ada di sini," katanya.
Akankah Mendapat Tawaran Klub Besar?
Penampilan gemilang di panggung Piala Dunia sering kali menjadi batu loncatan menuju klub-klub elite Eropa. Sejarah mencatat bagaimana kiper Kosta Rika, Keylor Navas, berhasil bergabung dengan Real Madrid setelah tampil impresif pada Piala Dunia 2014.
Namun situasi Vozinha sedikit berbeda.
Selain sudah berusia 40 tahun, pengalaman klub terakhirnya juga hanya berada di kasta kedua Liga Portugal bersama Chaves. Karena itu, peluang mendapatkan transfer ke klub raksasa Eropa dinilai cukup kecil.
Meski demikian, penampilannya diyakini tetap akan menarik perhatian sejumlah klub yang membutuhkan kiper berpengalaman.
Pendukung Barcelona dan Arsenal
Menariknya, saat ditanya mengenai pemain-pemain bintang yang dihadapinya di lapangan, Vozinha mengaku tidak merasa gentar.
Ia juga mengungkapkan klub-klub favoritnya sejak lama.
"Saya penggemar Barcelona dan juga Arsenal. David Raya adalah kiper hebat. Rodri bermain untuk Manchester City, salah satu tim terbaik di dunia. Tetapi ketika pertandingan dimulai, kami melupakan semua itu."
Dengan performa yang ditunjukkannya melawan Spanyol, Vozinha mungkin tidak akan langsung bergabung dengan klub elite Eropa. Namun satu hal sudah pasti, namanya kini dikenal jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Di usia yang sudah menginjak 40 tahun, sang kiper veteran membuktikan bahwa mimpi besar tidak mengenal batas usia. Sebuah malam ajaib di Piala Dunia telah mengubah hidupnya selamanya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 17 September 2026 23:49Link Streaming Man City vs Norwich di Carabao Cup, 18 September 2026
-
Liga Eropa UEFA 17 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs NEC di Liga Europa, 18 September 2026
-
Liga Spanyol 17 September 2026 23:41Barcelona Hidupkan Minat pada Striker Timnas Inggris Ini
-
Liga Inggris 17 September 2026 21:16MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper dari Old Trafford!
-
Liga Spanyol 17 September 2026 21:04Demi Real Madrid dan Madridista, Kylian Mbappe Bertekad Menangkan Ballon d'Or 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 18 September 2026 12:34Link Streaming Arema FC vs Persik di Vidio 18 September 2026
-
Voli 18 September 2026 12:23Link Live Streaming Tim Voli Putri Indonesia vs Jepang di Asian Games 2026: Saksikan di Vidio
-
Liga Italia 18 September 2026 12:17Prediksi Roma vs Inter 19 September 2026
-
Liga Inggris 18 September 2026 11:09Prediksi Brighton vs Arsenal 19 September 2026
-
Bola Indonesia 18 September 2026 10:52RESMI: Arema FC Pulangkan Hanif Sjahbandi
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
SOROT
-
Liputan6 18 September 2026 11:37Botol Miras hingga Pungli di Kalijodo, Satpol PP dan Warga Perketat Pengawasan
-
Liputan6 18 September 2026 06:00Peringatan Keras Kepala BGN buat Kepala Dapur MBG
-
Liputan6 18 September 2026 05:01Pencarian Panjang 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal di Selat Sunda
-
Liputan6 18 September 2026 01:30Sudaryono Sebut Gangguan Kesehatan MBG Banyak Dipicu Makanan Rusak
-
Liputan6 18 September 2026 00:00Polri Tangani 219 Kasus Kebakaran Hutan, Tetapkan 162 Tersangka
-
Liputan6 17 September 2026 23:30BGN Ultimatum 1.200 Dapur MBG Tanpa SLHS: Perbaiki atau Ditutup
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2829042/original/035012300_1560596997-20190615-Keceriaan-Anak-Anak-Bermain-di-RPTRA-Kalijodo7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339812/original/045771000_1788429721-IMG_8477.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343868/original/065633000_1788923588-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_10.09.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340045/original/021523400_1788450922-IMG_8693.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351346/original/082715000_1789661598-IMG_3981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340027/original/072403100_1788447378-efac7633-b210-41f1-84cf-33caa6be2e9f.jpg)
