Pergantian Pemain, Rahasia Indonesia Raih Kemenangan
Editor Bolanet | 12 September 2013 22:56
- Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri mengakui permainan anak asuhnya saat meladeni Myanmar sempat kacau. Baginya, pergantian pemain yang dilakukannya menjadi penyelamat dari kebangkitan sang lawan.
Dalam konferensi pers usai pertandingan Indra menjelaskan dua gol di menit-menit awal dari Evan Dimas dan Putu Gede Juti Antara sempat membuat anak asuhnya jemawa. Kami memulainya dengan bagus dan anak-anak sempat di atas angin, kata Indra.
Karena ada kesalahan sedikit, dan dalam hitungan detik mereka bisa membalas, anak-anak jadi kacau. Itulah kenapa saya memasukkan Okto (Paolo Oktovianus Sitanggang) untuk menggantikan Al Qomar (Tehupelasury), jelas eks pemain PSP Padang di era perserikatan ini.
Indra menerangkan kalau rotasi pemain juga lah yang menyelamatkan Indonesia dari hasil imbang terutama di babak kedua. Myanmar yang mendominasi jalannya laga usai dari kamar ganti membuat permainan skuat Garuda Jaya kembali limbung.
Dari statistik yang saya terima, anak-anak banyak salah passing di babak kedua. Saya tarik Evan dan Maldini juga untuk menyelamatkan tim. Sedikit disayangkan Dinan (Yahdian Javier) tidak dalam performa terbaiknya, tutup Indra.[initial]
BACA JUGA
(fjr/dzi)
Dalam konferensi pers usai pertandingan Indra menjelaskan dua gol di menit-menit awal dari Evan Dimas dan Putu Gede Juti Antara sempat membuat anak asuhnya jemawa. Kami memulainya dengan bagus dan anak-anak sempat di atas angin, kata Indra.
Karena ada kesalahan sedikit, dan dalam hitungan detik mereka bisa membalas, anak-anak jadi kacau. Itulah kenapa saya memasukkan Okto (Paolo Oktovianus Sitanggang) untuk menggantikan Al Qomar (Tehupelasury), jelas eks pemain PSP Padang di era perserikatan ini.
Indra menerangkan kalau rotasi pemain juga lah yang menyelamatkan Indonesia dari hasil imbang terutama di babak kedua. Myanmar yang mendominasi jalannya laga usai dari kamar ganti membuat permainan skuat Garuda Jaya kembali limbung.
Dari statistik yang saya terima, anak-anak banyak salah passing di babak kedua. Saya tarik Evan dan Maldini juga untuk menyelamatkan tim. Sedikit disayangkan Dinan (Yahdian Javier) tidak dalam performa terbaiknya, tutup Indra.[initial]
BACA JUGA
(fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









