Persaingan Kiper di Timnas U-19 Dinilai Kurang Ketat
Editor Bolanet | 2 Juli 2014 15:07
- Persaingan kurang ketat terjadi pada posisi penjaga gawang Timnas Indonesia U-19. Pandangan tersebut disampaikan pelatih kiper Timnas U-19, Jarot Supriyadi.
Pasalnya, Garuda Jaya kini hanya diperkuat tiga pemain di bawah mistar gawang. Mereka yakni Ravi Murdianto, Awan Seto, dan Diky Indrayana.
Harus ada persaingan positif untuk memperebutkan posisi penjaga gawang yang akan kami daftarkan ke Piala Asia U-19. Sejak Rully Desrian dikembalikan ke klub, kami belum menemukan atau memanggil pemain lainnya, terang Jarot.
Sejak awal, saya ingin ada empat penjaga gawang yang tergabung dalam pemusatan latihan, sambungnya.
Peluang mendatangkan pemain baru, khususnya pada posisi penjaga gawang untuk diseleksi di tim asuhan Indra Sjafri, memiliki sisi negatif dan positif.
Dipaparkan Jarot, dampak negatifnya yakni hanya akan mendaftarkan dua atau tiga penjaga gawang di Piala Asia U-19. Karena itu, persaingan yang hanya diikuti tiga pemain menjadi kurang kompetitif. Sedangkan tinjauan dari sisi positifnya, ketiga penjaga gawang tersebut mempunyai jam terbang yang ideal.
Mungkin, kami akan memanggil beberapa penjaga gawang untuk diseleksi. Mereka akan diberi kesempatan untuk bergabung dengan pemain lain sekitar seminggu hingga 10 hari. Meski begitu, rencananya belum dipastikan. Sebab, kita harus lihat keputusan Pelatih Indra Sjafri nanti, imbuhnya.
Jarot pun menginginkan Timnas U-19 dapat membawa empat penjaga gawang ketika berlaga di International Football Tournament U-20 of Alcudia (Cotif) di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang. [initial]
(esa/pra)
Pasalnya, Garuda Jaya kini hanya diperkuat tiga pemain di bawah mistar gawang. Mereka yakni Ravi Murdianto, Awan Seto, dan Diky Indrayana.
Harus ada persaingan positif untuk memperebutkan posisi penjaga gawang yang akan kami daftarkan ke Piala Asia U-19. Sejak Rully Desrian dikembalikan ke klub, kami belum menemukan atau memanggil pemain lainnya, terang Jarot.
Sejak awal, saya ingin ada empat penjaga gawang yang tergabung dalam pemusatan latihan, sambungnya.
Peluang mendatangkan pemain baru, khususnya pada posisi penjaga gawang untuk diseleksi di tim asuhan Indra Sjafri, memiliki sisi negatif dan positif.
Dipaparkan Jarot, dampak negatifnya yakni hanya akan mendaftarkan dua atau tiga penjaga gawang di Piala Asia U-19. Karena itu, persaingan yang hanya diikuti tiga pemain menjadi kurang kompetitif. Sedangkan tinjauan dari sisi positifnya, ketiga penjaga gawang tersebut mempunyai jam terbang yang ideal.
Mungkin, kami akan memanggil beberapa penjaga gawang untuk diseleksi. Mereka akan diberi kesempatan untuk bergabung dengan pemain lain sekitar seminggu hingga 10 hari. Meski begitu, rencananya belum dipastikan. Sebab, kita harus lihat keputusan Pelatih Indra Sjafri nanti, imbuhnya.
Jarot pun menginginkan Timnas U-19 dapat membawa empat penjaga gawang ketika berlaga di International Football Tournament U-20 of Alcudia (Cotif) di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang. [initial]
Jangan Lewatkan!
Tantang Timnas U-19, Dua Tim Jatim Serius Persiapkan Diri
Perbaiki Timnas U-19, Indra Sjafri Maksimalkan Uji Coba Tersisa
Indra Sjafri Tak Tertarik Panggil Pemain PON Jabar
Timnas U-19 Ditahan Imbang, Ini Evaluasi Indra Sjafri
Ilham Udin dan Al Qomar Liburan di Bandung
Indra Sjafri Berharap Lawan Uji Coba Bermain Mengandalkan Taktik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Austria: Yamal Siap Pimpin La Roja
Piala Dunia 2 Juli 2026, 15:47
-
Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
Lain Lain 2 Juli 2026, 15:24
-
Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah
Piala Dunia 2 Juli 2026, 13:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












