Plus dan Minus Timnas Indonesia U-18 Setelah Juara 3 Piala AFF U-18 2019
Gia Yuda Pradana | 21 Agustus 2019 10:36
Bola.net - Timnas Indonesia U-18 meraih peringkat 3 di Piala AFF U-18 2019. Garuda Muda mengalahkan Myanmar 5-0 dalam partai perebutan tempat ketiga.
Menempati peringkat ketiga tentu bukan hasil maksimal bagi Timnas Indonesia U-18. Sayang, Garuda Muda kalah 3-4 dari Malaysia pada babak semifinal Piala AFF U-18.
Kendati demikian, pelatih Fakhri Husaini tetap puas dengan prestasi Timnas Indonesia U-18. Hanya duduk sebagai tim terbaik ketiga, Garuda Muda tak berkecil hati.
"Pertama-tama saya tak lupa untuk mengucapkan syukur kepada yang maha kuasa, atas kemenangan yang menempatkan kami di posisi ketiga. Terima kasih juga untuk para pemain dan ofisial, saya bangga kepada pemain, mereka bukan hanya ingin bermain. Keinginan kuat mereka dalam turnamen ini untuk meraih sesuatu, setelah kalah dari Malaysia itu penting buat kami," kata Fakhri dinukil dari laman PSSI.
"Mereka tak ingin pulang dengan tangan kosong. Raihan peringkat tiga ini merupakan pencapaian yang sangat ingin mereka raih. Kemenangan merupakan jawaban dari tim ini karena kami memiliki potensi besar untuk masa depan sepak bola di Indonesia," imbuhnya.
Usai Piala AFF U-18, Timnas Indonesia U-18, yang kini berganti menjadi Timnas Indonesia U-19, telah dijadwalkan menghadapi beberapa agenda. Beberapa di antaranya ialah uji coba melawan Iran U-19 dan Kualifikasi Piala AFC U-19 2020.
Dilansir Bola.com, berikut rangkuman plus dan minus Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18.
Produktif (Plus)

Timnas Indonesia U-18 adalah peserta tersubur di Piala AFF U-18. Sepanjang turnamen, Garuda Muda mengumpulkan 28 gol.
Sejumlah 20 gol di antarnya tercipta pada babak penyisihan. Sementara delapan gol lainnya, lahir di babak semifinal dan tempat ketiga.
Timnas Indonesia U-18 juga mewakilkan Bagus Kahfi sebagai satu di antara tiga top scorer Piala AFF U-18. Bersama Dylan Ruiz-Diaz (Australia) dan Mouzinhi Barreto, Bagus menorehkan enam gol.
Temukan Talenta Baru (Plus)

Penampilan Beckham Putra Nugraha bersama Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 sangat impresif. Gelandang Persib Bandung itu mampu membukukan empat gol.
Beckham adalah andalan Fakhri Husaini di lini tengah. Datang sebagai debutan, pemain 17 tahun itu langsung menyegel tempat di posisi utama. Perannya sebagai pengatur serangan begitu vital.
Mochammad Supriadi Sentris (Minus)

Kualitas Mochammad Supriadi yang di atas rata-rata membuatnya memikul beban berat sebagai senjata utama Timnas Indonesia U-18. Pergerakan dan kecepatannya yang tak terhentikan seringkali mengelabui pemain lawan.
Namun, Timnas Indonesia U-18 butuh pelapis peladan untuk Supriadi saat ia cedera atau dijaga ketat. Contoh, ketika Garuda Muda kalah 3-4 dari Malaysia pada babak semifinal. Jebolan Timnas Indonesia U-16 itu tidak berkutik setelah dimatikan oleh pemain belakang Malaysia.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Wiwig Prayugi
Published: 21 Agustus 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Tahun Absen, Saddil Ramdani Punya Ambisi Besar di Timnas Indonesia
Tim Nasional 3 Juni 2026, 08:42
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















