Plus Minus Lini Depan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022
Gia Yuda Pradana | 11 Juli 2022 11:59
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022 dari penyisihan Grup A. Lini depan pasukan Shin Tae-yong cukup menarik perhatian. Ada kelebihan, tetapi juga ada kekurangannya.
Timnas Indonesia U-19 sejatinya berhasil membantai Myanmar 5-1 pada matchday terakhir. Namun, hasil seri 1-1 di laga Vietnam vs Thailand harus membuat langkah mereka terhenti.
Vietnam dan Thailand lolos sebagai juara dan runner-up Grup A, sedangkan Indonesia finis peringkat tiga. Ketiga tim ini sama-sama finis dengan 11 poin, tapi Indonesia kalah head-to-head.
Ada beberapa catatan mengenai performa lini depan Timnas Indonesia U-19. Berikut ulasannya.
Superior Melawan Tim yang Relatif Lebih Lemah

Timnas Indonesia U-19 memang menjadi tim paling produktif di penyisihan grup dengan torehan 17 gol. Namun, torehan itu dibuat saat menghadapi tim-tim 'lemah'.
Brunei Darussalam, Filipina, dan Myanmar sudah lama dikenal sebagai lumbung gol bagi lawan-lawan mereka.
Akan tetapi, saat menghadapi Thailand dan Vietnam, Garuda Nusantara terlihat masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Mereka sama sekali tak bisa berkutik dengan pengawalan berlapis pemain bertahan lawan. Dua laga itu semuanya berkesudahan 0-0.
Ketika tampil di Piala Dunia U-20 nanti, Indonesia akan menghadapi tim yang memiliki dua hingga tiga level di atas mereka. Bermain efisien dan efektif jadi sebuah keharusan jika mereka ingin berbicara lebih banyak di pentas tertinggi internasional.
Rabbani Tasnim Bisa Jadi Andalan

Hokky Caraka dan Ronaldo Kwateh awalnya menjadi tumpuan Shin Tae-yong di kejuaraan ini. Akan tetapi, rotasi pemain yang dilakukan di pertandingan keempat, ketika Timnas Indonesia U-19 menghadapi Filipina (8/7/2022) membuka jalan bagi Rabbani Tasnim.
Dalam laga tersebut, pemain muda Borneo FC Samarinda ini berhasil mencetak hattrick. Tak hanya itu, ia juga mampu menciptakan assist yang cukup cerdas untuk gol Alfriyanto Nico.
Tak heran bila ia kembali ditampilkan saat menghadapi Myanmar di laga pamungkas (10/7/2022). Kepercayaan itu kembali dibuktikan dengan satu gol meski ia hanya bermain selama 45 menit pertama.
Transformasi di Lini Depan

Timnas Indonesia U-19 kerap memulai pertandingan dengan skema tiga penyerang. Namun, dalam praktiknya, Garuda Nusantara terlihat mengandalkan dua pemain depan, terutama saat berada dalam transisi negatif.
Perubahan-perubahan itu cukup sering dilakukan di tengah pertandingan. Shin Tae-yong terlihat ingin menerapkan konsep yang berbeda menghadapi situasi di lapangan dan seberapa cair pemain dengan peralihan strategi itu.
Hanya saja, dalam beberapa momen mereka memang terlihat butuh penyelarasan. Namun, dengan apa yang ditampilkan saat ini, kita sepertinya bisa berharap banyak di Piala Dunia U-20 2023 mendatang.
Disadur dari: Bola.com/Wahyu Pratama/Benediktus Gerendo Pradigdo, 11 Juli 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Banjir Apresiasi buat Timnas Indonesia U-19: Perjuangan Kalian Luar Biasa, Tetap Semangat!
Perdebatan Panas Netizen soal Regulasi Penjegal Langkah Timnas Indonesia U-19
Catatan Pencapaian Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 setelah Juara 2013
Timnas Indonesia U-19: Tak Terkalahkan, Cetak 17 Gol, Tim Paling Produktif di Grup A
Memuji Pertahanan Timnas Indonesia U-19: Cuma Kebobolan 2, Sempat Clean Sheet 300 Menit!
Shin Tae-yong Ternyata Sempat Tidak Percaya Vietnam dan Thailand bakal 'Main Mata'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



