Plus Minus Timnas Indonesia Racikan Simon McMenemy kala Memukul Myanmar
Gia Yuda Pradana | 26 Maret 2019 09:27
Bola.net - - Timnas Indonesia memukul Myanmar 2-0 dalam laga uji coba internasional yang digelar di Stadion Mandalathiri, Mandalay, Senin (25/3). Laga resmi pertama Skuat Garuda bersama pelatih baru Simon McMenemy pun berakhir gemilang.
Indonesia membuka keunggulan lewat gol Greg Nwokolo di menit 41. Indonesia kemudian menggandakan keunggulan sekaligus menegaskan kemenangan melalui eksekusi penalti Ilija Spasojevic di menit 85.
Kemenangan atas Myanmar menjadi awal yang sangat baik bagi tim asuhan Simon McMenemy untuk mengarungi 2019, di mana sejumlah laga uji coba internasional yang berpengaruh kepada peringkat FIFA dan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 dan kualifikasi Piala Asia 2023 akan dijalani oleh Tim Garuda sepanjang 2019.
Seperti halnya sebuah laga pertama, pertandingan kontra Myanmar ini pun memperlihatkan plus dan minus Timnas Indonesia di bawah asuhan Simon McMenemy. Seperti dilansir Bola.com, berikut ulasan singkat tentang kelebihan dan kekurangan Tim Garuda dari pertandingan pertama mereka.
Scroll terus ke bawah.
Formasi Baru, Permainan Menyerang, Pertahanan Rapat
Bicara soal kelebihan yang diperlihatkan oleh Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy, kemenangan 2-0 bukan satu-satunya hal positif yang dimiliki oleh Tim Garuda. Secara permainan, tim yang menggabungkan pemain-pemain senior dan muda yang terpadu baik di dalam lapangan, memperlihatkan permainan yang bagus.
Bahkan yang menarik adalah para pemain mampu beradaptasi dengan baik jika melihat formasi yang digunakan oleh Simon McMenemy. Pelatih asal Skotlandia itu sejak awal sudah menegaskan bakal menggunakan formasi 4-4-2 diamond dengan alternatif formasi 3-4-3, dan dalam pertandingan ini Simon McMenemy menerapkan formasi 3-4-3.
Hansamu Yama, Manahati Lestusen, dan Yanto Basna berada di lini pertahanan yang dibantu oleh Yustinus Pae dan Ruben Sanadi yang berada di masing-masing sisi sayap lini tengah. Evan Dimas dan Rizky Pellu menjadi gelandang yang berkonsentrasi di lini tengah.
Sementara itu, Greg Nwokolo, Stefano Lilipaly, dan Riko Simanjuntak, menjadi motor serangan yang sangat bagus bagi Tim Merah-Putih. Setelah beberapa kali mendapatkan peluang, Greg Nwokolo sukses mencetak gol pada menit ke-41 melalui kerja sama yang apik bersama Riko Simanjuntak dan Stefano Lilipaly.
Skema terjadinya gol pertama pun memperlihatkan betapa permainan menyerang yang diperlihatkan oleh Tim Garuda sangat baik dengan sejumlah variasi serangan.
Bahkan di babak kedua Novri Setiawan mampu memaksimalkan perannya sebagai sayap kiri dengan baik meski peluang-peluang yang didapatkan tak membuahkan hasil positif.
Di sisi lain, skema pertahanan dengan tiga pemain di satu garis lurus, Yanto Basna, Manahati Lestusen, dan Hansamu Yama, ternyata begitu rapat. Dengan bantuan Yustinus Pae dan Ruben Sanadi yang ikut turun membantu mengawal sisi sayap pertahanan tim, pertahanan Tim Garuda begitu rapat untuk ditembus lawan.
Penyelesaian Akhir Belum Optimal
Bicara mengenai kekurangan Timnas Indonesia di pertandingan pertama 2019, tentu tidak banyak yang bisa dibahas. Satu hal yang paling terlihat adalah begitu banyak peluang yang terbuang dalam pertandingan kontra Myanmar tersebut.
Serangan demi serangan sudah dibangun oleh Tim Garuda sejak menit awal pertandingan. Keberadaan Greg Nwokolo, Stefano Lilipaly, dan Riko Simanjuntak di lini depan yang didukung oleh umpan-umpan matang dari Rizky Pellu dan Evan Dimas dari lini tengah membuat tim tuan rumah harus bertahan mati-matian untuk lepas dari tekanan.
Sejumlah peluang emas pun didapatkan oleh Greg, Stefano, dan Riko di babak pertama. Namun, peluang-peluang tersebut harus terbuang sia-sia karena tembakan yang tidak akurat atau pun terlalu lemah hingga membuat kiper Myanmar dengan mudah menghalau.
Berusaha membuat perubahan di babak kedua dengan memasukkan Ilija Spasojevic, Novri Setiawan, dan juga Febri Hariyadi, permainan Tim Garuda memang sedikit berbeda.
Namun, tak semua peluang bisa dioptimalkan menjadi gol. Gol tambahan pun tercipta melalui titik putih dari eksekusi Spasojevic.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





