Profil Alexandre Polking, Pelatih Thailand di Piala AFF 2020 yang Putus Rekor 5 Tahun Vietnam
Dimas Ardi Prasetya | 27 Desember 2021 23:55
Bola.net - Kesuksesan Timnas Thailand menaklukkan Vietnam dan melaju ke final Piala AFF 2020 tak lepas dari polesan tangan dingin pelatihnya, Alexandre Polking.
Teerasil Dangda dkk. melewati semua pertandingan sejak fase grup hingga semifinal Piala AFF 2020 tanpa kekalahan. Thailand bahkan mencatatkan rekor 100 persen alias menyapu bersih semua laga tanpa kekalahan.
Thailand juga masih menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit. Anak asuh Alexandre Polking itu baru satu kali memungut bola dari jala gawangnya, yakni saat berhadapan dengan Filipina, di mana mereka menang 2-1.
Alexandre Polking dan tim Thailand mencetak sejarah dengan menjadi tim ASEAN pertama yang merubuhkan rekor tanpa kekalahan Vietnam selama 5 tahun, yakni sebagai tim yang tak pernah kalah saat meladeni negara Asia Tenggara.
Mano, sapaan akrab Alexandre Polking, kini akan berhadapan dengan Timnas Indonesia pada laga pemungkas Piala AFF 2020. Mampukah ia mencetak sejarah lagi?
Melatih Thailand Baru Tiga Bulan
Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) mengangkat Alexandre Polking sebagai pelatih pada akhir September 2021. Namun, selain dibekali dengan komposisi pemain yang matang, ia sanggup membawa tim berjulukan Gajah Perang itu mentas di final Piala AFF 2020.
Namun demikian, pengetahuannya tentang sepak bola di Thailand cukup matang. Sebab, ia sudah menetap di sana sejak 2012, tepatnya ketika menjadi asisten bagi Winfried Schafer.
Sebelumnya, masih sebagai asisten pelatih Schafer, ia berkarier di Al Ain dan FK Baku.
Setelah itu, dinukil dari Transfermarkt, Mano menjajal karier kepelatihan bersama Thailand U-23, lalu Army United FC. Pede dengan kualitas manajerialnya, pelatih berdarah Brasil-Jerman itu pindah ke Suphanburi FC.
Kariernya di Suphanburi tak berjalan lama. Pada 2014, ia menerima pinangan Bangkok United hingga 2020. Selepas itu baru ia memberanikan diri pindah ke Vietnam, tepatnya di Ho Chi Minh City FC, sebelum memutuskan untuk menangani Timnas Thailand.
Karier Bermain
Mano, kini 45 tahun, bukan sosok yang terkenal saat menjalani kariernya sebagai pemain. Ia lebih sering menghabiskan masa bermainnya di divisi bawah Liga Jerman, seperti VfB Fichte Bielefeld, Arminia Bielefeld, hingga SV Darmstadt 98.
Tertantang untuk menjajal liga di negara lain, ia pindah menuju Siprus dan bergabung dengan Olympiacos Nicosia dan Olympiacos Nicosia.
Pada 2008, Mano memutuskan gantung sepatu dan menerima ajakan Schafer sebagai asisten pelatih di Al Ain. Dengan modal ilmu kepelatihan yang cukup, setidaknya di level Asia, pada 2021 ia memberanikan diri membesut Timnas Thailand.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Gregah Nurikhsani
Published: 27/12/2021
Jangan Lewatkan:
Rekor 'Monster' Thailand di Final Piala AFF: 8 Main, 5 Juara!
Statistik 2 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sepanjang Piala AFF 2020: Tak Beri Kontribusi Banya
Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Marah Besar dan Ancam Coret Asnawi dari Timnas Indonesia, Ada Apa?
Timnas Indonesia Siap Tempur Jelang Leg Pertama Final Piala AFF 2020 Kontra Thailand
Intip Aksi-aksi Menarik dari Shin Tae-yong yuk, Juggling Hingga Berkomedi
Menpora: Ayo Dukung Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2020!
Fakta Statistik Kiper Timnas Indonesia dan Thailand Hingga Sukses ke Final Piala AFF 2020
Jelang Final Piala AFF 2020, Gelandang Thailand Akui Kehebatan Timnas Indonesia
WAGs Piala AFF 2020: Belle Widdows, Pacar Cantik Bek Blasteran Thailand
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
Liga Spanyol 3 September 2026, 13:45
-
Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
Tim Nasional 3 September 2026, 10:52
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
Tim Nasional 3 September 2026, 10:47
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
Tim Nasional 3 September 2026, 10:37
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


