Profil Tony Popovic: Mantan Bek Tangguh Liga Inggris yang Kini Jadi Pelatih Timnas Australia
Fitri Apriani | 11 Maret 2025 11:35
Bola.net - Tony Popovic, lahir di Sydney, Australia pada 4 Juli 1973, adalah sosok yang dikenal sebagai mantan pemain sepak bola dan kini menjabat sebagai pelatih Timnas Australia. Kariernya sebagai bek tengah yang tangguh dimulai di Sydney United, sebelum ia melanjutkan perjalanan kariernya ke Sanfrecce Hiroshima di Jepang pada 1996. Selama lima tahun berkarier di Liga Jepang, ia berhasil mencatatkan 100 penampilan dan mencetak 16 gol, sebuah prestasi yang cukup mengesankan untuk seorang bek.
Popovic juga memiliki perjalanan yang cemerlang bersama Timnas Australia, di mana ia mengumpulkan 58 caps antara 1995 hingga 2006 dan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2006. Setelah pensiun dari dunia sepak bola, ia beralih ke dunia kepelatihan dan menjabat sebagai asisten pelatih di Sydney FC dan Crystal Palace. Pada 23 September 2024, Popovic resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Australia, menggantikan Graham Arnold, dengan kontrak yang berlaku hingga 31 Juli 2026.
Dalam perannya sebagai pelatih, Popovic dikenal dengan formasi 4-2-3-1 dan memiliki rata-rata masa jabatan selama 2,14 tahun. Penunjukannya disambut dengan harapan besar untuk membawa perubahan dan meningkatkan performa tim. Ia berambisi untuk memberikan energi baru dan berusaha keras agar Australia lolos ke Piala Dunia 2026, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan.
Perjalanan Karier Sepak Bola Tony Popovic
Karier sepak bola Tony Popovic dimulai di Sydney United sebelum ia melanjutkan petualangan ke Jepang. Di Sanfrecce Hiroshima, ia tidak hanya menjadi bek yang solid, tetapi juga berkontribusi dengan mencetak gol. Setelah itu, ia memperkuat Crystal Palace di Liga Inggris selama lima tahun, di mana ia tampil dalam 141 pertandingan dan mencetak delapan gol.
Di Timnas Australia, Popovic menjadi andalan di lini pertahanan, terutama saat tampil di Piala Dunia 2006. Perjuangannya di lapangan menjadikannya salah satu bek yang dihormati, meskipun tidak ada detail spesifik mengenai kehebatannya di Liga Inggris. Namun, ia sering dibandingkan dengan bek-bek tangguh lainnya seperti John Terry dan Rio Ferdinand.
Setelah pensiun, Popovic tidak hanya berdiam diri. Ia segera merambah dunia kepelatihan dengan melatih beberapa klub, termasuk Melbourne Victory dan Perth Glory. Bersama klub-klub tersebut, ia berhasil meraih beberapa gelar bergengsi, termasuk AFC Champions League dan Australia Cup.
Menjadi Pelatih Timnas Australia
Setelah menggantikan Graham Arnold, Tony Popovic langsung memimpin Timnas Australia dalam empat pertandingan. Dalam periode ini, Australia mencatatkan satu kemenangan melawan China dan tiga hasil imbang melawan Jepang, Arab Saudi, dan Bahrain. Rekor ini menunjukkan bahwa Popovic belum merasakan kekalahan.
Menjelang pertandingan penting melawan Timnas Indonesia pada 20 Maret 2025, Popovic optimis meskipun timnya menghadapi cedera beberapa pemain kunci. Ia menganggap laga tersebut sangat penting, terutama karena kedua tim bersaing di Grup C babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Popovic juga menyadari pentingnya memperhatikan tim-tim lawan seperti China dan Indonesia, serta tidak menganggap remeh setiap pertandingan. Ia bertekad untuk membawa Australia meraih kemenangan dan meningkatkan performa tim, meskipun tantangan di depan mata cukup berat.
Persaingan dengan Patrick Kluivert
Menariknya, Tony Popovic dan Patrick Kluivert pernah bersaing di Liga Inggris pada musim 2004/2005. Saat itu, Popovic memperkuat Crystal Palace dan Kluivert bermain untuk Newcastle United. Dalam duel tersebut, Kluivert mencetak gol yang membawa Newcastle meraih kemenangan atas Crystal Palace.
Meski Kluivert kini menjadi pelatih Timnas Indonesia, Popovic tetap memandang tinggi sosoknya. Ia mengakui bahwa meskipun Kluivert memiliki pengalaman terbatas dalam kepelatihan, kualitasnya sebagai mantan pemain hebat tetap diakui. Popovic berharap dapat mempelajari strategi Kluivert menjelang pertemuan mereka di lapangan.
Popovic juga mengungkapkan bahwa meskipun ia memiliki sedikit informasi mengenai strategi Kluivert, ia akan menganalisis permainan tim Indonesia dengan seksama. Ia menyadari bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan beradaptasi.
Dengan segala pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, Tony Popovic siap membawa Timnas Australia meraih kesuksesan. Ia bertekad untuk memberikan yang terbaik dan tidak akan membiarkan tantangan menghalangi ambisinya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Ingin Pertahankan Rashford, tapi Ogah Bayar Mahal
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 08:26
-
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 17:47
-
BRI Super League: Laga Arema FC vs Persik Menyisakan Rasa Pahit buat Macan Putih
Bola Indonesia 12 Januari 2026, 16:51
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











