PSSI Belum Menerima Surat Resmi FIFA terkait Hukuman Tanpa Penonton dan Denda Rp2,8 Miliar
Serafin Unus Pasi | 8 Januari 2020 19:33
Bola.net - PSSI belum menerima surat resmi dari FIFA terkait hukuman tanpa penonton, denda Rp 2,8 miliar, dan teguran. Padahal, FIFA telah merilis sanksi tersebut melalui situsnya.
"Besok saya rapatkan dulu untuk langkah yang akan kami ambil terkait hukuman ini," ujar Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Cucu Somantri.
PSSI dihukum FIFA karena perilaku suporter saat melawan Malaysia pada partai kelima Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 19 November 2019. FIFA menganggap pendukung tim tamu tidak dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan dan menyalakan serta melempar kembang api plus melakukan perusakan.
Buntutnya, satu pertandingan Timnas Indonesia dilarang dihadiri oleh penonton dan jatuh denda sebesar 200 ribu frenc Swiss alias Rp 2,8 miliar. Ketika dikonfirmasi mengenai denda uang yang dijatuhkan oleh FIFA, Cucu belum dapat memastikan.
"Besok saya akan tanya dulu, karena belum ada surat resmi dari FIFA tentang hal itu," kata Cucu.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Denda Kedua
Timnas Indonesia dijerat dua pasal sekaligus. Pasal 12 dan 16 karena perilaku suporter dan keterlambatan pemain serta ofisial yang menyebabkan waktu kick off tertunda.
Denda ini merupakan yang kedua bagi Timnas Indonesia. Yang pertama ketika menghadapi Malaysia pada partai pertama Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 5 September lalu. Kala itu, FIFA menjatuhkan sanksi 45 frenc Swiss atau setara dengan Rp 643 juta.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








