PSSI Tak Punya Dana untuk Tunjuk Kembali Luis Milla Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Dimas Ardi Prasetya | 13 September 2019 01:14
Bola.net - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Harian PSSI, Gusti Randa, menegaskan federasi saat ini tidak punya uang untuk menunjuk Luis Milla kembali menangani Timnas Indonesia.
Nama arsitek asal Spanyol itu belakangan ini mulai ramai diperbincangkan lagi. Hal tersebut tak lepas dari rentetan kekalahan Timnas Indonesia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Milla dinilai pas menggantikan Simon McMenemy sebagai pelatih bagi Andritany Ardhiyasa dkk. Sebab sebelumnya banyak yang meragukan kapasitas McMenemy setelah Timnas Indonesia kalah 2-3 dan 0-3 dari Malaysia serta Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Beberapa nama sempat dimunculkan sebagai pengganti pelatih asal Skotlandia itu. Selain Luis Milla, ada juga nama Rahmad Darmawan.
Mustahil
Namun sebelum nama Luis Milla makin ramai diperbincangkan, PSSI langsung memberikan pernyataan tegas. Melalui Gusti Randa, federasi mengatakan saat ini mustahil untuk menunjuk kembali mantan pemain Barcelona dan Real Madrid tersebut.
"Uangnya tak ada. Jangan, nanti kami PHP (pemberi harapan palsu)," tegas Gusti Randa di Garuda Cafe, SUGBK, Kamis (12/9/2019).
"Ini sudah masuk tahapan-tahapan krusial. Saya kira, harus berbicara apa adanya," terangnya.
Dengarkan Aspirasi Suporter
Gusti Randa mengatakan PSSI mendengar aspirasi banyak pihak yang ingin Timnas Indonesia kembali dilatih oleh Luis Milla. Namun, ia malah berbalik tanya. Siapa pihak yang sanggup membayar gaji nakhoda tim berusia 53 tahun itu?
"Jadi, kalau misalnya ada yang mengatakan, kembalikan Luis Milla, itu saya kira 100 persen masyarakat Indonesia inginnya begitu," serunya.
"Tapi, pertanyaannya, yang mau bayar siapa? Nah, bukan berarti tidak mungkin juga. Di Indonesia, apa sih yang tak mungkin. Tiba-tiba bisa. Nanti tergantung keputusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI juga," tandasnya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Aning Jati
Published: 12 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








