Rapor Mewah 2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Raja Save, Jay Idzes 10 Besar Tekel Terbanyak
Ari Prayoga | 3 Maret 2026 22:29
Bola.net - Sorotan pendukung Timnas Indonesia musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Skuad Garuda, tetapi juga pada performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di tengah ketatnya persaingan Serie A, dua nama dari Timnas Indonesia mencuri perhatian lewat kontribusi signifikan bersama klub masing-masing: Emil Audero dan Jay Idzes.
Emil Audero menjelma menjadi sosok sentral di bawah mistar gawang Cremonese. Di saat timnya kerap berada dalam tekanan, kiper berusia 29 tahun itu justru tampil konsisten dan sibuk mengamankan lini pertahanan. Statistik penyelamatan yang ia torehkan menjadi bukti nyata bahwa perannya tak sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting dalam perjuangan tim bertahan di papan bawah.
Di sisi lain, Jay Idzes menunjukkan kelasnya sebagai bek modern bersama Sassuolo. Bermain hampir di seluruh pertandingan musim ini, ia menjelma menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan. Kepercayaan pelatih dibayar lunas lewat performa stabil yang membantu Sassuolo bersaing di papan tengah dan bahkan membuka peluang menembus zona Eropa.
Menariknya, kontribusi keduanya hadir dalam konteks berbeda. Audero harus berjibaku hampir di setiap laga menghadapi gempuran lawan, sementara Idzes tampil sebagai pengatur ritme pertahanan dalam tim yang mulai menemukan konsistensi permainan. Dua peran berbeda, namun sama-sama krusial dalam dinamika kompetisi kasta tertinggi Italia.
Performa impresif Audero dan Idzes bukan hanya soal angka statistik, tetapi juga simbol perkembangan pemain Indonesia di level tertinggi sepak bola Eropa. Konsistensi mereka di Serie A menjadi pesan kuat bahwa talenta Tanah Air mampu bersaing, bertahan, dan bahkan menjadi pembeda di panggung besar.
Catatan Apik Emil Audero

Emil Audero tampil sebagai salah satu figur paling sibuk di Serie A musim ini. Hingga pekan ke-27, kiper berusia 29 tahun tersebut tercatat sebagai pemain dengan jumlah penyelamatan terbanyak di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Berdasarkan data WhoScored, Audero sudah membukukan 99 penyelamatan dari 23 penampilan bersama Cremonese.
Catatan itu menempatkannya di posisi teratas, unggul tipis atas kiper Sassuolo, Arijanet Muric, yang mengoleksi 97 penyelamatan dari 26 laga.
Tetap Bersinar Meski Tim Tertekan

Dua pertandingan terakhir menjadi gambaran jelas bagaimana musim Cremonese berjalan. Mereka takluk 0-3 dari AS Roma dan kemudian kalah 0-2 dari AC Milan. Dalam dua laga tersebut, gawang Audero memang kebobolan lima kali.
Namun, angka kebobolan itu tak sepenuhnya mencerminkan performanya. Saat menghadapi Roma, Audero melakukan dua penyelamatan krusial yang mencegah skor menjadi lebih telak. Sementara ketika berjumpa Milan, tekanan meningkat drastis. Ia dipaksa bekerja ekstra dan mencatatkan empat penyelamatan, termasuk menggagalkan peluang emas dari jarak dekat.
Situasi tersebut menjadi potret konsisten sepanjang musim: Audero hampir tak pernah benar-benar “beristirahat” di bawah mistar. Ia berkali-kali dipaksa berjibaku menghadapi gelombang serangan lawan
Kontribusi Audero tak sekadar soal statistik individu. Meski Cremonese saat ini masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen, lini pertahanan mereka relatif lebih solid dibanding beberapa tim di atasnya.
Cremonese baru kebobolan 38 gol hingga pekan ke-27. Jumlah itu bahkan lebih baik dibanding Torino yang berada di posisi ke-14 dengan 47 kali kebobolan.
Jay Idzes Tembok Kokoh Sassuolo

Di sisi lain, Jay Idzes terus menunjukkan konsistensi impresif bersama Sassuolo. Hingga pekan ke-27, performa solidnya di lini belakang turut mengantar Sassuolo bertengger di peringkat kesembilan klasemen sementara.
Musim ini menjadi panggung pembuktian bagi Idzes. Dari total 27 pertandingan yang telah dijalani Sassuolo, pemain berusia 25 tahun tersebut tampil dalam 26 laga. Ia hanya sekali absen, itupun karena statusnya sebagai pemain anyar di awal musim.
Sejak menjalani debut saat menghadapi Cremonese pada 29 Agustus 2025, Idzes langsung merebut tempat utama di jantung pertahanan. Kepercayaan pelatih pun terbayar lunas lewat kontribusi konsisten yang ia tunjukkan dari pekan ke pekan.
Tembus 10 Besar Bek dengan Clearance Terbanyak

Berdasarkan data FootMob, Idzes telah mencatatkan 140 clearance atau sapuan bersih sepanjang musim ini. Catatan tersebut menempatkannya dalam 10 besar bek Serie A dengan jumlah sapuan terbanyak.
Tak hanya piawai menghalau bola, Idzes juga efektif dalam duel satu lawan satu. Ia membukukan 21 tekel sukses dan 34 intersep, menunjukkan kemampuannya membaca arah permainan serta memutus serangan lawan sebelum berkembang menjadi ancaman serius.
Statistik tersebut mempertegas perannya sebagai palang pintu utama di lini belakang Sassuolo.
Kokohnya pertahanan Sassuolo musim ini tak lepas dari kolaborasi Idzes dengan Tarik Muharemović. Duet keduanya menjadi salah satu kombinasi bek tengah paling stabil di Serie A.
Dari 27 pertandingan, Sassuolo baru kebobolan 36 gol, angka yang cukup kompetitif untuk tim papan tengah. Stabilitas ini menjadi fondasi penting bagi tim dalam meraih hasil positif, terutama saat menghadapi klub-klub besar.
Putaran Kedua Makin Garang

Memasuki putaran kedua musim, performa Sassuolo justru semakin meningkat. Dalam enam pertandingan terakhir, mereka mengumpulkan 15 poin dari lima kemenangan dan hanya sekali menelan kekalahan.
Tren positif ini mengindikasikan bahwa tim mulai menemukan ritme terbaiknya. Jika konsistensi tersebut mampu dipertahankan, bukan tak mungkin Sassuolo dapat merangsek lebih tinggi dan bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa.
Bagi Jay Idzes, musim ini menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing dan menjadi andalan di salah satu liga terbaik Eropa. Konsistensinya di Serie A tak hanya membanggakan publik Tanah Air, tetapi juga mempertegas kualitasnya sebagai bek kelas internasional.
Klasemen Serie A 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Copa del Rey Pekan Ini, 4-5 Maret 2026
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 20:54
-
Jadwal Semifinal Coppa Italia Pekan Ini Live di ANTV, 4-5 Maret 2026
Liga Italia 3 Maret 2026, 20:26
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Como vs Inter, Coppa Italia 4 Maret 2026
Liga Italia 3 Maret 2026, 23:30
-
Jadwal Semifinal Copa del Rey Pekan Ini, 4-5 Maret 2026
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 20:54
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs PSIM 4 Maret 2026
Bola Indonesia 3 Maret 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24














