Rapor Pemain Timnas Indonesia U-19 Saat Imbang Lawan Thailand: Cahya Supriadi Ngeri, Lainnya Bagaimana?
Ari Prayoga | 6 Juli 2022 23:55
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 bermain imbang 0-0 melawan Thailand dalam partai ketiga Grup A Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabagha, Rabu (6/7/2022) malam WIB.
Sebenarnya Timnas Indonesia U-19 tampil menjanjikan di babak pertama. Mereka menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang. Ronaldo Kwateh, Ferdiansyah Cecep dan Mikael Tata sempat mengancam gawang Thailand.
Sayangnya, kondisi berbalik setelah kapten Timnas Indonesia U-19, Marselino Ferdinan mengalami cedera. Pemain asal Persebaya Surabaya ini harus ditarik keluar di pengujung babak pertama.
Kacau di Babak Kedua

Alhasil skema permainan Timnas Indonesia U-19 kacau di babak kedua. Justru Thailand yang bermain lebih menekan. Beruntung hasil imbang 0-0 bertahan hingga laga usai.
Berikut rapor pemain Timas Indonesia U-19 saat bermain imbang lawan Thailand versi Bola.net.
Kiper

Cahya Supriadi: 7,5
Di babak pertama, gawang Indonesia tak banyak dapat tekanan. Namun beda cerita pada babak kedua. Cahya Supriadi total melakkan 5 penyelamatan di laga ini.
Penyelamatan yang paling krusial terjadi di menit 74, ketika dia berhasil menepis tembakan Seksan Ratree yang sudah man to man dengannya.
Belakang

Kakang Rudianto: 7
Bek kanan ini tampil apik di babak pertama. Dia rajin membantu serangan dan mengirimkan crossing ke pertahanan Thailand. Namun babak kedua dia seperti kehabisan tenaga karena Thailand banyak memberi tekanan.
Dimas Juliono: 6,5
Permainannya tergolong lumayan. Babak pertama dia turun sebagai stoper. Namun babak kedua, ketika Marselino cedera, dia dorong sebagai gelandang jangkar. Namun dia agak keteteran meladeni Thailand yang lebih agresif di babak kedua. Sehingga Dimas sempat diganjar kartu kuning di menit 71.
Ahmad Rusadi: 6,5
Babak kedua, dia beberapa kali kehilangan bola saat dapat pressure dari pemain Thailand. Agak mengkhawatirkan karena Rusadi juga mulai kelelahan. Namun di babak pertama dia tampil lumayan.
Marcell Januar: 7
Bek satu ini tampil tenang sejak menit awal. Bahkan pengujung babak kedua dia masih berani melewati pressing pemain depan Thailand. Dia cukup bagus meredam barisan penyerang lawan.
Mikael Tata: 6,5
Tampil agresif tapi beberapa kehilangan bola. Mikael banyak membantu serangan di babak pertama. Dia sempat dapat peluang lewat tendangan jarak jauh. Namun babak kedua permainannya menurun.
Tengah

Ferdiansyah Cecep: 6,5
Cukup impresif di babak pertama. Fediansyah sempat dapat peluang emas menit 23. Dia dapat bola liar didalam kotak penalti. Sayang tembakannya menyamping. Di babak kedua, dia ditarik keluar demi menambah daya serang.
Marselino Ferdinan: 6,5
Perannya sangat sentral bagi Timnas Indonesia U-19. Sebagai kapten sekaligus pengatur serangan. Di babak pertama, dia membuat Indonesia menguasai lini tengah dan membuat Thailand tertekan. Sayang, di pengujung babak pertama dia mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Performa Indonesia menurun ketika Marselino diganti.
Arkhan Fikri: 6,5
Babak pertama dia bermain rapi bersama Marselino. Tapi saat tandemnya keluar, babak kedua peran Arkhan jarang terlihat.
Depan

Hokky Caraka: 6,5
Di laga ini Hokky tak banyak dapat kesempatan melakukan eksekusi ke gawang Thailand. Dia kesulitan lepas dari kawalan ketat pemain belakang Thailand.
Ronaldo Kwateh: 6,5
Striker lincah ini sempat membuat lini belakang Thailand kerepotan. Menit 9, dia punya peluang emas. Tapi tendangan lambungnya masih bisa diselamatkan kiper Thailang. Peran Ronaldo tak banyak terlihat di babak kedua.
Pemain Pengganti

Muhammad Ferarri: 6,5
Dia menggantikan Marselino di pengujung babak pertama. Tapi perannya jadi pemain belakang. Meski jadi defender, Ferarri punya kans mencetak gol di babak kedua. Namun tandukannya melambung.
Alfriyanto Nico Saputro: 6
Dia diharapkan bisa mempertajam serangan Indonesia. Namun aksinya di sayap kanan hanya sesekali terlihat.
Subhan Fajri: 6
Subhan menggantikan peran Mikael Tata di pengujung laga. Namun, dia tak banyak memberi perubahan situasi di lapangan.
Razzaa Fachrezi: 6
Sama seperti Subah, dia tidak bisa mengubah situasi di lapangan. Lantaran Razzaa tidak punya cukup waktu untuk memperlihatkan permainan terbaiknya.
Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan, Aryo Atmaja) 6 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 22 Maret 2026, 06:45
LATEST UPDATE
-
Kalah Lagi, Chelsea Memang Tidak Punya Pemimpin di Lapangan
Liga Inggris 22 Maret 2026, 18:45
-
Catatan El Derbi Madrileno: Siapa Penguasa Kota Madrid Sesungguhnya?
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 17:36
-
Tantang Atletico Madrid, 2 Bintang Real Madrid Siap Beraksi
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 14:17
-
Gagal Bekuk Sassuolo, Penyelesaian Akhir Juventus Jadi Sorotan
Liga Italia 22 Maret 2026, 11:30
-
Juventus Ditahan Imbang Sassuolo, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Maret 2026, 10:52
-
Bekuk Torino, Bos AC Milan Sujud Syukur: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Italia 22 Maret 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28











