RD Nilai Permainan Arab Saudi Mirip Spanyol
Editor Bolanet | 22 Maret 2013 16:09
- Pelatih sementara tim nasional Indonesia, Rahmad Darmawan, mengaku sudah mengetahui gaya permainan Arab Saudi yang akan menjadi lawan dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (23/3). Menurut RD, pola permainan Timnas Arab Saudi sudah bertransformasi hingga mirip dengan pola permainan Timnas Spanyol.
Dahulu, Arab bermain long-long passing dari belakang langsung ke depan. Namun, pola tersebut sekarang sudah ditinggalkan dan bertransformasi ke cara bermain Timnas Spanyol. Hal tersebutlah yang membuat kami tidak boleh lengah, ujar Rahmad Darmawan.
Dilanjutkannya, hal tersebut tidak lepas dari keberadaan pelatih asal Spanyol, Juan Ramon Lopez Caro, yang kini menangani Arab Saudi. Dalam pandangan RD- sapaan Rahmad Darmawan- Lopez Caro merupakan salah satu pelatih yang berpengalaman.
Dikutip dari berbagai sumber, karier kepelatihan Lopez Caro mulai melonjak ketika menangani tim junior Real Mallorca pada 1999 hingga 2001. Pelatih berusia 49 tahun tersebut, kemudian dipercaya melatih tim Real Madrid junior atau Castilla pada 2001 hingga 2005.
Momen penting Lopez Caro di dunia kepelatihan terjadi pada 4 Desember 2005. Ketika itu, Lopez Caro ditunjuk sebagai tim utama Real Madrid menggantikan Vanderlei Luxemburgo yang dipecat. Setengah musim melatih Zinedine Zidane dan kawan-kawan, Lopez Caro berhasil membawa Madrid menempati peringkat kedua La Liga, di bawah Barcelona.
Setelah dilepas Madrid di akhir musim 2005/2006, Lopez Caro, terus berkarier di La Liga hingga 2008 bersama Racing Santander, Levante dan Celta Vigo. Pada 2008 hingga 2010, Lopez Caro dipercaya menangani timnas Spanyol U-21.
Pada musim kompetisi 2010, Lopez Caro menjadi pelatih dengan bayaran tertinggi dalam sejarah sepakbola Romania ketika dipinang Vaslui. Ketika itu, Lopez Caro mendapat bayaran €3,5 juta (setara Rp43 miliar) selama tiga musim.
Namun, Lopez Caro hanya bertahan satu musim di Vaslui. Pada Januari 2012, Federasi Sepakbola Arab Saudi (SAFF) merekrut Lopez Caro sebagai Direktur Teknik. Satu tahun kemudian, Lopez Caro menggantikan posisi Frank Rijkaard yang gagal mengangkat prestasi Timnas Arab Saudi akibat tersingkir di kualifikasi Piala Teluk.
Di bawah penanganan Lopez Caro, Arab Saudi baru bermain dua kali. Debut Lopez Caro terjadi ketika Arab Saudi mengalahkan China 2-1 pada laga pertama Grup C Pra Piala Asia 2015. Minggu 17 Maret 2013 lalu, Arab Saudi sukses melumat Malaysia 4-1 sebagai persiapan jelang menghadapi Indonesia akhir pekan ini.
Sejauh ini, ada bebrapa pemain yang harus kami waspadai. Namun, saya lupa nama-namanya. Misalnya saja, nomor punggung 11 di posisi striker, gelandang kiri nomor punggung 11, lalu di posisi gelandang kanan nomor 15, 17 dan 18. Khusus untuk nomor punggung 15, 17 dan 15, mereka bagus dalam mengatur ritme permainan, tuntas RD. (esa/mac)
Dahulu, Arab bermain long-long passing dari belakang langsung ke depan. Namun, pola tersebut sekarang sudah ditinggalkan dan bertransformasi ke cara bermain Timnas Spanyol. Hal tersebutlah yang membuat kami tidak boleh lengah, ujar Rahmad Darmawan.
Dilanjutkannya, hal tersebut tidak lepas dari keberadaan pelatih asal Spanyol, Juan Ramon Lopez Caro, yang kini menangani Arab Saudi. Dalam pandangan RD- sapaan Rahmad Darmawan- Lopez Caro merupakan salah satu pelatih yang berpengalaman.
Dikutip dari berbagai sumber, karier kepelatihan Lopez Caro mulai melonjak ketika menangani tim junior Real Mallorca pada 1999 hingga 2001. Pelatih berusia 49 tahun tersebut, kemudian dipercaya melatih tim Real Madrid junior atau Castilla pada 2001 hingga 2005.
Momen penting Lopez Caro di dunia kepelatihan terjadi pada 4 Desember 2005. Ketika itu, Lopez Caro ditunjuk sebagai tim utama Real Madrid menggantikan Vanderlei Luxemburgo yang dipecat. Setengah musim melatih Zinedine Zidane dan kawan-kawan, Lopez Caro berhasil membawa Madrid menempati peringkat kedua La Liga, di bawah Barcelona.
Setelah dilepas Madrid di akhir musim 2005/2006, Lopez Caro, terus berkarier di La Liga hingga 2008 bersama Racing Santander, Levante dan Celta Vigo. Pada 2008 hingga 2010, Lopez Caro dipercaya menangani timnas Spanyol U-21.
Pada musim kompetisi 2010, Lopez Caro menjadi pelatih dengan bayaran tertinggi dalam sejarah sepakbola Romania ketika dipinang Vaslui. Ketika itu, Lopez Caro mendapat bayaran €3,5 juta (setara Rp43 miliar) selama tiga musim.
Namun, Lopez Caro hanya bertahan satu musim di Vaslui. Pada Januari 2012, Federasi Sepakbola Arab Saudi (SAFF) merekrut Lopez Caro sebagai Direktur Teknik. Satu tahun kemudian, Lopez Caro menggantikan posisi Frank Rijkaard yang gagal mengangkat prestasi Timnas Arab Saudi akibat tersingkir di kualifikasi Piala Teluk.
Di bawah penanganan Lopez Caro, Arab Saudi baru bermain dua kali. Debut Lopez Caro terjadi ketika Arab Saudi mengalahkan China 2-1 pada laga pertama Grup C Pra Piala Asia 2015. Minggu 17 Maret 2013 lalu, Arab Saudi sukses melumat Malaysia 4-1 sebagai persiapan jelang menghadapi Indonesia akhir pekan ini.
Sejauh ini, ada bebrapa pemain yang harus kami waspadai. Namun, saya lupa nama-namanya. Misalnya saja, nomor punggung 11 di posisi striker, gelandang kiri nomor punggung 11, lalu di posisi gelandang kanan nomor 15, 17 dan 18. Khusus untuk nomor punggung 15, 17 dan 15, mereka bagus dalam mengatur ritme permainan, tuntas RD. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Villarreal vs PSG di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:50
-
Tempat Menonton Barcelona vs Aston Villa di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Man Utd vs Roma di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:10
-
Tempat Menonton Feyenoord vs Inter Milan di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 23:30
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
-
Carlos Baleba Yakin Manchester United Bisa Bangkit dari Periode Sulit
Liga Champions 3 November 2026, 21:56
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
-
Live Streaming Man Utd vs Roma: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:27
-
Live Streaming Barcelona vs Aston Villa: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:24
-
Live Streaming Villarreal vs PSG: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:21
-
Live Streaming Atletico Madrid vs Bayern: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:18
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Lille: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



