RD Terus Mencoba Variasi di Lini Depan
Editor Bolanet | 13 November 2013 19:25
- Satu dari dua laga uji coba di Hong Kong telah dilalui tim nasional Indonesia U-23. Pada laga perdana, Garuda Muda meraih kemenangan dari Citizen FC dengan skor 3-0 di Po Kong Village Park-Turf Pitch, Hong Kong, Selasa (12/11).
Tiga gol kemenangan Indonesia, dicetak Andik Vermansyah pada menit ke-45, Ramdani Lestaluhu menit ke-48, dan Ferinando Pahabol menit ke-87. Laga berikutnya, menghadapi Sun Pegasus, Kamis (14/11).
Kami masih membutuhkan striker yang ideal. Karena itu, kami akan terus mencoba variasi di lini depan dan memaksimalkan potensi pemain yang ada, ujar pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
Pada laga lawan Citizen, Rahmad Darmawan memberikan catatan; skuadnya dianggap mengalami perkembangan positif. Misalnya saja, perbaikan dalam hal visi bermain para penyerang. Selain itu, variasi serangan yang lebih baik.
Dilanjutkan sosok kelahiran Metro, Lampung, 26 November 1966 tersebut, meski semua gol dicetak bukan melalui lini depan, namun tetap memberikan andil lantaran mampu melakukan pergerakan dan umpan.
Setelah mencoret Syamsir Alam, RD kontan mendatangkan Yandi Sofyan untuk mengisi barisan depan. Bahkan, pemain tengah seperti Fandi Eko Utomo dan pernah diotak-atik sebagai striker.
Saya tetap yakin bisa menemukan formula ideal di saat yang tepat. Pemain telah menunjukkan perkembangan, sekarang bagaimana pemain mengimplementasikan dalam pertandingan, pungkas mantan pelatih klub Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Sriwijaya FC tersebut. [initial]
(esa/hsw)
Tiga gol kemenangan Indonesia, dicetak Andik Vermansyah pada menit ke-45, Ramdani Lestaluhu menit ke-48, dan Ferinando Pahabol menit ke-87. Laga berikutnya, menghadapi Sun Pegasus, Kamis (14/11).
Kami masih membutuhkan striker yang ideal. Karena itu, kami akan terus mencoba variasi di lini depan dan memaksimalkan potensi pemain yang ada, ujar pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
Pada laga lawan Citizen, Rahmad Darmawan memberikan catatan; skuadnya dianggap mengalami perkembangan positif. Misalnya saja, perbaikan dalam hal visi bermain para penyerang. Selain itu, variasi serangan yang lebih baik.
Dilanjutkan sosok kelahiran Metro, Lampung, 26 November 1966 tersebut, meski semua gol dicetak bukan melalui lini depan, namun tetap memberikan andil lantaran mampu melakukan pergerakan dan umpan.
Setelah mencoret Syamsir Alam, RD kontan mendatangkan Yandi Sofyan untuk mengisi barisan depan. Bahkan, pemain tengah seperti Fandi Eko Utomo dan pernah diotak-atik sebagai striker.
Saya tetap yakin bisa menemukan formula ideal di saat yang tepat. Pemain telah menunjukkan perkembangan, sekarang bagaimana pemain mengimplementasikan dalam pertandingan, pungkas mantan pelatih klub Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Sriwijaya FC tersebut. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37


















