RD: Untuk Berkembang, Talenta Muda Perlu Kompetisi Berjenjang
Editor Bolanet | 23 Oktober 2013 20:00
- Rahmad Darmawan menyebut tidak ada jenjang antar kompetisi tingkatan usia di Indonesia. Pelatih Timnas U-23 ini juga menilai bahwa hal ini merupakan salah satu penyebab tak moncernya sebagian besar talenta muda Indonesia di level senior.
Banyak di antara pemain-pemain ini di level junior nampak punya talenta. Namun, ketika di senior tak terlihat lagi bakatnya, ujar Rahmad Darmawan, pada .
Salah satu penyebabnya, tak ada kompetisi berjenjang bagi mereka. Dari junior untuk masuk ke senior harus ada tahapan-tahapannya. Nah, ini yang kita kurang, sambung pelatih yang juga perwira Marinir ini.
Selain kurangnya jenjang kompetisi bagi para pemain junior, pelatih yang karib disapa RD ini juga menyebut terlalu banyaknya kuota pemain asing sebagai penyebab kurangnya talenta muda Indonesia yang moncer. Karena itu, pelatih kelahiran Lampung ini mengaku sepakat dengan rencana pengurangan kuota legiun asing di liga musim depan.
Sejauh pengamatan saya, kuota pemain asing di liga memang perlu ditinjau ulang atau dikoreksi. Saat ini, saya lihat mereka terlalu banyak. Dengan pengurangan ini, kita harapkan pemain-pemain muda kita -yang sebetulnya memiliki kualitas bagus- bisa mengisi posisi-posisi inti yang ada di klub-klub. Nah, kita berharap ini akan membawa dampak positif bagi Timnas, tandasnya.[initial]
BACA JUGA
Banyak di antara pemain-pemain ini di level junior nampak punya talenta. Namun, ketika di senior tak terlihat lagi bakatnya, ujar Rahmad Darmawan, pada .
Salah satu penyebabnya, tak ada kompetisi berjenjang bagi mereka. Dari junior untuk masuk ke senior harus ada tahapan-tahapannya. Nah, ini yang kita kurang, sambung pelatih yang juga perwira Marinir ini.
Selain kurangnya jenjang kompetisi bagi para pemain junior, pelatih yang karib disapa RD ini juga menyebut terlalu banyaknya kuota pemain asing sebagai penyebab kurangnya talenta muda Indonesia yang moncer. Karena itu, pelatih kelahiran Lampung ini mengaku sepakat dengan rencana pengurangan kuota legiun asing di liga musim depan.
Sejauh pengamatan saya, kuota pemain asing di liga memang perlu ditinjau ulang atau dikoreksi. Saat ini, saya lihat mereka terlalu banyak. Dengan pengurangan ini, kita harapkan pemain-pemain muda kita -yang sebetulnya memiliki kualitas bagus- bisa mengisi posisi-posisi inti yang ada di klub-klub. Nah, kita berharap ini akan membawa dampak positif bagi Timnas, tandasnya.[initial]
BACA JUGA
(den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
-
Tempat Menonton Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









