Reaksi Exco PSSI Usai FIFA Sanksi Malaysia: Tidak Mudah Melakukan Naturalisasi
Ari Prayoga | 27 September 2025 08:50
Bola.net - Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengomentari sanksi FIFA kepada Malaysia. Menurutnya, tidak mudah untuk melakukan naturalisasi pemain.
"Tidak mudah melakukan naturalisasi," ujar Arya dilansir dari Instagram pribadinya, Jumat (26/9/2025).
"Karena kita sering kerja sat set akhirnya dikira semua gampang. Ada yang butuh waktu bertahun-tahun hanya untuk 1 pemain," katanya menambahkan.
Tangan kanan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, itu telah berpengalaman menaturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia. Ia menuturkan menaturalisasi pemain tidak semudah membalikkan telapak tangan.
"Bahkan ada yang tidak bisa melakukannya walau punya kesempatan, karena memang bukan seperti membalikkan telapak tangan. Yuk kita kerja lagi untuk Indonesia," ucap Arya.
Sanksi FIFA
Seperti diketahui, FIFA menghukum Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasinya. Alasannya pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) yang berkaitan dengan pemalsuan dan manipulasi dokumen.
"FAM telah mengajukan pertanyaan kelayakan kepada FIFA, dan dalam melakukannya, FAM menggunakan dokumen yang dipalsukan agar dapat menurunkan pemain-pemain tersebut," tulis FIFA.
"Ketujuh pemain itu tampil membela Malaysia melawan Vietnam pada putaran ketiga kualifikasi Piala Asia AFC Arab Saudi 2027 pada 10 Juni 2025, setelah itu FIFA menerima pengaduan terkait kelayakan Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano," lanjut FIFA.
FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss (Rp7,3 miliar) kepada FAM. Mereka juga memberikan sanksi larangan bermain selama satu tahun dan denda 2000 franc Swiss (Rp41 juta) untuk tujuh pemain naturalisasi itu.
Malaysia Banding
FAM pun mengajukan banding atas sanksi FIFA. Mereka mengklaim telah mengurus seluruh dokumentasi serta prosedur terkait secara transparan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan.
"FIFA sebelumnya telah meninjau kelayakan para pemain tersebut dan memberikan konfirmasi resmi bahwa mereka memenuhi syarat untuk bermain membela Malaysia," kata FAM.
"Sehubungan dengan keputusan ini, FAM akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut dan akan menggunakan semua jalur serta prosedur hukum yang tersedia untuk memastikan kepentingan para pemain serta tim nasional Malaysia selalu terlindungi," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Jangan Lewatkan!
- Analisis 3 Penyerang Pilihan Patrick Kluivert: Siapa yang Siap Jadi Mesin Gol Kontra Arab Saudi dan Irak?
- Daftar Liga Penyumbang Pemain Timnas Indonesia: BRI Super League Terbanyak, Belanda Menyusul
- Skandal Bola Malaysia: FAM Siap Ajukan Banding Terkait Sanksi FIFA
- Pesta Gol Berubah jadi Aib Nasional: Kemenangan 4-0 Malaysia Atas Vietnam Terancam Dibatalkan?
- Badai Belum Usai! Setelah FIFA, Kini Giliran AFC Isyaratkan Hukuman Tambahan untuk Malaysia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casemiro Tegaskan Keputusan Tinggalkan Manchester United Sudah Final
Liga Inggris 28 Maret 2026, 16:41
-
Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Bakal Balik ke Salah Satu Klub Lamanya?
Liga Inggris 28 Maret 2026, 16:29
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 28 Maret 2026, 21:12
-
3 Catatan Menarik Usai Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
Tim Nasional 28 Maret 2026, 20:53
-
Argentina dan Dunia Was-was Menanti Keputusan Lionel Messi
Piala Dunia 28 Maret 2026, 20:17
-
Klasemen Pembalap WorldWCR 2026
Otomotif 28 Maret 2026, 19:49
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Tim Nasional 28 Maret 2026, 19:05
-
Ranking FIFA: Prancis Naik ke Posisi 2 Geser Argentina
Piala Dunia 28 Maret 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37










