Realitas Perih untuk Timnas Malaysia: Tim Pelapis Tajikistan Hanya Anggap Laga di Piala Merdeka 2023 Sebagai Latihan!
Asad Arifin | 18 Oktober 2023 15:57
Bola.net - Tajikistan sukses meraih gelar juara Piala Merdeka 2023, usai mengalahkan Timnas Malaysia di final. Pelatih Tajikistan, Petar Segrt menyebut duel lawan Malaysia hanya sekadar latihan.
Final Piala Merdeka dimainkan di Stadion Bukit Jalil pada Selasa 17 Oktober 2023 kemarin. Sang tuan rumah, Malaysia kalah dengan skor 2-0 dari Tajikistan. Gelar juara didapat tim tamu.
Sebelum final, kubu Malaysia sangat optimis bisa meraih gelar juara. Mereka menang 4-2 atas India pada babak semifinal. Sedangkan, Tajikistan datang ke Bukit Jalil dengan skuad yang tidak ideal.
Banyak klub Tajikistan tidak melepas pemain kuncinya ke tim nasional dengan alasan fokus ke Liga Champions Asia. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Hanya Sekadar Latihan

Petar Segrt membawa banyak pemain muda untuk memperkuat Tajikistan di Piala Merdeka 2023. Para pemain muda itu tampil cukup bagus dan mampu membawa gelar juara. Petar Segrt pun angkat topi pada anak asuhnya.
Meskipun senang dengan gelar juara yang didapat, Petar Segrt memastikan bahwa tujuan utama mereka datang ke Piala Merdeka 2023 hanya untuk sekadar latihan.
"Saya minta maaf untuk mengatakan di sini bahwa pertandingan ini (melawan Malaysia) bagi saya hanyalah pertandingan latihan untuk menuju Piala Asia 2023," buka mantan pelatih PSM Makassar itu dikutip dari MakanBola.
"Sebab, Piala Asia bagi Tajikistan lebih penting dibandingkan Kualifikasi Piala Dunia," tegasnya.
Pengalaman Bagi Pemain Muda

Pernyataan Petar Segrt di atas bisa jadi realitas yang perih bagi kubu Malaysia. Akan tetapi, dengan kondisi internal yang tidak ideal, Petar Segrt menyebut bahwa memberi kesempatan bermain bagi pemain muda adalah target ideal.
"Satu hal yang penting bagi Tajikistan adalah generasi muda bisa bermain sepak bola. Mereka punya teknik dan juga kecepatan. Permasalahan di Tajikistan adalah masalah organisasi, disiplin, taktis, dan yang lebih penting adalah masalah fisik."
"Semua permasalahan itu akan diatasi oleh para pelatih, khususnya pelatih fisik. Saya akan bertemu dengan asosiasi untuk membahas bonus bagi para pemain ini karena mereka melakukan pekerjaan dengan baik," tegasnya.
Kim Pan-gon Tanggung Jawab

Kim Pan-gon, pelatih Timnas Malaysia, tidak melepas tanggung jawab atas hasil buruk yang didapat. Dia menyadari bahwa performa para pemain tidak memuaskan fans, tetapi Kim Pan-gon ingin semua kritik diarahkan pada dirinya.
"Ada beberapa pesan yang saya terima, yang mengkritik saya. Saya menerima kritik itu karena saya dibayar. Namun para pemain tidak mendapatkan apa-apa, mereka dipanggil ke Timnas, datang berjuang untuk Malaysia," ucapnya.
Sumber: MakanBola
Baca ini juga ya Bolaneters:
Amar Rayhan Brkic Selamatkan Timnas Indonesia U-17 dari Kekalahan pada Uji Coba di Jerman
Resmi! Ketua PSSI Pastikan Indonesia Batal Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034, Justru Duku
Lolos ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia usai Singkirkan Brunei Darussalam, Tim
Pelukan Hangat Shayne Pattynama dan Pratama Arhan Usai Duel Lawan Brunei
Wajah Berseri-seri Park Hang-seo dan Kekalahan Telak Timnas Vietnam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














