Review AFC U-19: Filipina dan Laos Akhiri Kualifikasi Tanpa Kemenangan
Editor Bolanet | 12 Oktober 2013 18:25
Laos memilih mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal demi membuka pertahanan grendel ala Filipina. Namun perlahan tapi pasti, Filipina malah bermain terbuka. Kedua tim saling adu peluang hingga memasuki pertengahan babak pertama.
Permainan terbuka Filipina mulai menunjukkan hasil di menit-menit akhir jelang jeda dan membuat skor 0-0 urung menghiasi babak pertama. Dua menit sebelum memasuki ruang ganti, penetrasi John Bulala Kanayama dari sisi kanan membuat Chittakone Sthanong terpaksa menjatuhkannya. Wasit Win Cho dari Myanmar tanpa ragu langsung menunjuk titik putih tanda penalti. Valentino Calvo yang mengeksekusi penalti dengan tenang memperdaya kiper Vixay Manith dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk The Azkals.
Laos yang diasuh Chandalaphone Liepvisay mampu bangkit di awal babak kedua. Baru tiga menit babak ini berjalan mereka mendapatkan gol balasan ketika bola muntah hasil tendangan Souksavanh Somsanith membentur Jay Bucayan. Bola kemudian berbalik arah dan masuk gawang Filipina dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol penyeimbang tersebut melecut semangat Laos. Serangan impresif mereka akhirnya berbuah hasil di menit ke-73. Sepakan keras Armisay Kettavong dari depan kotak penalti tak mampu dibendung kiper Ronilo Bayan. Laos berbalik memimpin 2-1.
Tim asuhan Marlon Manos Maro mencoba membalas. Memasuki menit ke-82, Valentino Calvo mendapatkan ruang bebas di dalam kotak penalti Laos. Namun tendangannya yang membentur bek Laos masih menghajar mistar.
The Azkals akhirnya urung kalah. Tepat di menit akhir, melalui serangan balik, kapten Daniel Gadia mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti. Sontekan lemahnya tak mampu diantisipasi kiper Xivay dan skor 2-2 pun menutup jalannya laga ini.
Hasil ini memang tak mempengaruhi nasib kedua tim untuk lolos ke babak berikutnya. Hasil ini hanya menambah catatan buruk kedua tim di babak kualifikasi ini dengan tak meraih satu kemenangan pun dari tiga laga mereka. (fjr/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








