Review: Indonesia Singkirkan Thailand
Editor Bolanet | 7 Desember 2010 21:27
Sesuai dengan yang diperkirakan sebelumnya, Alfred Riedl menurunkan beberapa pemain cadangan dalam laga ini. Eka Ramdani, M.Robby, Tony Sucipto berada di starting line up Indonesia. Namun, duet Irfan Bachdim dan Christian Gonzales tetap dipertahankan sebagai starter di lini depan.
Meski pertandingan ini tak begitu berpengaruh bagi langkah Garuda ke semi final, Indonesia tetap tampil semangat dan sangat ingin memetik kemenangan. Sebab, mereka ingin memperbaiki rekor tak pernah menang dari Thailand di ajang Piala AFF ini.
Indonesia lebih banyak ditekan di babak pertama, sebab peran Firman Utina dan Ahmad Busthomi yang kreatif dalam menciptakan peluang dan menguasai lini tengah tak bisa disamai oleh duet Eka Ramdani dan Tony Sucipto.
Thailand yang sangat membutuhkan kemenangan pelan tapi pasti mereka menekan tuan rumah. Bahkan, Indonesia bisa saja tertinggal di menit ke 26 melalui tandukan Rangsan Vivatchaichock yang berdiri bebas menyambut umpan crossing dari sisi kanan, beruntung tandukannya masih melebar di sisi kanan gawang Markus.
Meski terus menekan, namun Thailand tak mampu menjebol gawang Indonesia dan laga babak pertama harus diakhiri dengan skor imbang tanpa gol.
Kabar keunggulan sementara Malaysia 2-1 atas Laos di babak pertama dalam laga yang digelar di Stadion Jakabaring membuat tim Negeri Gajah Putih itu tampil menggila di menit-menit awal babak ke dua.
Baru 5 menit babak ke dua berjalan Thailand sempat mendapatkan peluang emas. Berawal dari bola muntah hasil dari Markus yang memotong umpan crossing, bola itu mengarah ke pemain Thailand yang tak terjaga. Pemain tim tamu pun langsung mengarahkan bola ke gawang Indonesia yang sudah ditinggal Markus, beruntung masih ada Maman Abdurrahman yang menjadi penyelamat gawang Garuda.
Indonesia mendapat peluang emas melalui Christian Gonzales memanfaatkan umpan terobosan chip dari Eka Ramdani. Sayang eksekusi pemain naturalisasi itu masih melebar tipis di gawang Gajah Putih.
Di menit ke 54 giliran Markus yang menjadi pahlawan, saat ia menepis tendangan salto Kirait Keawsombut yang berdiri bebas.
Alur serangan Thailand tak henti-hentinya menekan Garuda di babak ke dua ini. Hal itu dikarenakan skuad Alfred Riedl menerapkan permainan bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Demi memecah kebuntuan, Riedl mencoba memasukkan striker senior Bambang Pamungkas untuk menggantikan Irfan Bachdim di menit ke 58
Thailand akhirnya mampu menjebol gawang Indonesia melalui kaki Kirait Keawsombut, akan tetapi gol di menit ke 62 itu dianulir wasit karena pemain itu sudah berdiri dalam posisi offside.
Suree Sukha akhirnya menjebol gawang Indonesia di menit ke 68, tendangan keras kaki kirinya dari sisi kanan kotak penalti tak mampu dibendung Markus Horison. Indonesia pun tertinggal 0-1.
Alfred Riedl langsung bereaksi dengan gol tersebut, ia pun memasukkan Arif Suyono semenit usai gol tersebut. Masuknya pemain Sriwijaya FC itu sedikit mengubah pola permainan serangan Indonesia dan mampu keluar dari tekanan pemain Thailand.
Indonesia mendapat hadiah penalti di menit ke 78 saat Christian Gonzales yang mencoba meraih bola muntah hasil tendangannya yang membentur gawang, dijatuhkan oleh pemain belakang Thailand. Bambang Pamungkas yang menjadi eksekutor berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ini adalah gol ke 33 Bambang bersama tim nasional Indonesia.
Riedl yang masih memburu kemenangan kemudian memasukkan Ahmad Busthomi usai gol tersebut dan serangan Garuda semakin hidup di menit-menit akhir babak ke dua ini.
Indonesia mendapatkan hadiah penalti ke dua saat pemain Thailand menyentuh bola hasil tendangan Arif Suyono. Bambang yang lagi-lagi mengeksekusi penalti tersebut berhasil menaklukkan Sinthaweechai untuk ke dua kalinya. Indonesia berbalik unggul 2-1 dan bertahan hingga babak ke dua usai.
Kekalahan dari Indonesia ini membuat Thailand tersingkir dan gagal maju ke babak semi final, sebab di laga lain Malaysia berhasil menghancurkan Laos dengan skor telak 5-1. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
-
Menang Tapi Belum Tajam: Analisis Statistik Timnas Indonesia Saat Gulung Singapura 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 22:31
-
Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Menang 2-0, tapi Malaysia di Puncak
Tim Nasional 25 September 2026, 22:10
-
Hasil Timnas Indonesia vs Singapura: Diwarnai Kartu Merah, Garuda Menang 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 21:58
-
Fakta Unik Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura: Cuma 1 Pemain dari Liga Domestik!
Tim Nasional 25 September 2026, 21:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



