Review: Indonesia Terlalu Tangguh Bagi Papua Nugini
Editor Bolanet | 22 November 2013 21:30
- Timnas Indonesia U-23 berpesta gol. Tak tanggung-tanggung, enam gol tanpa balas mampu digelontorkan anak asuh Rahmad Darmawan ke gawang Papua Nugini pada laga kedua MNC Cup, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (22/11) malam.
Meski mampu menguasai pertandingan di babak pertama. Indonesia baru sukses memecah kebuntuan pada menit ke-20. Di awali sebuah penetrasi Yandi Sofyan di sisi kiri pertahanan Papua Nugini, pemain Arema tersebut mengirim umpan kepada Dendi Santoso yang tanpa cela memaksimalkannya menjadi gol.
Usai gol pertama tersebut, Indonesia semakin gencar mencecar pertahanan Papua Nugini. Pada menit ke-30, Indonesia kembali menciptakan melalui tendangan Yandi Sofyan yang sayang masih tepat di pelukan kiper Papua Nugini, Wilbert Benjamin.
Sembilan menit usai peluang tersebut, Yandi akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, Andik Vermansyah menjadi kreator gol setelah menembus sisi kiri pertahanan Papua Nugini.
Gol dari Yandi Sofyan ini menjadi gol terakhir yang tercipta di babak pertama. Dan membawa Indonesia untuk sementara menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 atas Papua Nugini.
Di babak kedua, Indonesia tak mengendurkan serangan. Dalam tempo lima menit babak kedua berjalan, Garuda Muda menciptakan tiga peluang. Dua peluang dari Yandi Sofyan dan satu peluang dari Andik Vermansyah masih belum mampu menemui sasaran.
Pada menit ke-54 Indonesia akhirnya sukses mencetak gol tambahan. Kali ini Andik Vermansyah yang lolos dari perangkap offside mampu melewati hadangan dua bek Papua Nugini sebelum menaklukkan Wilbert Benjamin dengan tendangan akurat yang mengarah ke sisi kiri gawang Papua Nugini.
Indonesia kembali menambah skor pada menit ke-64, Yandi Sofyan yang menerima umpan dari Okto Maniani mampu mengkonversinya menjadi gol lewat tendangan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper pengganti, Lepani Charles.
Namun dua menit usai mencetak gol keduanya, Yandi harus ditarik keluar setelah mengalami cedera usai berbenturan dengan salah satu pemain belakang Papua Nugini. Posisinya pun digantikan oleh penyerang muda Persisam, Aldaer Makatindu.
Unggul empat gol membuat Indonesia semakin bersemangat menggempur pertahanan Papua Nugini. Usaha tersebut akhirnya berbuah pada menit ke-71. Kali ini giliran Bayu Gatra yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah berkolaborasi dengan Dendi Santoso. Lima gol tanpa balas Garuda Muda unggul.
Tak puas dengan hanya mencetak lima gol. Indonesia kembali menambah derita Papua Nugini lewat gol yang dicetak oleh Roni Esars Beroperay pada menit ke-80.
Meski di sisa waktu pertandingan terus memberikan tekanan. Namun anak asuh Rahmad Darmawan tersebut gagal mencetak gol tambahan dan mengakhiri laga tersebut dengan skor telak 6-0.
Di laga selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Maladewa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Minggu (24/11) malam.
Susunan pemain.
Papua Nugini: Wilbert Benjamin (Lepani Charles), Joe Daniel, Yang Peter Michael, Bala Roland Lasisi, Upaiga Koriak; Furge Eliud Sainduo (Conn Ronald Gima), Sengum Maximilion (Aisa Patrick), Sabu Jacob (Steven Darren Kaman), Dabiyaba Nigel, Jamal Eugine Seeto, Semmy Tommy.
Indonesia U-23: Andritany Ardhiyasa, Alfin Tuasalamony, Andri Ibo (Syahrizal), Manahati Lestusen (M Syaifuddin), Roni Beroperay, Rizky Pellu (Nelson Alom), Andik Vermansyah (Oktovianus Maniani), Dedi Kusnandar (Egi Melgiansyah), Bayu Gatra, Dendi Santoso, Yandi Sofyan (Aldaer Makatindu). (bola/dzi)
Meski mampu menguasai pertandingan di babak pertama. Indonesia baru sukses memecah kebuntuan pada menit ke-20. Di awali sebuah penetrasi Yandi Sofyan di sisi kiri pertahanan Papua Nugini, pemain Arema tersebut mengirim umpan kepada Dendi Santoso yang tanpa cela memaksimalkannya menjadi gol.
Usai gol pertama tersebut, Indonesia semakin gencar mencecar pertahanan Papua Nugini. Pada menit ke-30, Indonesia kembali menciptakan melalui tendangan Yandi Sofyan yang sayang masih tepat di pelukan kiper Papua Nugini, Wilbert Benjamin.
Sembilan menit usai peluang tersebut, Yandi akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, Andik Vermansyah menjadi kreator gol setelah menembus sisi kiri pertahanan Papua Nugini.
Gol dari Yandi Sofyan ini menjadi gol terakhir yang tercipta di babak pertama. Dan membawa Indonesia untuk sementara menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 atas Papua Nugini.
Di babak kedua, Indonesia tak mengendurkan serangan. Dalam tempo lima menit babak kedua berjalan, Garuda Muda menciptakan tiga peluang. Dua peluang dari Yandi Sofyan dan satu peluang dari Andik Vermansyah masih belum mampu menemui sasaran.
Pada menit ke-54 Indonesia akhirnya sukses mencetak gol tambahan. Kali ini Andik Vermansyah yang lolos dari perangkap offside mampu melewati hadangan dua bek Papua Nugini sebelum menaklukkan Wilbert Benjamin dengan tendangan akurat yang mengarah ke sisi kiri gawang Papua Nugini.
Indonesia kembali menambah skor pada menit ke-64, Yandi Sofyan yang menerima umpan dari Okto Maniani mampu mengkonversinya menjadi gol lewat tendangan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper pengganti, Lepani Charles.
Namun dua menit usai mencetak gol keduanya, Yandi harus ditarik keluar setelah mengalami cedera usai berbenturan dengan salah satu pemain belakang Papua Nugini. Posisinya pun digantikan oleh penyerang muda Persisam, Aldaer Makatindu.
Unggul empat gol membuat Indonesia semakin bersemangat menggempur pertahanan Papua Nugini. Usaha tersebut akhirnya berbuah pada menit ke-71. Kali ini giliran Bayu Gatra yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah berkolaborasi dengan Dendi Santoso. Lima gol tanpa balas Garuda Muda unggul.
Tak puas dengan hanya mencetak lima gol. Indonesia kembali menambah derita Papua Nugini lewat gol yang dicetak oleh Roni Esars Beroperay pada menit ke-80.
Meski di sisa waktu pertandingan terus memberikan tekanan. Namun anak asuh Rahmad Darmawan tersebut gagal mencetak gol tambahan dan mengakhiri laga tersebut dengan skor telak 6-0.
Di laga selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Maladewa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Minggu (24/11) malam.
Susunan pemain.
Papua Nugini: Wilbert Benjamin (Lepani Charles), Joe Daniel, Yang Peter Michael, Bala Roland Lasisi, Upaiga Koriak; Furge Eliud Sainduo (Conn Ronald Gima), Sengum Maximilion (Aisa Patrick), Sabu Jacob (Steven Darren Kaman), Dabiyaba Nigel, Jamal Eugine Seeto, Semmy Tommy.
Indonesia U-23: Andritany Ardhiyasa, Alfin Tuasalamony, Andri Ibo (Syahrizal), Manahati Lestusen (M Syaifuddin), Roni Beroperay, Rizky Pellu (Nelson Alom), Andik Vermansyah (Oktovianus Maniani), Dedi Kusnandar (Egi Melgiansyah), Bayu Gatra, Dendi Santoso, Yandi Sofyan (Aldaer Makatindu). (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia Malam Ini
Piala Dunia 20 Juni 2026, 22:33
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Senegal 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:45
-
Juventus Pantau 2 Penyerang Yang Sedang Main di Piala Dunia 2026, Siapa?
Liga Italia 20 Juni 2026, 21:37
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Aljazair 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:31
-
Duet Isak dan Gyokeres Bakal Makin Mengerikan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:24
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:17
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:03
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









