Review: Timnas Indonesia U-19 Hantam Yaman 3-0
Editor Bolanet | 23 Mei 2014 20:55
- Timnas Indonesia U-19 kembali mencatatkan hasil gemilang dalam laga uji coba. Menghadapi Yaman U-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (23/5) malam, Garuda Jaya mampu menang tiga gol tanpa balas.
Tiga gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak oleh Muchlis Hadi pada menit ke-21, Hansamu Yama pada menit ke-26 dan Septian David Maulana pada menit ke-70.
Sejak menit pertama Timnas Indonesia U-19 langsung mengambil inisiatif serangan. Tiga menit babak pertama berjalan, Ilham Udin merangsek dari sisi kiri pertahanan Yaman untuk memberikan umpan kepada Muchlis Hadi. Sayang nama terakhir tak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Begitu juga empat menit berselang, Muchlis Hadi juga gagal memaksimalkan peluang setelah tendangan kerasnya masih mampu ditepis kiper Yaman.
Setelah serangan demi serangan yang dibangun Indonesia gagal, menit ke-21 Garuda Jaya akhirnya mampu memecah kebuntuan. Sebuah tendangan bebas dari Muchlis Hadi mampu bersarang di sisi kanan gawang Yaman. 1-0 Indonesia memimpin.
Sukses memecah kebuntuan membuat Evan Dimas dkk semakin bersemangat menggempur pertahanan Yaman. Hasilnya, lima menit setelah gol pertama, Hansamu Yama mampu membobol gawang Yaman lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Garuda Jaya pun unggul dua gol atas Yaman.
Tertinggal dua gol membuat Yaman mencoba bangkit. Pada menit ke 29 Yaman mampu mencetak gol lewat Abdullah Ali. Namun gol tersebut dianulir karena Abdullah Ali terlebih dahulu terperangkap offside. Hingga babak pertama berakhir skor tetap 2-0 untuk keunggulan Indonesia.
Di babak kedua tensi permainan tak mengendur. Indonesia yang unggul dua gol semakin gencar menggempur pertahanan Yaman. Sementara Yaman hanya sesekali membalas lewat serangan balik memanfaatkan serangan Indonesia yang gagal.
Untuk menambah daya gedor Indonesia, pelatih Indra Sjafri memasukkan Septian David Maulana dan Dinan Javier menggantikan posisi Maldini Pali dan Ilham Udin Armayn.
Hasilnya langsung terlihat. Hanya enam menit berada di lapangan, Septian David Maulana mampu menambah keunggulan Garuda Jaya pada menit ke-70 lewat sebuah tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Yaman sendiri memiliki kesempatan untuk memperkecil kedudukan pada menit ke-79 lewat titik penalti setelah Ravi Murdianto melakukan pelanggaran. Beruntung Ravi Murdianto masih mampu menepis tendangan penalti tersebut.
Di sepuluh menit terakhir, Indonesia semakin nyaman melancarkan serangan demi serangan ke pertahanan Yaman. Terhitung peluang dari Evan Dimas, Dinan Javier masih belum menemui sasaran. Sedangkan tendangan bebas Hargianto pada menit ke-89 masih mampu diselamatkan mistar gawang Yaman. Skor 3-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit akhir. (bola/dzi)
Tiga gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak oleh Muchlis Hadi pada menit ke-21, Hansamu Yama pada menit ke-26 dan Septian David Maulana pada menit ke-70.
Sejak menit pertama Timnas Indonesia U-19 langsung mengambil inisiatif serangan. Tiga menit babak pertama berjalan, Ilham Udin merangsek dari sisi kiri pertahanan Yaman untuk memberikan umpan kepada Muchlis Hadi. Sayang nama terakhir tak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Begitu juga empat menit berselang, Muchlis Hadi juga gagal memaksimalkan peluang setelah tendangan kerasnya masih mampu ditepis kiper Yaman.
Setelah serangan demi serangan yang dibangun Indonesia gagal, menit ke-21 Garuda Jaya akhirnya mampu memecah kebuntuan. Sebuah tendangan bebas dari Muchlis Hadi mampu bersarang di sisi kanan gawang Yaman. 1-0 Indonesia memimpin.
Sukses memecah kebuntuan membuat Evan Dimas dkk semakin bersemangat menggempur pertahanan Yaman. Hasilnya, lima menit setelah gol pertama, Hansamu Yama mampu membobol gawang Yaman lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Garuda Jaya pun unggul dua gol atas Yaman.
Tertinggal dua gol membuat Yaman mencoba bangkit. Pada menit ke 29 Yaman mampu mencetak gol lewat Abdullah Ali. Namun gol tersebut dianulir karena Abdullah Ali terlebih dahulu terperangkap offside. Hingga babak pertama berakhir skor tetap 2-0 untuk keunggulan Indonesia.
Di babak kedua tensi permainan tak mengendur. Indonesia yang unggul dua gol semakin gencar menggempur pertahanan Yaman. Sementara Yaman hanya sesekali membalas lewat serangan balik memanfaatkan serangan Indonesia yang gagal.
Untuk menambah daya gedor Indonesia, pelatih Indra Sjafri memasukkan Septian David Maulana dan Dinan Javier menggantikan posisi Maldini Pali dan Ilham Udin Armayn.
Hasilnya langsung terlihat. Hanya enam menit berada di lapangan, Septian David Maulana mampu menambah keunggulan Garuda Jaya pada menit ke-70 lewat sebuah tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Yaman sendiri memiliki kesempatan untuk memperkecil kedudukan pada menit ke-79 lewat titik penalti setelah Ravi Murdianto melakukan pelanggaran. Beruntung Ravi Murdianto masih mampu menepis tendangan penalti tersebut.
Di sepuluh menit terakhir, Indonesia semakin nyaman melancarkan serangan demi serangan ke pertahanan Yaman. Terhitung peluang dari Evan Dimas, Dinan Javier masih belum menemui sasaran. Sedangkan tendangan bebas Hargianto pada menit ke-89 masih mampu diselamatkan mistar gawang Yaman. Skor 3-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit akhir. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






