Ricky Kambuaya dan Peran Barunya di Jantung Timnas Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
Asad Arifin | 6 Juni 2025 16:23
Bola.net - Pertandingan Timnas Indonesia lawan China pada matchday ke-9 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 menampilkan perubahan peran Ricky Kambuaya. Dari sosok gelandang pekerja, pelatih Patrick Kluivert memberinya tanggung jawab baru yang lebih ofensif.
Meski tidak mencetak gol dalam laga tersebut, Ricky tampil sebagai salah satu motor permainan utama Skuad Garuda. Ia mencatat berbagai aksi impresif, termasuk momen krusial saat memenangkan penalti.
Keputusan Kluivert menurunkan Ricky sejak menit awal cukup mengejutkan. Pemain Dewa United itu dipasang sebagai gelandang serang menggantikan Ragnar Oratmangoen, menempati posisi di belakang Ole Romeny.
Padahal, peran tersebut sejatinya bisa diisi oleh pemain seperti Rafael Struick atau Stefano Lilipaly. Bahkan, Beckham Putra juga memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang serang. Namun, Kluivert memilih Kambuaya, dan pilihan itu terbukti tepat.
Era Shin Tae-yong: Pilar Keseimbangan di Lini Tengah

Perjalanan Ricky Kambuaya bersama Timnas Indonesia tak lepas dari peran Shin Tae-yong. Di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan tersebut, Kambuaya dikenal sebagai gelandang box-to-box yang mengandalkan stamina, mobilitas tinggi, dan kedisiplinan.
Tugasnya tak sebatas merebut bola, tetapi juga menjadi penghubung vital antarlini. Ia memiliki peran besar dalam fase transisi, terutama saat membawa bola dari lini belakang menuju lini serang dengan cepat dan efektif.
Meski sesekali masuk ke area penalti dan menciptakan ancaman, fokus utama Ricky tetap pada menjaga keseimbangan permainan. Dalam sistem yang lebih defensif, ia lebih dikenal karena etos kerjanya ketimbang kreativitas.
Ia adalah tipe pemain yang mungkin tak menonjol di statistik, tetapi sangat menentukan dalam menjaga ritme permainan tim.
Era Patrick Kluivert: Menyusup Jadi Senjata Rahasia

Kedatangan Patrick Kluivert membuka lembaran baru dalam kiprah Kambuaya. Pelatih asal Belanda itu membawa filosofi bermain yang lebih menyerang. Dalam kerangka ini, Kambuaya diberi keleluasaan lebih untuk mendukung lini depan.
Kini, Ricky lebih sering dimainkan sebagai gelandang serang atau advanced midfielder. Ia mengisi ruang di belakang penyerang utama dan menjadi penghubung langsung menuju area sepertiga akhir lawan.
Tugasnya tidak lagi sekadar membawa bola dari belakang, melainkan menjadi arsitek serangan. Ia aktif mencari celah antar lini, melakukan kombinasi pendek, serta masuk ke kotak penalti untuk menciptakan peluang berbahaya.
Transformasi ini menjadikan Kambuaya bukan sekadar pekerja keras, tetapi juga kreator tersembunyi, senjata rahasia dalam skema menyerang Timnas Indonesia.
Hasil dan Klasemen Grup C
5 September 2024
- Jepang 7-0 China
- Australia 0-1 Bahrain
- Arab Saudi 1-1 Timnas Indonesia
10 September 2024
- China 1-2 Arab Saudi
- Timnas Indonesia 0-0 Australia
- Bahrain 0-5 Jepang
10 Oktober 2024
- Australia 3-1 China
- Bahrain 2-2 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-2 Jepang
15 Oktober 2024
- Jepang 1-1 Australia
- China 2-1 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-0 Bahrain
14 November 2024
- Australia 0-0 Arab Saudi
- Bahrain 0-1 China
15 November 2024
- Timnas Indonesia 0-4 Jepang
19 November 2024
- China 1-3 Jepang
- Timnas Indonesia 2-0 Arab Saudi
- Bahrain 2-2 Australia
20 Maret 2025
- Australia 5-1 Timnas Indonesia
- Jepang 2-0 Bahrain
- Arab Saudi 1-0 China
25 Maret 2025
- Jepang 0-0 Arab Saudi
- China 0-2 Australia
- Timnas Indonesia 1-0 Bahrain
5 Juni 2025
- Australia 1-0 Jepang
- Bahrain 0-2 Arab Saudi
- Timnas Indonesia 1-0 China
10 Juni 2025
- Jepang vs Timnas Indonesia
- Arab Saudi vs Australia
- China vs Bahrain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Puji Permainan Manchester United usai Hajar Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 05:22
-
Man of the Match Bayern vs Bodo/Glimt: Michael Olise
Liga Champions 11 September 2026, 05:05
-
Man of the Match Man Utd vs Sabah FK: Patrick Dorgu
Liga Champions 11 September 2026, 04:50
-
Hasil Bayern vs Bodo/Glimt: Die Roten Menang Telak 5-0
Liga Champions 11 September 2026, 04:06
-
Hasil Man Utd vs Sabah FK: Setan Merah Ngamuk dan Menang Telak 4-0 di Old Trafford
Liga Champions 11 September 2026, 03:53
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



