Rizky Ridho Tak Tergantikan! Satu-satunya Pemain Timnas Indonesia yang Tampil Penuh di 2 Laga FIFA Series 2026
Asad Arifin | 30 Maret 2026 23:32
Bola.net - Timnas Indonesia telah merampungkan kiprahnya di FIFA Series 2026. Turnamen ini menjadi awal era baru di bawah pelatih John Herdman.
Skuad Garuda tampil cukup menjanjikan sepanjang turnamen. Indonesia membuka perjalanan dengan kemenangan 4-0 atas St. Kitts and Nevis.
Namun, langkah Indonesia terhenti di partai final. Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (30/3) malam WIB, Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria.
Gol tunggal Marin Petkov dari titik penalti pada menit ke-37 menjadi pembeda. Meski kalah, performa tim tetap mendapat apresiasi.
Di balik hasil tersebut, ada satu nama yang mencuri perhatian. Rizky Ridho tampil konsisten dan menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang.
Konsistensi Tinggi, Selalu Main Penuh di Dua Laga

Rizky Ridho mencatatkan statistik impresif di FIFA Series 2026. Ia menjadi satu-satunya pemain yang tampil penuh di dua laga Indonesia.
Pada semifinal melawan St. Kitts and Nevis, Ridho bermain selama 90 menit. Ia menjadi pilar utama di lini pertahanan.
Menariknya, saat Jay Idzes ditarik keluar, Ridho mendapat kepercayaan lebih. Ia bahkan mengambil peran kepemimpinan di lini belakang.
Performa solid itu kembali ditunjukkan saat menghadapi Bulgaria. Ridho kembali bermain penuh dan tampil disiplin sepanjang laga.
Nyaris Jadi Pahlawan, Kiper Lain Tak Dapat Kesempatan

Pada laga final lawan Bulgaria, Rizky Ridho hampir menjadi penentu. Ia mendapat peluang emas pada menit ke-84.
Namun, upayanya masih belum berbuah gol. Bola hasil sepakannya hanya membentur mistar gawang Bulgaria.
Sementara itu, ada kontras mencolok di dalam skuad. Dua pemain tidak mendapat menit bermain sama sekali.
Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi harus puas hanya menjadi penonton. Keduanya tidak dimainkan sepanjang turnamen oleh John Herdman.
Baca Ini Juga:
Evaluasi Lini Depan Timnas Indonesia usai Takluk dari Bulgaria: Sebatas Merepotkan
Emil Audero Tenang di Bawah Mistar, Dony Tri Bawa Energi Baru, Ole Romeny Jadi Motor Serangan
18 Tahun Tanpa Trofi! Luka Lama 'Spesialis Runner-up' Timnas Indonesia Kembali Terbuka Usai Gagal Juara FIFA Series 2026
Meski Kalah, Timnas Indonesia Telah Main Solid dan Paksa Bulgaria Lebih Banyak Bertahan
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
-
Tempat Menonton Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 05:30
-
Akhir Pekan Bersama Edwin van der Sar di Jakarta, Berbagi Cerita dan Ilmu
Lain Lain 30 Juni 2026, 05:00
-
Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:11
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









