Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Eks Pemain Irak Waspadai Ancaman Timnas Indonesia
Dimas Ardi Prasetya | 23 Juli 2025 07:51
Bola.net - Eks pemain Timnas Irak, Haitham Kadhim, menyebut Timnas Indonesia sebagai tim paling berkembang di Asia Timur dan meminta Singa Mesopotamia hati-hati saat berhadapan dengan tim asuhan Patrick Kluivert itu.
Timnas Irak tergabung satu grup bersama Timnas Arab Saudi dan Timnas Indonesia pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ketiganya bakal bersaing di Grup B yang dipusatkan di Arab Saudi sebagai tuan rumah.
Arab Saudi dianggap punya peluang paling besar untuk melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Mereka diuntungkan dengan status tuan rumah dan pengalaman sering tampil di turnamen akbar sepak bola dunia empat tahunan.
Arab Saudi dominan dalam rekor pertemuan atas Irak maupun Timnas Indonesia. Namun demikian, kubu Timnas Irak juga tak bisa diremehkan. Tim besutan Graham Arnold hampir saja lolos ke Piala Dunia 2026 dari ronde ketiga.
Irak gagal lolos setelah hanya terpaut satu poin di bawah Yordania yang menemani Korea Selatan lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026 dari Grup B putaran ketiga.
Tantangan Signifikan Adang Timnas Irak

Sesuai jadwal di putaran keempat Kualifikasi, Irak lebih dulu bertemu Timnas Indonesia di Stadion King Abdullah Sports City pada tanggal 11 Oktober 2025. Kemudian mereka akan menghadapi tim tuan rumah Arab Saudi juga di tempat yang sama, tanggal 14 Oktober 2025.
Timnas Irak mengamati potensi dari dua pesaingnya dalam babak keempat Kualifikasi. Eks pemain Timnas Irak, Haitham Kadhim, mengatakan bahwa Singa Mesopotamia harus berjuang keras untuk bisa mengalahkan Arab Saudi dan Timnas Indonesia.
Namun hal itu diakuinya tidak akan mudah, sebab baik Arab Saudi dan skuad Garuda terus mengalami peningkatan signifikan
"Tim nasional Irak akan menghadapi tantangan signifikan di fase krusial nanti, karena Arab Saudi dan Indonesia adalah tim yang terus berkembang. Meskipun hasil Green Falcons sempat menurun, tim telah kembali menemukan keseimbangan dan berhasil mengendalikan jalannya pertandingan. Terutama setelah kembalinya pelatih mereka, yang meraih kesuksesan besar bersamanya, Hervé Renard," ucap Haitham Kadhim.
Irak Harus Hati-hati Saat Lawan Indonesia

Haitham Kadhim juga berbicara tentang kekuatan Timnas Indonesia, dengan mengatakan bahwa tim Merah-Putih semakin kuat di tangan Patrick Kluivert. Keberadaan legenda sepak bola Belanda plus bertambahnya pemain-pemain diaspora membuat Timnas Indonesia tambah kuat secara kedalaman tim.
"Hari ini semua orang membicarakan Arab Saudi karena mereka akan bermain di kandang sendiri, tetapi mereka lupa membicarakan tim Indonesia, yang merupakan salah satu tim paling berkembang di Asia Timur. Tim ini memiliki ciri khas kecepatan tinggi dan memulai serangan dari penjaga gawang. Sejujurnya, tim Irak kurang memiliki kualitas ini, jadi kita harus sangat berhati-hati terhadap pesaing ini, yang telah menjadi lebih matang di bawah kepemimpinan pelatihnya, Patrick Kluivert," ucap Haitham Kadhim.
"Tim Indonesia, selain kecepatan dan mentalitasnya yang tinggi, memiliki semangat juang yang tinggi karena pantang menyerah. Saya ingat pertandingan terakhirnya melawan Irak, ketika mereka terus menyerang arah gawang Singa Mesopotamia meskipun kalah jumlah pemain. Hal ini, jika ada indikasi, menunjukkan tekad mereka untuk menghindari kekalahan. Mereka telah mempermalukan tim-tim besar seperti Arab Saudi. Saya pikir semuanya telah menjadi jelas bagi pelatih Australia, Graham Arnold," jelas pemilik 67 caps di Timnas Irak ini.
Percaya Graham Arnold

Sebelum bersaing di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Irak akan tampil di King's Cup atau Piala Raja Thailand pada FIFA Matchday September 2025.
Piala Raja Thailand 2025 akan berlangsung di Bangkok pada 1-9 September mendatang. Semula Arab Saudi menjadi tim yang akan berlaga bersama timnas Thailand, Hong Kong dan Fiji.
"Tim nasional Irak akan sangat membutuhkan persiapan yang matang untuk dua pertandingan penting ini, mengingat tim ini secara tradisional kesulitan dalam hal kesiapan, dan kebugaran fisik menjadi satu-satunya kendala untuk tampil di level yang pantas bagi nama tim, terutama selama masa jabatan pelatih asal Spanyol, Jesus Casas, seperti yang terjadi pada pertandingan melawan Kuwait dan Palestina. Oleh karena itu, saya yakin pelatih baru, Graham Arnold, akan sangat berhati-hati dalam hal ini," tandasnya.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Hendry Wibowo
Published: 22/07/2025
Baca Juga:
Kluivert Memang Sedang Pantau Timnas Indonesia U-23 Untuk Dipromosikan ke Tim Senior Garuda
Calon Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra Siap Unjuk Gigi di Eredivisie Usai Tembus Skuad Utama Volendam
Ancaman Serius Timnas Indonesia: Nasibnya di Klub Italia Tak Jelas, Bintang Irak Fokus ke Kualifikasi Piala Dunia 2026
PR untuk Jens Raven dan Hokky Caraka Bila Mau Gantikan Ole Romeny di Timnas Indonesia Senior
Gagal Kalahkan Indonesia, Media Malaysia Juluki Tim Sendiri 'Harimau Ompong'
3 PR Berat Timnas Indonesia U-23 Usai Imbang vs Malaysia: Perlu Dibenahi Gerald Vanenburg
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 10:25
-
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 19 September 2026, 00:15
-
MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Inggris 18 September 2026, 23:25
-
Mikel Arteta Bicara Kontrak Baru di Arsenal: Tidak Perlu Khawatir
Liga Inggris 18 September 2026, 22:50
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Garudayaksa Curi Satu Poin
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:33
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
