SEA Games 2023: Timnas Indonesia U-22 Kian Solid, tapi Masih Belum Teruji
Richard Andreas | 5 Mei 2023 03:30
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 sejauh ini berhasil tampil apik di dua laga Grup A SEA Games 2023. Performa anak asuhan Indra Sjafri patut diacungi jempol, meski tentu masih ada ruang untuk perkembangan.
Terbaru, Kamis (4/5/2023), Timnas Indonesia U-22 menggebuk Myanmar dengan skor telak 5-0 di di Olympic Stadium, Phnom Penh.
Gol Timnas Indonesia U-22 dicetak oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-19. Kemudian brace Ramadhan Sananta via titik putih di menit ke-31 dan 60'. Dua gol lainnya dilesakkan Fajar Fathur Rahman (74') serta Titan Agung (87').
Tambahan tiga poin membuat Timnas Indonesia U-22 untuk sementara melesat ke puncak klasemen Grup A dengan torehan enam poin. Sedangkan hasil minor tersebut tak membikin Myanmar beranjak dari peringkat ketiga dengan tiga angka.
Dari pengamatan pelatih asal Malang, Agus Yuwono, banyak kemajuan dari sisi permainan dan hasil akhir yang ditunjukkan Rizki Ridho dkk. bila dibanding laga perdana saat merontokkan Filipina 3-0.
"Progres sangat signifikan. Pemain Indonesia lebih tenang baik saat ditekan dan menyerang. Terutama ketika penyelesaian akhir ke gawang Myanmar," kata Agus Yuwono.
Tampil Berani
Mantan pelatih Persik ini juga memuji keberanian pemain lebih banyak melakukan tendangan ke arah gawang.
"Proses gol yang terjadi bervariasi. Mulai dari hasil kerjasama tim maupun keberanian mengeksekusi ke gawang lawan. Jika ingin menang dan terus membangun kepercayaan diri berbagai cara harus dilakukan agar tim makin matang saat bertarung di babak berikutnya," ujarnya.
Layak Menang Besar
Namun Agus Yuwono agak heran dengan kualitas Myanmar. Padahal dia memprediksi tim ini memberi perlawanan lebih bagus ketimbang Filipina lalu.
"Awalnya saya kira Myanmar lebih hebat dari Filipina. Ternyata kita lebih superior di pertandingan itu. Saya kira wajar bila Indonesia bisa menang banyak. Jadi saya lihat kita belum benar-benar teruji melawan tim kuat," ucapnya.
Titik Lemah
Dari semua nilai plus yang ditampilkan Indonesia, Agus Yuwono juga menyoroti sedikit kelemahan yang harus diperbaiki Indra Sjafri.
"Dari pengamatan saya kekurangan tim ini soal timing melepas bola. Ada beberapa momen pemain Indonesia telat menyorongkan bola ketika pemain lain telah bergerak di posisi bebas. Mereka baru melepas saat ditekan lawan," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com (Gatot Sumitro/Aryo Atmaja) 4 Mei 2023
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
- Indra Sjafri Terus Lakukan Rotasi Timnas Indonesia U-22 demi Tampil di Semifinal dan Final atas Izin
- Dua Gol Ramadhan Sananta di SEA Game 2023 untuk Orang Tua dan Bangsa Indonesia
- Klasemen Grup A SEA Games 2023 Setelah Indonesia Kalahkan Myanmar
- Timnas Indonesia U-22 Bantai Filipina dan Myanmar di SEA Games 2023, Indra Sjafri Belum Puas!
- Klasemen Sepak Bola SEA Games 2023, Bagaimana Posisi Timnas Indonesia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













