Dinaturalisasi, Sergio-Joey Gabung Timnas KPSI
Editor Bolanet | 9 Mei 2012 20:00
- Dua pemain sepak bola asal , Serginho 'Sergio' Van Dijk dan Joey Suk, direncanakan melakukan sumpah untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada awal Juni mendatang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
Nama Sergio, pemain asal Liga Australia, klub Adelaide United dan Joey asal klub Belanda, Go Ahead Eagles, sudah lama menjadi bidikan untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia versi KPSI yang dilatih Alfred Riedl untuk persiapan Piala AFF 2012 nanti.
Seraya menunggu keputusan Satuan Tugas (Satgas) AFC dan FIFA mengenai penyelesaian dualisme kompetisi dan asosiasi pada 15 Juni mendatang, kami terus menyiapkan Timnas yang diasuh Alfred Riedl, terang mantan Ketua Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Iman Arif, kepada .
Sergio dan Joey rencananya secara resmi saya panggil awal Juni ini untuk menjadi WNI. Proses sumpah dulu, lalu menyusul proses paspor dan KTP serta administrasi lainnya, lanjut Iman.
Iman menambahkan, bahwa untuk menjadi WNI membutuhkan proses yang cukup panjang. Bahkan, proses tersebut memakan waktu 6 sampai satu tahun.
Karena, harus ada surat dari Menpora dan Menhukham. Selain itu, harus ada rekomendasi dari Sesneg, dan tanda tangan Presiden, ujarnya.
Menurut Iman, prestasi mentereng yang ada pada kedua pemain tersebut, menjadi alasan utama pihaknya tertarik untuk melakukan naturalisasi.
Sergio, merupakan pemain yang ikut program naturalisasi yang dilakukan BTN PSSI era Nurdin Galid. Pemain berdarah Indonesia-Belanda tersebut memulai karirnya sepak bola pada tahun 2000. Selanjutnya, pria kelahiran Assen, Belanda 6 Agustus 1982, juga malang melintang di beberapa klub asal Belanda, seperti , Helmond Sport, , Brisbane Roar, dan sekarang main untuk Adelaide United.
Sementara Joey Suk, merupakan warga negara Belanda-Indonesia, kelahiran Deventer, Overijssel, Belanda, 8 Juli 1989. Ia berposisi sebagai gelandang dan bermain untuk klub Go Ahead Eagles dan pernah bermain untuk Tim Nasional U-23 Indonesia.
Iman juga mengakui, jika ke depannya tidak akan ada lagi pemain yang di naturalisasikan. Setelah striker Pelita Jaya, Jhonny Van Beukering, kelahiran Velp, Belanda, 29 September 1983. Kemudian Stefano Janite Lilipaly, kelahiran Arnhem, Belanda, 10 Januari 1990, kemudian striker Pelita Jaya FC. Gregory Junior Nwokolo, kelahiran Enugu, Nigeria, 3 Januari 1986. (esa/dzi)
Nama Sergio, pemain asal Liga Australia, klub Adelaide United dan Joey asal klub Belanda, Go Ahead Eagles, sudah lama menjadi bidikan untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia versi KPSI yang dilatih Alfred Riedl untuk persiapan Piala AFF 2012 nanti.
Seraya menunggu keputusan Satuan Tugas (Satgas) AFC dan FIFA mengenai penyelesaian dualisme kompetisi dan asosiasi pada 15 Juni mendatang, kami terus menyiapkan Timnas yang diasuh Alfred Riedl, terang mantan Ketua Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Iman Arif, kepada .
Sergio dan Joey rencananya secara resmi saya panggil awal Juni ini untuk menjadi WNI. Proses sumpah dulu, lalu menyusul proses paspor dan KTP serta administrasi lainnya, lanjut Iman.
Iman menambahkan, bahwa untuk menjadi WNI membutuhkan proses yang cukup panjang. Bahkan, proses tersebut memakan waktu 6 sampai satu tahun.
Karena, harus ada surat dari Menpora dan Menhukham. Selain itu, harus ada rekomendasi dari Sesneg, dan tanda tangan Presiden, ujarnya.
Menurut Iman, prestasi mentereng yang ada pada kedua pemain tersebut, menjadi alasan utama pihaknya tertarik untuk melakukan naturalisasi.
Sergio, merupakan pemain yang ikut program naturalisasi yang dilakukan BTN PSSI era Nurdin Galid. Pemain berdarah Indonesia-Belanda tersebut memulai karirnya sepak bola pada tahun 2000. Selanjutnya, pria kelahiran Assen, Belanda 6 Agustus 1982, juga malang melintang di beberapa klub asal Belanda, seperti , Helmond Sport, , Brisbane Roar, dan sekarang main untuk Adelaide United.
Sementara Joey Suk, merupakan warga negara Belanda-Indonesia, kelahiran Deventer, Overijssel, Belanda, 8 Juli 1989. Ia berposisi sebagai gelandang dan bermain untuk klub Go Ahead Eagles dan pernah bermain untuk Tim Nasional U-23 Indonesia.
Iman juga mengakui, jika ke depannya tidak akan ada lagi pemain yang di naturalisasikan. Setelah striker Pelita Jaya, Jhonny Van Beukering, kelahiran Velp, Belanda, 29 September 1983. Kemudian Stefano Janite Lilipaly, kelahiran Arnhem, Belanda, 10 Januari 1990, kemudian striker Pelita Jaya FC. Gregory Junior Nwokolo, kelahiran Enugu, Nigeria, 3 Januari 1986. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
Tim Nasional 15 September 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Dua Kartu Merah Warnai Laga, Borneo FC Tekuk Bali United 1-0
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:31
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Karate Tambah Satu Medali Perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:43
-
Sumaya Sumbang Perak untuk Indonesia dari Teqball Putri di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:34
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
-
Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




