Sendirian di Panggung Elite Asia: Sandy Walsh jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite

Editor Bolanet | 18 Februari 2026 13:13
Sendirian di Panggung Elite Asia: Sandy Walsh jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
Bek timnas Indonesia, Sandy Walsh saat bermain untuk Buriram United. (c) dok.Buriram

Bola.net - Sandy Walsh menorehkan catatan istimewa dalam karier profesionalnya di level klub. Bek andalan Timnas Indonesia ini memastikan diri melaju ke babak 16 besar AFC Champions League Elite musim 2025/2026.

Kepastian ini didapat setelah klubnya, Buriram United, sukses mengamankan tiket ke fase gugur. Kompetisi antarklub paling bergengsi di Asia tersebut baru saja merampungkan fase liga yang ketat.

Advertisement

Pencapaian ini terasa makin spesial bagi publik sepak bola Tanah Air. Pasalnya, Sandy Walsh menjadi satu-satunya pemain berlabel Timnas Indonesia yang tersisa di babak 16 besar.

Pemain berusia 30 tahun tersebut kini menjadi representasi tunggal Garuda di panggung elite Asia. Peluang untuk melangkah lebih jauh pun masih terbuka lebar bagi Walsh dan timnya.

1 dari 2 halaman

Kontribusi Nyata di Fase Liga

Kontribusi Nyata di Fase Liga

Ekspresi Sandy Walsh usai mencetak gol bagi Buriram United ke gawang Cebu FC (c) Buriram United Official

Keberhasilan Buriram United menembus fase gugur bukan sekadar keberuntungan. Klub raksasa Thailand tersebut tampil impresif sepanjang fase liga dengan mengumpulkan total 14 poin.

Raihan poin tersebut menempatkan mereka di posisi keempat klasemen akhir. Posisi ini sudah lebih dari cukup untuk mengunci satu tempat di babak 16 besar.

Peran Sandy Walsh dalam perjalanan tim pun terbilang cukup vital. Ia tercatat terlibat dalam lima dari delapan pertandingan yang dijalani Buriram United.

Konsistensi permainan yang ditunjukkan Walsh turut membantu tim menjaga stabilitas performa. Hal ini menjadi modal berharga menatap persaingan yang lebih berat di fase knock-out.

2 dari 2 halaman

Misi Memecahkan Plafon Kaca

Buriram United memang dikenal sebagai penguasa sepak bola Thailand. Dominasi mereka di kompetisi domestik tak terbantahkan dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Namun, kejayaan di level Asia masih menjadi "penasaran" tersendiri bagi klub berjuluk Thunder Castle ini. Mereka belum pernah sekalipun mengangkat trofi juara di kompetisi ini.

Sejauh ini, prestasi terbaik Buriram United di kancah Asia hanya sampai di babak perempat final. Capaian tersebut pernah mereka raih pada musim 2013 dan musim lalu, 2024/2025.

Kini, dengan kehadiran Sandy Walsh di skuad, Buriram memiliki ambisi untuk melampaui rekor tersebut. Tantangan di babak 16 besar akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi besar wakil Thailand ini.

LATEST UPDATE