Shin Tae-yong Aman, 3 Pelatih yang Bernasib Buruk Usai Gagal di Piala AFF 2020
Gia Yuda Pradana | 30 Desember 2021 14:53
Bola.net - Masa depan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia dipastikan aman meski pada leg pertama final Piala AFF 2020 dibantai Thailand. Tim asuhannya kalah 0-4 di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021).
Nasib Shin Tae-yong jauh lebih baik daripada masa depan beberapa pelatih lainnya di Piala AFF 2020. Kontraknya sudah dijamin aman oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, apapun hasilnya di turnamen sepak bola paling bergengsi se-Asia Tenggara itu.
Sementara pelatih lain ada beberapa yang sudah memutuskan mundur, atau sedang terancam didepak. Keputusan hengkang diambil karena merasa tidak mampu memenuhi ekspektasi.
Sedangkan pelatih yang terancam dipecat, bisa jadi statusnya sedang dievaluasi. Maka dari itu, sewaktu-waktu jabatannya bisa hilang.
Lantas, siapa saja pelatih yang terbuang dan terancam dipecat usai gagal memberikan prestasi untuk timnas yang dinakhodainya di Piala AFF 2020? Berikut ulasannya.
Tatsuma Yoshida

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) pada 28 Desember 2021 mengumumkan pengunduran diri Tatsuma Yoshida sebagai pelatih kepala. Rilis ini terbilang mengejutkan karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda arsitek asal Jepang itu akan mundur.
Singapura memang gagal lolos ke final Piala AFF 2020 setelah disingkirkan Timnas Indonesia pada babak semifinal. Namun, permainan mereka tidak jelek, bahkan skuad Garuda dibuat kerepotan.
Tatsuma Yoshida mengatakan, keputusannya mundur karena alasan keluarga. Pelatih berusia 47 tahun ini merasa kesulitan untuk melakukan perjalanan di tengah pandemi COVID-19.
"Ini bukan keputusan yang mudah bagi saya untuk sampai pada keputusan ini. Dan sebagian dari diri saya berharap saya tidak harus melakukannya sama sekali. Dua tahun terakhir tidak mudah bagi saya dan keluarga saya mengingat pembatasan perjalanan yang diberlakukan sebagai akibat dari pandemi (COVID-19)," ujar Tatsuma Yoshida, di laman resmi FAS.
Tan Cheng Hoe

Pelatih Timnas Malaysia ini sepertinya sedang dievaluasi. Penyebabnya karena skuad Harimau Malaya tidak mampu melewati babak penyisihan Grup B. Mereka kalah bersaing dengan Timnas Indonesia dan Vietnam.
Kegagalan ini membuat prestasi Malaysia menjadi stagnan. Apalagi sebelumnya, mereka tidak mampu lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Ke depan, Malaysia akan bermain di kualifikasi putaran ketiga Piala AFC 2023. Mungkin ini saatnya Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mencari pelatih baru demi menyegarkan tim agar punya peluang lebih besar di ajang itu.
Park Hang-seo

Piala AFF 2020 awalnya diharapkan menjadi pelipur lara buat Vietnam yang hancur lebur di kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2022 Zona Asia. Namun kenyataannya, mereka terhenti di babak semifinal setelah disingkirkan Thailand.
Posisi Pak Hang-seo yang dalam dua tahun terakhir mampu menaikkan performa Vietnam, bisa-bisa terancam pemecatan. Meski sebelumnya mampu mengantarkan Timnas Vietnam U-23 menjadi runner-up Piala AFC U-23 2018, mendapatkan medali emas SEA Games 2019, dan lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022.
Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) bila dalam evaluasi penampilan di Piala AFF 2020 memandang perlu penyegaran timnas, maka pilihannya adalah mengganti Park Hang-seo. Meski ada peluang besar pelatih asal Korea Selatan itu tetap dipertahankan.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Final Piala AFF: Indonesia 0-4 Thailand, dan Pendukung Malaysia pun Beramai-ramai Keluar dari Gua
- Timnas Indonesia 0-4 Thailand: Sudah Beda Kelas, eh 'Adu Mekanik' juga Kalah
- RANS Cilegon FC vs Persis Solo di Final Liga 2: Adakah Full Senyum Malam Ini?
- Pedas! Eks Pemain Vietnam Minta Leg ke-2 Final Piala AFF Tak Digelar: Gak Ada Peluang!
- Butuh Gol, Timnas Indonesia Bakal Pakai 2 Striker di Final Leg Kedua Piala AFF 2020?
- 5 Pemain Thailand Paling Gacor Saat Bantai Indonesia Leg Pertama Final Piala AFF 2020
- Wow! Pelatih Thailand Yakin Timnas Indonesia Akan Jadi Tim yang Mengerikan 2-3 Tahun Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Dominasi 78 Persen Tapi Kalah, Juventus Ukir Sejarah Paling Memalukan di Serie A
Liga Italia 18 Januari 2026, 06:40
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26







