Simon McMenemy Dinilai Kurang Pengalaman untuk Melatih Timnas Indonesia
Gia Yuda Pradana | 28 Juni 2019 09:34
Bola.net - Simon McMenemy memiliki kapasitas bagus sebagai pelatih. Namun dia masih kurang berpengalaman untuk menangani Timnas Indonesia. Opini ini disuarakan oleh Vincenzo Alberto Annese, yang merupakan mantan pelatih PSIS Semarang.
Sebelum melatih Timnas Indonesia, pelatih asal Skotlandia itu hanya pernah sekali membesut suatu timnas, yaitu Filipina, pada 2010.
Karier kepelatihan McMenemy berikutnya banyak dihabiskan di level klub, semisal bersama Dong Tam Long An (Vietnam), Mitra Kukar, Pelita Bandung Raya, Bhayangkara FC (Indonesia), dan New Radiant (Maladewa).
"Saya pikir Simon McMenemy bagus. Namun, dia tak punya pengalaman untuk menjadi pelatih di negara besar seperti Indonesia. Dia pernah di Filipina untuk sejumlah pertandingan. Untuk level internasional, dia sepertinya tak punya lisensi kepelatihan pro," kata Annese kepada Bola.com.
McMenemy hanya memiliki lisensi A AFC, satu tingkat di bawah AFC Pro. Lisensi McMenemy sebelumnya juga pernah disorot oleh pelatih asal Inggris, Peter Butler.
"Saya terkejut Timnas Indonesia merekrutnya. Dia pelatih bagus. Namun, untuk melatih timnas, harus punya pengalaman lebih," kata Annese.
Saat melatih Filipina pada Piala AFF 2010, McMenemy mengantar tim berjulukan The Azkals tersebut lolos ke semifinal sebelum disingkirkan Timnas Indonesia. Ketika menangani Bhayangkara FC pada 2017 lalu, Simon McMenemy berhasil mempersembahkan trofi Liga 1.
Scroll terus ke bawah.
Perlu Langkah Maju
Annese mengerti PSSI tak mempersoalkan lisensi kepelatihan McMenemy. Mengingat dalam dua tahun belakangan, pencapaian tim berjulukan Skuat Garuda itu tidak berkembang signifikan.
Pelatih yang kini menangani Timnas Belize, suatu negara di Kepulauan Karibia, Amerika Tengah, itu melihat sepak bola Indonesia perlu perubahan yang terstruktur dan masif agar berdampak positif bagi Timnas Indonesia.
"Oke, pengalaman McMenemy tidak masalah bagi Timnas Indonesia. Di era pelatih sebelumnya, Luis Milla, juga hasilnya kurang baik. Tak ada hasil yang cukup bagus yang didapat. Perlu suatu langkah untuk memajukan sepak bola Indonesia," pungkas pelatih 34 tahun tersebut.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















