Simon McMenemy Ungkap Alasan Ajak Bagus Kahfi ke Timnas Indonesia
Ari Prayoga | 23 Agustus 2019 05:18
Bola.net - Salah satu hal yang menarik dari pemusatan latihan Timnas Indonesia kali ini adalah kehadiran bintang muda Amirudin Bagus Kahfi Alfikri. Pelatih Simon McMenemy pun mengungkapkan alasan mengapa ia mengajak Bagus Kahfi ke skuatnya.
Bagus Kahfi baru pulang membela Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 2019. Bersama pasukan Fakhri Husaini, pemain dengan ciri khas rambut kribo itu tampil mengesankan dan mencetak enam gol.
Penampilan apik Bagus ternyata mencuri perhatian Simon. Namun, pelatih asal Skotlandia itu memiliki misi khusus untuk Bagus selama pemusatan latihan Timnas Indonesia senior.
"Buat Bagus Kahfi, kami harus mendorong dia karena di Indonesia banyak sekali yang tertarik padanya," kata Simon kepada wartawan.
"Ketika dia bermain bagus, banyak orang menganggapnya pemain hebat. Akan tetapi, saya bawa ke sini supaya kami bisa dorong dan ingatkan, dia bukan siapa-siapa dan belum jadi apa-apa," lanjut Simon.
Selain Bagus Kahfi, Simon McMenemy juga mengajak Hanif Sjahbandi untuk berlatih bersama Timnas Indonesia. Kedua pemain tersebut akan bergabung dengan 24 pemain yang disiapkan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Puji Bagus Kahfi
Meski demikian, Simon McMenemy, terkesan dengan penampilan Bagus Kahfi dalam hari pertama pemusatan latihan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (22/8/2019).
Pantauan Bola.com, meski berstatus pemain junior, hal itu tak menghalangi Bagus untuk berbaur dan bersaing di lapangan dengan pemain lain.
"Ketika sesi latihan tadi, dia luar biasa. Saya sangat tertarik dengan apa yang dia lakukan. Dia juga bisa bermain bagus di depan senior-seniornya," kata Simon McMenemy.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Aning Jati
Published: 22 Agustus 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Yang Tertekan Iran, Bukan Indonesia
Tim Nasional 7 Februari 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Masih Tegang Jalani Adaptasi di MotoGP, Diogo Moreira Banyak Belajar dari Marc Marquez
Otomotif 9 Februari 2026, 16:31
-
Carragher Menyerah, Sepakat dengan Roy Keane: Liverpool Adalah Juara yang Buruk
Liga Inggris 9 Februari 2026, 16:03
-
Melihat Permainan Barcelona dan Real Madrid: Sama Baiknya, tapi Beda Rasa
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 15:46
-
Prediksi Roma vs Cagliari 10 Februari 2026
Liga Italia 9 Februari 2026, 15:34
-
Sebagus-bagusnya Arda Guler, Tetap Bukan Luka Modric!
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 15:16
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57














